Anak Tunggal Tuan Ether

Anak Tunggal Tuan Ether
Pulang


__ADS_3

Setelah pesta selesai Klara langsung minta maaf pada Yudi, "Aku benar-benar tidak tau kalau ayahnya adalah Pak Ether."


"Sudahlah, dengan kau minta maaf juga tidak akan merubah apapun," balas Yudi memegang keningnya yang pusing dengan kelakuan Klara yang malah membuat semuanya semakin kacau.


"Tapi siapa sangka Pak Ether mau dengan wanita kampungan dan jelek itu," Klara masih terlihat begitu kesal dengan Bella.


"Kau bilang apa? Kampungan? Sadar diri," tegas Yudi lalu setelah itu ia masuk ke kamar hotelnya untuk istirahat.


Klara terdiam, perkataan Yudi padanya sangat menusuk hatinya sekali. Kembali pada Bella, setelah menidurkan Daniel, Bella dan Ether mengobrol di balkon kamar.


"Kenapa kau tadi bicara seperti itu?" tanya Bella menatap kosong ke arah depan.


"Aku tidak mau melihat mereka dengan teganya menginjak-injak harga diri orang yang ku sukai. Lagipula cepat atau lambat orang-orang memang harus tau yang sebenarnya," jelas Ether.


Ether menatap Bella lalu menggenggam tangan Bella, Bella ikut menatap Ether, "Jadi mau kah kau menikah dengan ku?" tanya Ether.


Bella melepas tangan Ether, "Aku mau menikah dengan mu setelah kau jujur padaku tentang kepergian mu lima tahun lalu."


Ether terdiam, "Bisakah kita lupakan saja itu."


"Tidak Ether, setelah kau mau jujur baru aku akan menikah denganmu."


"Bagaimana kalau setelah kau tau alasannya kau malah tidak mau menikah denganku?"


"Asal alasan itu bukan karena orang ketiga, aku akan tetap menerimamu."


"Kau yakin?"


"Yah aku sangat yakin dengan itu, katakan saja padaku setelah kau siap," Bella masuk ke kamarnya meninggalkan Ether sendirian di sana.


Ether terdiam di balkon merenungkan semuanya, sebenarnya ia juga mau tidak mau harus jujur pada Bella suatu saat nanti mengenai pekerjaannya yang sebenarnya. Namun ia masih belum siap jika sampai Bella malah meninggalkannya karena itu.


Besok mereka semua akan kembali ke indonesia karena pertemuan mereka juga sudah selesai.


__________


Paginya Ether, Bella juga Daniel memilih untuk jalan-jalan terlebih dahulu sebelum nanti sore pulang lagi ke Indonesia. Mereka pergi ke tempat wisata untuk membeli oleh-oleh, "Ayah aku mau beli oleh-oleh buat teman-teman ku boleh kan?" tanya Daniel.


"Boleh, apapun yang kamu mau ayah akan membelikannya," balas Ether tersenyum.


"Jangan terlalu memanjakannya," bisik Bella.


"Sudah, kita kan bekerja keras juga buat anak kita," balas Ether.

__ADS_1


"Terserah kau sajalah."


Di tempat lain Rendi dan Rose juga sedang belanja, "Besok mau tidak bertemu dengan orang tuaku?" tanya Rendi tiba-tiba.


Rose langsung menatap kekasihnya itu, "Secepat ini? Apa ini tidak terlalu cepat? Kita kan baru pacaran beberapa hari ini?"


"Tidaklah, untuk lebih mempererat hubungan kita. Aku sudah menceritakan mu pada mereka, jadi mereka ingin bertemu denganmu."


Wajah Rose memerah malu, "Kau bicara apa saja pada orang tuamu? Ah nanti kalau setelah bertemu mereka jadi tidak suka padaku bagaimana?"


"Sudah kau tenang saja, mereka baik kok," Rendi mengusap puncak kepala Rose lalu tersenyum pada Rose.


