
...🎵 Aishiteru 🎵...
Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagiku
Saat 'ku harus bersabar dan terus bersabar
Menantikan kehadiran dirimu
Entah sampai kapan aku harus
Menunggu sesuatu yang sangat sulit 'tuk kujalani
Hidup dalam kesendirian sepi tanpamu
Kadang kuberpikir cari penggantimu
Saat kau jauh di sana
Gelisah sesaat saja tiada kabarmu
Kucuriga entah penantianku takkan sia-sia
Dan berikan satu jawaban pasti
Entah sampai kapan aku harus
Bertahan saat kau jauh di sana
Rasa cemburu merasuk ke dalam pikiranku
Melayang tak tentu arah tentang dirimu
Apakah sama yang kau rasakan?
Walau raga kita terpisah jauh
Namun hati kita selalu dekat
Bila kau rindu pejamkan matamu
Dan rasakan a-a-a-aku
Kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh
Terhapus ruang dan waktu
__ADS_1
Pada ketulusan a-a-ai-aishiteru
Saat kusendiri pikiran melayang terbang
Perasaan resah gelisah
Jalani kenyataan hidup tanpa gairah
Kumohon kau kembali
Kimi ga tooku ni itemo
Kimino omoi ga tsunagaru kara
Shinjiteru yo, shinjiteru yo
Walau raga kita terpisah jauh
Namun hati kita selalu dekat
Bila kau rindu pejamkan matamu
Dan rasakan a-a-a-aku
Kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh
Terhapus ruang dan waktu
Pada ketulusan a-a-ai-aishiteru
🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎
~Episode tiga puluh satu//
Aku terus berusaha untuk mendekati nya, seperti mencari tau nama, tanggal lahir, dan keluarga nya, saat itu aku tak mengetahui apa pun tentang keluarga nya dan menganggap semua berjalan lancar.
Namun saat aku berniat menjemput nya untuk pergi ke sekolah, pandangan ku berubah tentang keluarga nya, tak ada yang baik pada gadis pujaan ku, mereka seperti mengasingkan nya dan menjadikan babu dirumah itu.
Benci? tentu saja, keluarga kandung sendiri mengasingkan orang yang kita sayang membuat ku merasakan apa yang dia rasakan, ya walau aku baru saja mengenal nya tapi aku seperti merasakan sesuatu yang baru di hidup gadis itu, berkat dia aku belajar bahwa di dunia ini bukan hanya aku yang menderita mungkin hampir semua manusia juga.
Hari demi hari berlalu kini aku mulai dekat dengan nya, namun saat aku ingin pergi ke taman sekolah, satu kejadian yang tak ingin aku lihat, terpampang jelas di hadapanku, dia sedang bercanda berdua dengan lelaki lain.
Aku tau aku egois tapi aku benar² menyayangi nya, benar² takut kehilangannya, bodoh memang jika aku berpikir hanya aku teman pria nya, tapi jujur aku tak pernah melihat nya bersama lelaki lain.
Lama kelamaan aku mulai terbiasa dengan keadaan, dan satu per satu kejutan datang dalam hidup nya.
__ADS_1
Teror! kejutan pertama yang tak pernah aku sadari selama berada disisi nya, membuat ku merasa tak becus untuk berada disisinya.
Ari dalang dari teror itu! ya kejutan kedua adalah dalang di balik teror itu adalah teman dekat dia sendiri, benar² Sulit dipercaya namun itu semua nyata.
Dan yang ketiga adalah perubahan sikap Tania dan ibu Jasmine, awalnya aku tak mempercayai mereka namun setelah di perhatikan meraka benar² tulus meminta maaf kepada Jasmine.
Aku memang percaya namun tak akan semudah itu melepaskan Jasmine kepelukan mereka, karna mungkin saja mereka memiliki rencana dan kapan pun akan menyakiti Jasmine.
***
Aku pulang kerumah dengan senyum bahagia, tentu saja ada alasan nya, namun satu kenyataan membuat ku kehilangan senyum itu.
Orang yang menjaga ku dari kecil sedang dalam keadaan kritis, dan harus dibawa keluar negeri untuk berobat.
Mulut ku ingin menolak, namun hati ku tidak! aku takut meninggalkan Jasmine sendiri, tapi aku juga tak bisa membiarkan mamah ku berada ditempat asing sendiri.
Dilema! itulah yang aku rasakan sekarang, tapi walau bagaimana pun juga mamah orang yang menjaga sekaligus membesarkan ku, dan untuk Jasmine mungkin dia akan baik² saja, aku yakin itu.
***
Hari ini adalah hari terakhir aku di sekolah, karna besok sudah harus berangkat, walau berat aku pasti kuat.
Aku terus meyakinkan hatiku untuk tidak khawatir dengan Jasmine dan berpikir positif bahwa dia akan baik² saja sampai aku kembali.
Aku berniat menemui nya ditaman agar dia tak mencari ku nanti jika aku pergi.
"Ada apa kak?" tanya Jasmine.
"Jas aku harus pergi menemani mamah berobat di luar negeri, kamu baik² aja kan aku tinggal?" tanya Devan.
"Mamah kakak Devan kenapa?" tanya Jasmine.
"Dia sakit jas, dan peralatan untuk operasi tidak lengkap, jadi kami harus pergi keluar negeri agar bisa berjalan lancar." ucap Devan lirih.
"Aku ngerti kak, pilihan kak Devan udah tepat, aku janji akan menunggu dengan selamat sampai kak Devan kembali, aku ngerti perasaan kak Devan sekarang, dan mungkin jika aku jadi kak Devan aku juga akan melakukan hal yang sama." ucap Jasmine.
Aku benar² merasa seperti dicintai setelah sekian lama, tapi sangat disayangkan aku masih tak berani berkata jujur tentang perasaanku, bukan takut karna ditolak, namun takut jika suatu saat kami putus kami akan menjadi orang lain.
:
:
:
bersambung.....
__ADS_1