
Di pagi hari di SMA Negeri 1 Pelita, Terdengar teriakan tertawa terbahak - bahak di depan mading sekolah di sertai cacian dan makian yang mereka tunjukkan kepada Anta. Hah ada apa dengan Anta?? kenapa Anta?
"Dasar ternyata Anta itu Lont*e" Maki seorang siswi yang di ketahui bernama Amel setelah melihat foto - foto Anta bersama seorang pria di mading sekolah, entah siapa yang menjepret foto itu tadi malam dan menempelnya di Mading sekolah sehingga semua murid yang berlalu lalang di sana akan melihatnya, pasalnya bukan hanya 1 foto melainkan 20 lembar foto berukuran A4.
Dimana di foto itu memperlihatkan Anta sedang memapah Om Abraham, tapi di mata para siswa memperlihatkan Foto Anta sedang memeluk juga merayu Om Abraham.
20 lembar foto berukuran A4 yang tertempel di Mading meliputi :
1 \= foto ketika Anta menghampiri Om Abraham.
4 \= foto memperlihatkan Anta memapah Om Abraham dari mulai tersungkur di tanah sampai duduk di kursi pinggir Gang.
3 \= foto ketika wajah Anta dekat dengan wajah Om Abraham saat tadi malam Anta memperhatikan wajah lebam milik Om Abraham, tetapi orang yang memfoto itu dari punggung Anta alhasil para siswa mengira bahwa Anta mencium bibir Om Abraham.
2 \= foto ketika Anta memberikan 1 botol Air mineral kepada Om Abraham dan membantunya minum.
3 \= foto ketika Anta memapah Om Abraham mulai dari Gang sampai Lobi Hotel.
3 \= foto ketika Anta memasuki Lift hotel sampai depan pintu kamar Hotel.
3 \= foto ketika Anta menerima uang yang di berikan Om Abraham kemudian memasukkan nya ke dalam tas dan foto inilah yang memperkuat isu jika Anta Pemuas Om - Om.
1 \= foto ketika sopir pribadi Om Abraham mengantar pulang Anta.
Jadi total semuanya berjumlah 20 lembar foto.
"Kerjanya ngerayu Om - Om buat Bermalam dengan nya Eyuhh, cuhh"
"Guys..... di sekolah kita ada Ja*lang, perketat penjagaan pacar kalian masing - masing!!!!!"
"Tampang aja Culun tapi ternyata di luar sekolah jadi pelakor" Makian dan Cacian mereka berikan ketika Anta melewati Mading sekolah. Anta sendiri belum paham pasalnya pasalnya ia belum membuka Handphone mulai dari kemarin sore.
Tidak hanya di mading sekolah bahkan isu jika Anta Jahlang sudah sampai Grup sekolah yang di beri nama "Lambe Turah" Ets..... Grup nya ada di Aplikasi telegram sehingga bisa menampung 3000 lebih Peserta (anggota grup). Anta sendiri ia juga masuk grup itu, tetapi Anta jarang sekali membuka Grup Chat itu karena menurut Anta tidak baik memberi Isu yang tidak jelas keaslian nya. itu Real atau Fake, kan mereka juga tidak tau.
Mereka semua memberi tatapan Sinis serta merendahkan juga meremehkan, kepada Anta. Anta yang kini sudah tidak nyaman dengan tatapan mereka pun penasaran Akhirnya Anta menerobos masuk ke sekumpulan Siswa - siswi yang sedang di depan mading.
__ADS_1
"Permisi - permisi" Kemudian sampailah Anta di depan Mading sekolah. Anta membelalakkan matanya tidak percaya kakinya terasa lemas seakan ia tidak mampu untuk berdiri lagi serta menopang tubuh nya, Tanpa permisi Air mata Anta menetes ke pipi, dengan secepat kilat Anta menghapus jejak air mata yang ada di pipinya kemudian berbalik mengahadap semua orang.
"KALIAN PERCAYA DENGAN ISU DAN GOSIP INI?????" Tanya Anta dengan keras juga lantang. mereka yang semula menggosipkan Anta mulut nya terbungkam diam.
"SAYA TANYA SEKALI LAGI, KALIAN PERCAYA DENGAN GOSIP MURAHAN KAYAK GINI????" Tanya Anta dengan sangat keras kali ini Anta meluapkan semua amarah yang sudah sangat lama ingin dia luapkan.
"HEH JAGA MULUT KAMU *****!!!!" Gertak Alya yang kini sudah berada tepat di depan Anta.
"HEH YANG ADA MURAHAN LO LAH, HEH ASAL LO TAU GOSIP - GOSIP INI TUH UDAH REAL, GAK ADA YANG PALSU!!!!" Sahut Amel mulai mengompor - ngompori semua siswa seakan ingin mereka menghujat Anta lagi.
"BENER MEL, ***** KAYAK DIA TUHH, PASTI NGGAK MAU NGAKU" Ujar Silvi sembari mendorong dada Anta dengan keras.
