Alas Kaki

Alas Kaki
Episode 5 Puisi Pertama


__ADS_3

Dalam gelap aku bertanya banyak


 Adakah kemungkinan semua berakhir baik-baik saja                                         


Jika Ibu ku yang seperti malaikat juga pernah menyakiti perasaan ku


 Lalu bagaimana dengan dunia luar ?


Aku begitu rapuh dan lemah


Ku letakkan harapan terakhir ku pada sesuatu


yang begitu lemah


Namun demikianpun aku masih berharap


Kembali lagi harapanku hancur


Engkau masih tetap menjadi yang terdepan


Namun aku begitu kecewa


Aku akan pergi dan mencoba mencari semangat dari


tempat lain


Tolong menjeritlah mencoba untuk menghentikan


ku secara berpura-pura


Agar aku tidak begitu kecewa akan engkau


Demikianlah gambaran kecewa Richo akan Ibunya, Richo tahu tentunya tidak ada tempat untuk menang jika bertentang dengan Bapaknya, namun Richo melihat jelas bahwa Mamanya tidak berusaha keras untuk dia, rasa kecewa menghujamnya, Richo begitu kesal dan marah, Richo memutuskan untuk berhenti sekolah dan keluar dari rumah dengan membawa rasa kecawa di hatinya.


****


    Renata banyak menghabiskan waktunya dengan membaca dan membantu Mamanya di warung, Rumah mereka terasa lebih dingin dari biasanya, Semenjak Rich memutuskan pergi dari Rumah, Ibu Rosita banyak terdiam, walaupun para tetangga sering mengobrol di warung bersama Ibu Rosita namun terlihat jelas bahwa Ibu Rosita terlihat begitu sedih, Pak Sao lebih banyak di Luar rumah dengan alasan bekerja, dan saat kembali ke Rumah Pak Sao juga sama dinginnya dengan suasana rumah, tidak banyak bercengkrama dengan Re dan Ibu Rosita, perubahan banyak terjadi, Re memang tidak pernah mendengar orang tuanya bertengkar, tetapi jelas ada sesuatu diantara mereka setelah perkara Richo

__ADS_1


Boleh aku bertanya arti sebuah tulisan ?


Kenapa yang ku dapati adalah sebuah buku yang kosong ?


Apakah akan menarik jika aku menulis kisah di buku kosong ini?


Apakah itu akan menyenangkan mu ?


Kenapa engkau memberi aku buku kosong ini ?


Apa artinya cerita hidupku untuk mu ?


mungkin hanya sebuah kisah seorang gadis remaja yang egois


atau kisah gadis remaja yang membosankan 


Apa yang harus aku coretkan di sini ? 


Puisi pertama Renata tercoret di buku Diary yang diberikan Pitra, Re ingin menuliskan kisah tentang Bagaimana Abangnya Rich memutuskan pergi dari Rumah, namun Re menyadari itu bukan hal yang pantas untuk ditulis, dan mengingat Pitra berkata bahwa Dia akan membacanya nanti, Re merasa dia tidak harus menceritakan sisi buruk keluarganya pada Pitra. satu hal yang pasti Re akan selalu mengingat bagaimana kemungkinan respon Pitra jika Re menulis sesuatu di buku tersebut.


****


" Yo..." ucap Re membalas dan mendekat pada Abangnya


" Ayok makan siang samaku , aku yang traktir " Ucap Rich dengan riang


" Kau ada uang ?" tanya Re


" Ada... ayoklah " tarik tangan Adiknya


Mereka hanya menuju warung terdekat di sekitar sekolah Renata,


" Kau dapat uang darimana ? " tanya Re


" Aku kerja ... kau pikir ku curi ? " timpal Rich


" Kerja apa ? " tanya Re kembali

__ADS_1


" Ada kakek-kakek tua melihara ayam banyak, jadi dia butuh bantuan, aku nawarin diri, dia mau dan aku tinggal di situ juga, dan bergaji lumayan toh " jelas Rich


" ehmmm kandang ayam " angguk Re mencoba mengerti


" aku nggak tidur di kandang Ayam " jelas Rich


" iya tau, kau senang ?" tanya Re


" iya begitulah " Jawab Rich kembali cuek


" Kapan rencana pulang ? " Tanya Re


" Apa kabar mama ? " tanya Rich mengalihkan pembicaraan


" Sepertinya baik, " jawab Re


" Sepertinya ? " tanya Rich Bingung


" Iya, kalau mau tau lihat sendiri ! " Jelas Re


" Bapak ? " tanya Rich lagi


" sepertinya juga baik " jawab Re kembali


" Iya semua sepertinya juga baik" Jawab Rich lalu memukul pelan kepala adiknya itu


" Aku tau semua orang sepertinya semua baik-baik saja, tapi aku perlu tahu pastinya " jawab Rich


" Ya kelihatannya baik, nggak sakit , " jawab Re


" Ya sudah, nggak usah bahas lagi " ucap Rich  dengan menyantap makanan mereka yang sudah ada


    Begitulah waktu berlalu Renata hanya bisa bertemu dengan Abangnya saat Rich datang berkunjung ke sekolah atau ke Rumah, dan tidak banyak hal yang mereka bincangkan, karena Renata dan Richo bukanlah pribadi yang banyak bercerita tentang hari mereka. Demikian juga dengan Ibu Rosita hanya dapat bertemu dengan anaknya saat Rich datang berkunjung ke Rumah.


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2