Aku Menyukai Hantu

Aku Menyukai Hantu
Keanehan


__ADS_3

Vian


 


Pagi ini aku mulai merasakan hal hal aneh. Aku merasa kalau aku dapat melihat sosok tak kasat mata. Walau hanya terlihat sedikit buram. Pagi ini adalah hari liburku, aku melakukan hal hal seperti biasa yaitu jalan pagi. Namun pagi ini aku merasakan sosok yang mengikuti ku dari awal sampai akhir jalan pagi. Aku mencoba untuk memberanikan diri untuk berbicara dengan dia. Aku pun berbalik dan bertanya.


 


 


"Kenapa mengikutiku terus?" Aku bertanya kepada sosok perempuan.


"Jadi benar kau bisa melihatku?" Jawab perempuan itu.


Aku berpaling, aku pura pura melupakannya dan pergi. Dia terus memanggil namaku. Namun aku pura pura tidak mendengarnya. Tanpa sepengetahuanku dia muncul di depanku dengan muka yang menyeramkan. Aku kaget, dia pun berkata.


"Ternyata emang benar, kau bisa melihatku" katanya


"Kalo bisa emang knp?" jawabku.

__ADS_1


"Bisakah kau membantuku?" Tanyanya


"Nggak bisa" Jawabku


"Ayolah, atau aku akan menghantuimu"Katanya


"Baiklah, aku harus ngapain?" Tanyaku


"Tolong bantu aku untuk memberitahukan kata kata terakhirku kepada semua keluargaku. Dan tolong bantu aku menemukan salah satu adikku."


"Ee... Gila susah amat." Kataku


"Oke, bsk ya." Kataku


"Sekarang" Katanya


"Dasar, di mana rumahmu?" Tanyaku. Ia pu. Mengantarkanku ke rumahnya. Di situ terdapat 3 orang yang menangis. Aku sih berfikir kalau mereka menangis hantu perempuan itu. Aku kemudian masuk dan memecah suasana.


"Permisi." Sapaku

__ADS_1


"Kakak siapa ya?" Tanya salah satu perempuan.


"Saya Vian, saya tadi dapat melihat roh dari hantu Kakak kalian. Dia menghantuiku terus menerus karena dia harus mengucapkan kata kata terakhirnya kepada kalian." Jelasku


"Tunggu nak, kami masih tidak percaya. Saya ada pertanyaan untuk mu. Siapa nama anak kami yang meninggal. Dan apa sebabnya?" Kata Ibu mereka.


Hantu itu pun memberi tahu.


"Nama anak ibu adalah Risa. Ia meninggal karena kecelakaan yang terjadi pada tanggal xx-xx-2xxx."Jawabku.


"Baiklah, bisa kamu lakukan. Silahkan, apa yang ingin Risa katakan."


Tanpa sadar hantu itu memasuki tubuh ku dan berkata.


"Mah, Pah, Dek ini aku. Kalian ingat tidak kejadian 9 tahun lalu. Kita meninggalkan dia di jalan raya. Dan ia tertabrak, sejujurnya aku yang mendorong dia. Mungkin dia masih ada di dunia ini. Namun dia tak terlihat oleh orang biasa. Aku akan menemuinya dan meminta maaf. Mungkin dia menjadi hantu yang tersesat sekarang. Terimakasih atas semuanya, terima kasih banyak atas bimbingannya dan kasih sayang kalian." Badanku berjalan sendiri menuju keluar. Aku mendengar suara tangisan keluarga itu. Tak lama kemudian aku tersadar.


"Terimakasih telah menolongku. Sekarang bisakah kita bertemu dengan kakakku? Mungkin dia ada di taman sekolah yang dekat dengan jalan raya. Dia adalah kakakku yang telah aku bunuh. Aku pernah melihatnya sekali, aku takut dia tidak bisa tenang di sana."


Dia pun mengajakku ke salah satu sekolah yang dia maksud. Aku bingung karena daerah ini seperti jalan ke sekolahku.

__ADS_1


Terimakasih... Baca terus ya


__ADS_2