"Ya sudahlah oke, sekarang kita beli hadiah buat mereka. Mereka suka apa?" tanya Rose memberanikan diri.


"Nah begitu dong, aku kebetulan mau beli baju buat adikku."


Mereka kembali melanjutkan perjalanannya, mereka sedang berjalan-jalan di Mall, "Boleh, adikmu perempuan kan?"


"Iya."


___________


Kembali ke indonesia Gisel sedang duduk di balkon kamarnya memikir Wisnu, pria yang mampu mengalihkan dunianya dari Ether.


Gisel masuk ke kamarnya tiba-tiba ada seseorang yang membunyikan Bel apartemennya saat di buka ternyata itu adalah Wisnu, Wisnu kemarin pernah ke sana jadi ia tau dimana Gisel tinggal.


Gisel salah tingkah di datangi Wisnu, "Kau datang kemari sepagi ini ada apa?" tanya Gisel sedikit gelagapan.


"Ah ini mau mengantarkan sarapan untukmu," Wisnu menyodorkan kresek makanan untuknya.


"Masuklah," Gisel mempersilahkan Wisnu masuk ke apartemennya.


"Makasih."


Mereka duduk di ruang makan, Wisnu membeli dua bubur ayam untuknya dan untuk Gisel, "Kemarin katanya kau tidak enak badan, jadi hari ini aku bawakan kamu sarapan," jelas Wisnu sambil membantu menuangkan bubur Gisel ke piring.


"Makasih," balas Gisel.


"Nah makan."


"Kau juga harus makan."


"Oke aku juga akan makan ini."

__ADS_1


Gisel semakin tak bisa melupakan Wisnu pria itu terlalu baik untuknya.


_____________


Di Singapura Bella dan yang lainnya hendak pulang tapi sayangnya mereka kehabisan tiket. Rose juga sama kehabisan tiket, mereka kini sedang terdiam di kursi tunggu.


Ether tiba-tiba menelpon Bella, "Kau sudah terbang?" tanya Ether yang tidak ada di sana.


"Tidak, kita kehabisan tiket," balas Bella dengan wajah kesal, Daniel juga sudah terlihat bete dan ingin segera pulang.


"Kelas VIP?" tanya Ether.


"Sama habis juga, terpaksa kita harus nunggu pesawat lain yang masih 3 jam lagi."


"Ya sudah ikut bersama ku saja naik pesawat pribadiku, kebetulan aku juga belum berangkat."


"Tapi aku bersama Rose juga kekasihnya."


"Ya sudah ajak sekalian, masih banyak kursi kosong."


"Oke," Bella mematikan sambungan telepon Ether.


Ia menatap Rose, "Ether bilang kita naik pesawatnya aja."


"Ether punya pesawat pribadi?" kaget Rose.


"Sepertinya begitu."


"Ah dari tadi kek udah lama ini kita nungguin."


"Ya orang baru telpon dianya juga."


"Ya udah yuk ah pengen cepetan pulang."


___________


Kini semuanya sudah terbang naik pesawat pribadi Ether, selama perjalanan Daniel tidur di samping Ether. Di pesawat ini juga di lengkapi dengan kasur untuk tidur dan masih banyak perlengkapan lainnya, "Kalau kau mau tidur, tidur saja," ujar Ether pada Bella.


Di kursi lain Rose juga tidur sambil senderan dengan Rendi. Rendi menatap Rose lalu tersenyum, tampaknya ia sangat mencintai wanita ini, pramugari di pesawat ini mengantarkan makanan dan juga minuman ke Ether.


"Nih kau makanlah, pasti dari tadi belum makan," ujar Ether pada Bella.


"Makasih," Bella memang benar-benar lapar sekarang jadi ia langsung saja menyantap makanan itu, makanan di pesawat ini juga enak berbeda dengan ketika makan di pesawat lain.

__ADS_1


__ADS_2