
Novan dan Farhan sudah sampai kantor Aksara Group mereka berdua mulai memasuki lobby kantor dan banyak dari karyawan yang bertemu ketika melihat Bapak Farhan Direktur utama di Aksara Group datang mereka semua menyapa nya dengan sopan.
Kemudian Novan dan Farhan segera menuju Ruang Meeting untuk Meeting penting dengan para pemegang saham di Perusahaan Aksara Group.
Ada 10 Orang yang akan ikut meeting penting hari ini ke sepuluh orang itu adalah para Petinggi Perusahaan.
Ketika Farhan masuk ke ruang meeting betapa kaget nya ia melihat teman semasa SMA nya yang pernah ia bully.
Antasya Misya. Begitupun dengan Anta ia juga sangat kaget akan kehadiran Farhan.
"Ayok Pak Novan!! Beberapa orang pemegang saham sudah menunggu!" Ajak Anta kepada Novan. Tapi justru Novan menarik Anta keluar ruangan Meeting kemudian memberi kode kepada Farhan untuk masuk ke ruangan Meeting duluan.
"Maaf pak, apakah saya melakukan kesalahan ya?" Tanya Anta karena sedari tadi Novan hanya diam ketika mereka berdua sudah sampai di lorong yang sepi.
"Tidak, tapi saya mau bilang jika orang yang bersama saya tadi adalah Bapak Farhan direktur utama Perusahaan Aksara Group ini" Jelas Novan.
"Pak, apa sebelumnya Bapak Farhan dulu pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Pelita?" Tanya Anta jiwa ke ingin tahu an nya sangat meronta - ronta.
"Iya, kok kamu tau?, Apakah kamu kenal?" Jawab dan tanya balik Novan.
"Iya pak saya mengenal beliau. Beliau adalah teman masa SMA saya" Jawab Anta kemudian mereka berdua kembali ke ruangan Meeting.
Di dalam ruangan Meeting....
"Semua sudah berkumpul?" Tanya Novan disini ia sebagai Teman bisnis Farhan.
"Sudah pak" Jawab 12 orang yang ada diruangan itu termasuk Farhan dan Anta.
"Baiklah Meeting kali ini kita mulai" Ucap Novan kemudian ia memberikan kode kepada Farhan untuk memimpin Meeting kali ini.
__ADS_1
Baru saja layar proyektor di nyalakan, Farhan mendapatkan telepon dari sang Mamah, mau tidak mau ia harus mengangkat telefon nya.
"Drtd - drtd - drtd" Suara handphone Farhan berdering sangat kencang.
"Aduhh, Farhan pakai acara Handphone belum di Silent lagi" Batin Novan kemudian ia mengintip sedikit ke Handphone Farhan yang tergeletak di atas meja samping tangan Farhan.
"Angkat saja Pak" Ujar pria paruh baya yang duduk berhadapan dengan Farhan.
"Ohh Iya pak. Kalau begitu saya angkat dulu" Ucap Farhan kemudian ia berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke balkon yang ada di ruang meeting itu.
Farhan memencet tombol warna hijau yang ada Di Handphone itu.
Entah sadar atau tidak ternyata Handphone Farhan di loudspeaker membuat Suara dari benda pipih itu sangat keras. Membuat satu ruangan meeting itu bisa mendengar percakapan orang yang ada di balik telepon Farhan.
"Pasti mama nanyain Panci kesayangan nih" Batin Farhan ketika ia bisa mendengar suara Panik dari ujung telepon.
Wiwik π : "Waalaikumsalam, Han. Tapi mamah nggak tanya Panci" (sahut Wiwik dari ujung telepon.
"Terus ada Apa Mah???" Tanya Farhan dengan serius.
Wiwik π : "Kamu nyuri BH nya tante Lala kan?" (Tanya Wiwik kepada Farhan)
"HAH APA MAH?,Ulangi sekali lagi!!" Sahut Farhan tidak percaya apa yang di katakan Mamanya.
Wiwik π : "Ya Allah Farhan!!! Kamu ngapain Nyuri - nyuri BH nya tante Lala Hah???? Memang uang mu tidak cukup yah jika mau beli Satu BH Hah??"
"Astagfirullah Mah, demi Allah Farhan nggak pernah nyuri BH nya tante Lala!!!" Ucap Farhan frustasi.
Wiwik π : "Halahh, jangan bohong kamu!!! orang tadi. Tante Lala bilang sama Mama kalau kamu tadi habis dari bawah jemuran nya Tante Lala kan?"
__ADS_1
"Iya - iya, Tadi Farhan emang dari bawah jemuran nya ante Lala, tapi Farhan cuma ambil kucing doang beneran deh. Gak ambil BH NYA TANTE LALA" Ucap Farhan sembari menekan Kata - kata BH NYA TANTE LALA.
Sedangkan orang - orang yang ada di dalam ruangan Meeting itu mati - matian menahan tawa nya supaya tidak keceplosan.
"BH NYA ADA DI SINI TANTE!!!" Teriak Novan sontak membuat Farhan memelototi Novan sembari mengacungkan jari tengah nya kepada Novan.
"**** Lo Van!!!!" Ucap Farhan kepada Novan.
Wiwik π : "Lohh, bener kan kamu bohong buktinya Novan bilang kalau BH nya ada di situ" tuding Wiwik sepertinya ia percaya dengan ucapan Novan.
"Astagfirullah Mah!!!, Sumpah Mah Farhan gak ada ngambil atau pun nyuri BH nya Tante Lala" Ucap Farhan kali ini ia sudah lelah Berdebat dengan sang Mama.
Yang lainnya yang ada di ruangan Meeting itu, tidak bisa lagi menahan tawa dan alhasil tawa nya pecah saat itu juga.
"Hahhaha"
"Hahahaha"
"Hahahaha"
"Balikin aja Pak BH nya!" Ucap 1 orang pria paruh baya.
Sedangkan Farhan sendiri sudah sangat malu sekali ia ingin menenggelamkan diri di dasar laut yang tidak bisa di temukan oleh manusia.
"Udah yah mah. Bahas BH nya nanti aja pas Farhan sudah di rumah" Ucap Farhan di sambungan telepon kemudian ia mematikan telepon itu secara sepihak.
"Kalian semua lanjutkan Meeting tanpa saya" Ucap Farhan menahan malu kemudian ia berlari keluar dari ruangan Meeting menuju ke kamar mandi.
Sepeninggal pak Farhan mereka semua tertawa dengan sangat kencang bahkan beberapa dari mereka sakit perut gara - gara menertawakan direktur utama Aksara Group yang katanya mencuri BH nya Tante lala.
__ADS_1