
Pagi ini aku bangun dari tidurku. Aku melihat Zeline tertidur pulas di sampinku. Aduhhhhhhhh dia sungguh imut. Aku pun bangun untuk bersiap siap. Dia pun ikut bangun.
"Pagi Zeline" Kataku
"Pagi Vian." Katanya
"Gimana tidurnya?" Tanyaku
"Lin? Lin?" Panggilku berkali kali aku pun menengok. Ah ternyata dia udah pergi.
Aku kemudian turun ke lantai bawah aku mendengar suara perempuan berbincang dengan kakakku.
"Pagi Elina, Pagi kak Valen."Kataku
"Pagi baby" Jawab Valen
"Pagi Vian" Jawab Elina.
"Lagi ngapa?" Tanyaku
"Siap siap buat nanti." Katanya
Ahhhhh mending skip deh Thor, bosen aku denger kata siap siap mulu. Kesannya tu gak jadi jadi nih lho.
***Oke kita skip***.
Sesampainya di sekolah.
__ADS_1
Kelas 11 - 12 kumpul di lapangan untuk absensi.
Kelas 11 memasuki bis menuju pelatihan design di samping Home Design
Kelas 12 memasuki bis menuju Housing Design
Kami perjalanan kira kira 6 - 7 jam lamanya. Dan pemberhentian bus untuk istirahat dan juga makan. Setelah itu kami semua tertidur di bis. Kita semua tidak sadar kalau kita sudah sampai. Kami semua turun. Sungguh indah tempat ini. Aku kemudian mengajak mereka ke aula.
"Selamat Sore, Silahkan bagi dalam 2 kelompok. Apabila sudah kalian boleh maju dan langsung ke kamar masing masing. Hari ini kalian boleh beristirahat dan melihat lihat."
Mereka pun maju dengan kelompoknya untuk mengambil kunci kamar.
Kamar ini sungguh mengagumkan saat malam. Karena dapat melihat pemandangan lampu lampu gedung di luar jendela yang besar.
Wah menurutku sih ini bukan sekedar tempat pembelajaran. Tapi ini adalah hotel kelas atas. Aku memilih teman kamar Kevin. Aku berjalan jalan keluar kamar untuk mengelilingi tempat ini. Tiba tiba ada seseorang yang datang.
"Ah hai kamu siapa?" Tanyaku
"Aku Ven" Katanya
"Hallo Ven" Kataku
"Hallo juga, kaka mau kemana?" Tanyanya
"Jalan jalan" Jawabku
__ADS_1
"Ikut boleh?" Tanyanya
"Boleh" Kataku
Tiba tiba dia memegang tanganku, aku takut akan timbul hal hal yang buruk.
Aku menuju ke lorong dan melihat berbagai foto. Di dinding lorong kanan terdapat gambar dari keterunan keluargaku. Sedangkan dinding lorong kiri terdapat gambar emm saat aku baca itu adalah keluarga Fen. Hemmm aku agak bingung tapi aku rasa ini adalah keluarga yang membantu dalam pembangunan Housing Design. Tiba tiba suara menjawab apa yang aku tanya tanyakan.
"Ini adalah keluarga Fen. Keluarga ini adalah teman, sahabat dari Keluarga Aldibaran dan juga membantu dalam pembangunan ini namun tidak banyak, kalau aku dengar sih karena membantu direktur Aldibaran yang hampir terkena runtuhan. Dan ini adalah bukti terimakasih."Katanya
"Bagaimana kamu tahu?" Tanyaku
"Tidak tahu banyak sih. Tapi ini sebagian besar di bangun oleh ayahmu" Katanya
"Bagaimana kau tahu itu?" Tanyaku
Dia tidak menjawab dan meneruskan perjalananku menyelusuri lorong. Aku melihat foto Ayahku, Ibuku, Kakakku dan? Aku juga ada di sana? Aku agak kaget sih. Tapi aku kaget saat Depan foto besarku terdapat foto Ven. Hah?
"Haha kamu kaget? Aku Fen pake F bukan V. Fen Ardsley."Katanya
"Ahh salam sapa" Kataku
"Kalau di bedakan melalui foto dan asli kamu lebih tampan menggunakan rambut berwarna Putih" Katanya
"Kamu juga cantik"
__ADS_1
Fen Ardsley
Dia adalah perempuan yang elegan tapi agak manja sih. Namun dia orang yang sangat pandai dalam bergaul mau laki laki ataupun perempuan.