
Kini di pagi hari Antasya beserta baby nya sudah di perbolehkan untuk pulang.
Farhan pun mendorong kursi roda yang sedang Anta gunakan.
Setelah sampai parkiran Farhan pun membopong tubuh Anta dan mendudukkan nya di mobil. Sedangkan baby mereka dibawa oleh para orang tua yang kini sudah menjabat menjadi kakek dan nenek.
Disepanjang perjalanan Farhan tak henti-hentinya berterimakasih kepada Anta untuk yang berkali-kali nya karena sudah melahirkan anak mereka.
Sampailah kini mereka di rumah keluarga Farhan. Yaps mereka memilih untuk ke Rumah Farhan dan Anta.
Mereka pun turun dengan hati-hati. Farhan pun dengan sayang membopong tubuh Anta mulau dari keluar dari mobil hingga sampai dikamar. Sampai di kamar Farhan mendudukkan Anta di sebuah ranjang yang sangat empuk. Setelah itu Farhan pun ikut berbaring di sisi Anta. Farhan membawa Anta ke pelukannya. Hingga mereka berdua pun tertidur.
Siang hari Farhan terbangun ketika merasakan sesuatu tangan menindih perutnya.
Ternyata itu adalah tangan Anta yang tengah memeluk dirinya. Farhan pun menyibak anak rambut yang menutupi wajah cantik Anta. “Cantik” hanya satu kata itu yang terucap di bibir Farhan, Farhan mengagumi kecantikan dari seorang Anta. Cukup lama Farhan memandangi wajah itu hingga suara lenguh an ringan terdengar begitu saja. Menandakan bahwa sang empunya akan bangun.
Farhan pun menyambut Anta dengan senyuman. “Sudah bangun?,” tanya Farhan dengan suara serak nya.
Anta mengerjap kan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam matanya.
__ADS_1
“Sudah,” sahut Anta sembari berusaha untuk bisa duduk.
Farhan yang melihat Anta ingin duduk pun membantunya. Hingga Anta bisa duduk sempurna.
“Mas!” panggil Anta kepada suaminya.
“Iya, ada apa?” sahut Farhan sembari menatap Anta.
“Anak kita nanti namanya siapa ya?,” tanya Anta kepada Farhan.
“Terserah kamu sayang aku ngikut aja, karena seorang ibu pasti tahu yang terbaik untuk anaknya,” jelas Farhan membuat Anta berkaca-kaca. Anta tak menyangka jika suaminya itu sangat menghargainya sebagai seorang ibu dari anaknya.
“Gimana kalau Farah nama depannya,” usul Anta dengan gembira.
“Farah artinya kebahagiaan, kegembiraan, cantik. Aku bermaksud supaya nanti ketika anak kita sudah besar dia mendapatkan itu semua,” jelas Anta.
“Setuju,” sahut Farhan dengan cepat.
“Kalau nama belakangnya?,” tanya Farhan.
__ADS_1
“Pakai marga mu saja Aksara,” jawab Anta dengan serius.
“Oke, Setuju,” sahut Farhan.
“Jadi nama anak kita Farah Aksara,” final Anta kemudian dijawab anggukan oleh Farhan.
.
Kemudian di malam hari kini dirumah Farhan dan Anta tengah diadakan syukuran atas kelahiran baby Farah Aksara.
Anta dan Farhan berdandan dengan rapi, juga Bayinya. Para tamu mulai berdatangan untuk mengucapkan selamat atas kelahiran bayi mereka tak lupa hidangan sudah tersaji diatas meja kini para tamu tinggal menyantap makanan yang ada.
Sampailah kini di acara puncak yaitu tentang pemberian nama kepada anak mereka berdua.
Farhan mengumumkan jika anaknya akan diberikan sebuah nama yaitu “Farah Aksara“ ya itulah nama anak dari Farhan dan Anta. Bayi yang mungil, lucu, cantik, serta menggemaskan. Yang mampu membuat para ibu-ibu berebutan untuk bisa memegang bayi lucu nan menggemaskan.
~ End
Alhamdulillah akhirnya sampai di bab terakhir dimana di bab ini sudah happy ending kan? sesuai dengan permintaan kalian. Okey terimakasih untuk semua para reader's yang sudah setia menemani perjalanan Anta dan Farhan mulai dari SMA sampai kini sudah mempunyai seorang buah hati berkelamin perempuan, bernama “Farah Aksara”.
__ADS_1
Mohon dukungannya dan terimakasih sudah memberikan like, favorit, hadiah, komentar, saran, kritik, dan vote yang hanya satu buah itu kepada novel ini.
Okeyyy see you next novel ya.