
Pagi ini adalah pagi yang sangat cerah, burung burung berkicauan dengan indah, bunga bunga bermekaran dan melambai lambai seperti menandakan ada hal baik yang akan datang.
Aku melihat sekitar, banyak benda benda yang berserakan. Aku mencoba bangun dari tempat tidurku. Aku berdiri dan mencoba untuk membersihkan kamar tidurku. Kemudian aku pergi kesekolah.
Sesampainya di sekolah aku melihat seseorang, hem lebih tepatnya sosok perempuan yang menambah semangatku untuk ke sekolah. Kami melupakan semua masalah yang terjadi, kami tidak membedakan dunia kita. Karena kekuatan Zeline kita bisa bermain bersama layaknya manusia biasa.
Pulang sekolah pun tiba. Aku mengajak hantu itu untuk pergi bersamaku. Aku mengganti bajuku di rumah. Dan juga aku memintanya untuk mengganti pakaiannya. Karena 9 tahun dia ngga pernah ganti,hehe. Dalam sekejap bajunya berganti. Baju itu sangatlah angun saat dipakai olehnya.
Aku berjalan jalan bersama, melihat pemandangan tanpa ada suatu pikiran yang menganjal di antara kita. Aku mencoba mencari topik pembicaraan diantara kita berdua. Sehingga senyumnya itu terpancar.
"Lin mau duduk di sana?" Tawarku menunjuk ke taman penuh bunga.
__ADS_1
"Oke, emm gimana kalau kita juga beli makanan" sarannya.
"Ide yang bagus. Lin kamu bisa beli makanan? Aku mau beli barang bentar." Kataku.
"Kemana e? Parah sih, masa aku di tinggal. Nanti kalo ada yang jahat gimana?" Katanya.
"Ahahaha kamu ini, kamu kan hantu jadi kamu bisa hilang." Kataku
"Tidak semudah itu nak" Katanya, aku pun tertawa.
"Kamu harus menjaga orang orang yang ada di sekitarmu, karena waktu tidak dapat dihitung. Jangan kecewa di akhir." Dan tiba tiba nenek itu menghilang. Aku masih blm tau apa yang dia maksud. Aku kemudian berlari kebangku kosong. Aku menaruh barang itu di belakang bangku. Kemudian aku menunggu Zeline.
Aku mendengar suara langkah kaki yang riang menuju kemari. Angunnya gadis itu saat berjalan. Senyumnya manis, dengan rambut berwarna coklat halus. Dan mata berwarna hitam yang sangat lentik. Mungkin karena itu aku sangat suka saat melihatnya. Ia mendekat sambil membawa makanan.
__ADS_1
"Hai Vi, udah beli?" Tanyanya sambil berjalan mendekatiku.
"Udahlah" Jawabku.
"Hayo, mau buat ceweknya ya" Candanya.
"Aneh aneh ae kamu." Jawabku
"Iya iya." jawabnya
"Eh iya Lin." Panggilku.
"Apa? Kenapa?" Tanyanya.
__ADS_1
Suara burung burung berkicauan, angin sepoi sepoi menyejukanku. Matahari berwarna jingga yang sangat indah. Bersama gadis yang sangat cantik yang duduk di sebelahku. Hanya dengan melihatnya saja semua semangat terisi ulang layaknya handphone yang sedang di charger.
MAKASIH ALL... LANJUT TERUS YA