Antasya

Antasya
Bab 026 Perjodohan


__ADS_3

Setelah pulang dari meeting tadi sore Anta kini tengah bersantai bersama ibunya di teras rumah.


"Anta!!, ada yang ingin ibu bicarakan" Ucap Bu Rahayu secara tiba - tiba.


Anta lantas menoleh tidak biasanya ibunya bicara seserius ini.


"Iya, ada apa bu?" Tanya Anta dengan raut muka penasaran.


"Begini Anta, Ibu kan sudah tua. Sudah saatnya Ibu menghadap tuhan jika sudah waktunya di panggil. Ibu sudah siapkan calon imam untuk mu Anta, Insyaallah pilihan ibu yang terbaik. Kamu mau kan menuruti permintaan ibu untuk yang terakhir kalinya?" Ucap Bu Rahayu panjang lebar membuat Anta harus mencerna setiap kata yang keluar dari mulut ibunya.


"Memangnya Ibu mau Anta ngapain?" Tanya Anta balik.


"Ibu mau kamu menikah dengan laki - laki yang sudah ibu pilih kan" Ucap Bu Rahayu sembari menggenggam tangan Anta.


"Siapa laki - laki itu?" Tanya Anta dengan kening yang berkerut.


"Namanya Farhan Aksara, dan ini fotonya" Ucap Bu Rahayu sembari memberikan Anta selembar foto Farhan.


deg...


Jantung Anta serasa mau berhenti melihat orang yang di jodohkan dengan dirinya adalah atasan nya sendiri yaitu si bos arogan.


"Ta- " Anta ingin sekali membantah tapi di urungkan ketika melihat raut wajah sedih di muka keriput ibunya.


"Ya sudah Anta terima perjodohan ini" Ucap Anta pasrah, entah lah setelah ini dirinya jadi apa.


"Makasih Anta sudah mau mengabulkan permintaan Ibu. Secepatnya ibu akan mengabari keluarga Farhan" Ucap Bu Rahayu sangat gembira membuat Anta ikut tersenyum.


Malam pun menyapa mereka berdua yang tengah bercengkrama di teras rumah. Angin sepoi - poi menerbangkan helaian rambut Anta. Mata Anta tertuju pada langit malam yang tersebar bintang - bintang.


.


.


Sedangkan di rumah keluarga Farhan...


Di ruang keluarga...


"Farhan!!" Ucap Dimas membuat sang empunya menoleh.


"Ada apa pah?" Tanya Farhan sembari mematikan Laptop yang ada di pangkuan nya.


"Papa mau kamu menikah dengan gadis pilihan papa dan mama!" Ucap Dimas dengan tegas tanpa ada penolakan.

__ADS_1


"Hah.!!! Nikah Pah??.. Farhan nggak salah dengar pah... Ya ampun pah ini tuh bukan di dunia novel. Astagfirullah pah sadar.... Farhan nggak mau nikah muda" Tolak Farhan mentah - mentah.


"Kalau kamu menolak menikahi gadis pilihan papa dan mama. Kamu siap - siap Papa coret nama kamu dari pewaris Aksara Group. Biar Aksara Group Novan yang pegang!!" Ancam Dimas membuat Farhan tak berkutik lagi.


"Oke... Farhan mau nikahin gadis pilihan papa sama mama tapi tolong jangan coret nama Farhan!!!" Jawab Farhan final.


"Kalau begitu besok malam kita ke rumah gadis itu untuk melamar nya" Ucap Dimas.


"Hah.... Baiklah. Tapi Farhan punya satu syarat" Ucap Farhan kemudian ia berbisik kepada Mama dan Papa nya secara bergantian.


"Farhan mau pernikahan Farhan di rahasiakan dari semua orang tanpa terkecuali. Hanya keluarga inti saja yang tau" Bisik Farhan di telinga Mama dan Papa nya.


"Lah nggak bisa gitu dong!!" Protes Wiwik sembari berkacak pinggang di depan anaknya itu.


"Kalau nggak mau nurutin permintaan Farhan nggak pa - pa kok. Farhan juga bakal nggak mau nikah sama gadis pilihan kalian!" Tantang Farhan..


"Dari pada nggak jadi nikah lebih baik di Iya kan saja Mah" Bisik Dimas kepada Wiwik.


Kemudian Wiwik pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.


.


.


"Tok - Tok - Tok" Farhan mulai mengetuk pintu dengan hati - hati, tidak lama kemudian pintu pun di buka menampilkan Bu Rahayu yang sudah cantik dengan dress berwarna putih tulang.


"Eh sudah datang kalian!! Ayo masuk!!" Ajak Bu Rahayu menuntun keluarga Farhan untuk masuk ke rumah nya.


"Kalian duduk dulu saya panggilkan Anta" Ucap Bu Rahayu kemudian Bu Rahayu memanggil Anta yang tengah bersiap - siap di kamarnya.


"Anta Ayo... Cepat!!" Teriak Bu Rahayu kemudian Anta keluar dari kamarnya dengan dress berwarna merah mencolok dengan panjang se paha, tanpa lengan, bagian dada agak terbuka, rambut yang di sanggul membuat leher jenjang Anta terlihat mulus.


Bahkan Farhan di buat tidak berkedip akan penampilan Anta.


Kemudian Anta berjalan dan duduk di sofa samping ibunya.


Sedangkan Farhan duduk di sofa single.


"Begini Bu, kedatangan kami kesini untuk mempersunting anak ibu yang cantik ini!" Ucap Dimas kepada Rahayu.


"Gimana Anta?, Di terima tidak?" Tanya Bu Rahayu kepada Anaknya yang berdiam diri di samping nya.


"I- Iya Bu!, Anta terima" Jawab Anta dengan gugup.

__ADS_1


"Alhamdulillah. Kalau begitu, saya panggilkan Pak penghulu dulu yah sama petugas KUA" Ucap Dimas dan di malam itu juga Farhan dan Anta resmi menjadi suami istri secara Agama dan Hukum.


"Sah?"


"Sah"


"Alhamdulillah"


Dikamar Anta


Anta kini sudah berganti pakaian baju tidur sedangkan Farhan ia hanya memakai kaos warna hitam dan celana pendek warna hitam.


Mereka berdua suami istri yang baru saja menikah beberapa jam yang lalu masih diam dalam kesunyian malam.


Bingung ingin memulai pembicaraan dari mana.


"Anta!!!. Saya minta pernikahan ini tidak ada yang tau sama sekali di kantor!" Ucap Farhan memperingati Anta.


Anta memincingkan mata.


"Kenapa?" Tanya Anta balik.


"Ya, Pokoknya nggak ada yang boleh tau. Dan jika kita di kantor, ya seperti atasan dan bawahan" Jawaban Farhan membuat Anta melongo.


"Iya...." Jawab Anta kemudian Anta tidur di atas kasur yang ada di kamar Anta, sedangkan Farhan tidur di karpet berbulu yang ada di kamar Anta.


Anta peduli Farhan tidur di bawah kedinginan ,atau tidak? Oh tentu Anta tidak peduli.


.


.


Bersambung.....


Udah nikah aja nih?


Kira - kira pernikahan Anta dan Farhan berjalan lama nggak ya?


Beri kopi untuk Anta...


Beri bunga untuk Farhan.....


Budayakan tap ❤ like setelah membaca setiap Bab

__ADS_1


__ADS_2