Dada Anta merasa cenat - cenut lantaran di dorong oleh Silvi dengan keras sehingga membuat dirinya mundur beberapa langkah dari tempat dia berdiri.
"Hallo teman - teman semua Gue mau nanya pendapat kalian dong!!, enaknya ***** kayak Anta di apain yahhh???" Tanya Alya kepada semua murid di depan Mading yang sebagian besar adalah siswi (murid perempuan). Sedangkan murid laki - laki bodo amat dengan gosip dan isu yang menyebar.
"Kita ceburin dia di Kolam ikan aja!!!" Sahut satu siswa yang di ketahui masih duduk di kelas 10.
"Gue, punya ide yang bagus nih, gimana kita semua telajangin Anta aja, secara ***** kayak dia udah biasa di telajangin sama Om - Om" Usul Siswi kelas 12 IPS 5
Kondisi di depan mading kini makin tak terkendali karena semua siswi mulai menghujat Anta lagi. melontarkan cacian dan makian.
Beruntung tidak berselang lama, Para Anggota OSIS Inti sedang berkeliling, jadi para siswi yang tadi mengoceh tiada henti bisa di bubarkan.
Tepat pukul 07:00 Semua murid kini apel pagi Pramuka.
For You Information SMA Negeri 1 Pelita setiap sabtu mengadakan Apel Pagi wajib untuk semua murid kelas 10 sampai kelas 12 sedangkan jika Pramuka rutin setiap hari sabtu baru kelas 10 yang ikut sedangkan DA nya kelas 11. kalau kalian tanya : kenapa kelas 12 tidak ikut dalam DA pasalnya jika kelas 12 sudah lengser (turun jabatan) dan di gantikan oleh kelas 11.
Ketua DA Angkatan 75 tengah menyiapkan barisan di lapangan Upacara. Semua siswa pun mengikuti intruksi Apel dengan khidmat.
Biasanya setelah Apel selesai akan di beri waktu istirahat selama 1 jam. Begitupun dengan hari ini selepas Apel mereka di berikan waktu istirahat.
Anta yang hari ini kondisinya kurang fit memilih untuk duduk seorang diri di kelas.
Tiba - tiba pintu kelas Anta yang tadinya tertutup di dobrak oleh Anggota inti "EGROS" (lupa EGROS apa, baca di Bab 006 bagian bawah sendiri)
__ADS_1
"BRAKKK"
Membuat Anta terlonjak kaget dengan segera Anta memperbaiki posisi duduk nya.
"A- ada apa?" Tanya Anta dengan takut, jika biasanya Anta di bully pasti diam saja tetapi hari ini badan Anta sedang sakit Anta tidak mau jika ia tidak bisa mengurus sang ibu tercinta.
Ketiga orang yang di ketahui bernama Farhan, Elang, dan Aries semakin mendekat ke arah Anta.
Anta semakin takut, bukan takut di bully tapi Anta takut jika ia sakit nya tambah parah, dan tidak akan ada yang menjaga ibunya.
"Please!!!!, kalian kalau mau bully aku besok saja jangan hari ini aku sedang sakitt" ucap Anta memohon, Mereka bertiga tersentak berhenti baru kali ini mereka melihat Anta memohon untuk tidak di Bully sebelum mereka melakukan nya.
"Hari ini, kita gak bakal bully lo kita cuma mau tanya" Ucap Elang dengan duduk di kursi yang ada di samping kursi milik Anta.
"Yang jadi Gosip hari ini bener nggak?" Tanya Farhan dengan tidak sabaran.
"Brakkk" "Jawab Woyy,!!!!" Sentak Farhan sembari menggebrak meja Anta.
"Sabar Bro" Sahut Aries menenangkan Farhan.
"Enggak semua itu nggak ada yang benar" Jawab Anta dengan mantap.
"Aku berani bersumpah" Lanjut Anta.
"BOHONG!!!!!" Bukan yang ada di dalam kelas kali ini yang bicara melainkan orang yang baru saja datang, dia adalah Amel.
"Jelas - jelas Gue lihat Lo itu!!!!!!!, ada di foto" Gertak Amel dengan rahang sudah mengeras.
"Aku bisa jelasin" Bantah Anta.
"Halah Bacott Lo!!!, sini ikut Gue" Dengan kasar Amel menarik Anta ke pinggir kolam ikan sedalam 1 meter itu dan....
"BYURRR......" Anta jatuh di kolam ikan itu, semua seragam Anta basah kuyup, untung kolam itu hanya sedalam 1 meter sehingga Anta tidak kesusahan untuk naik ke permukaan.
Kejadian pembullyan itu menjadi tontonan siswa dan siswi yang berlalu lalang di sekitaran kolam ikan. Bukan nya membantu mereka justru menertawakan Anta.
__ADS_1
Setelah berhasil naik ke permukaan air. (mentas) Anta segera berlari terbirit - birit ke kamar mandi. Tubuh Anta kini sudah menggigil karena Air di kolam ikan tadi sangat dingin di tambah cuaca yang kini mendung mengakibatkan suhu udara menjadi dingin.