
Peringatan 📢 Peringatan 📢 Peringatan
Hanya untuk yang sudah merasa dewasa yang masih di bawah umur harap segera menjauh.
Author tidak akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu setelah membaca bab ini.
Sekali lagi author ingatkan !!!!
Hanya untuk yang sudah merasa dewasa yang masih di bawah umur harap segera menjauh.
Author tidak akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu setelah membaca bab ini.
...-...
Happy Reading All 🤗❤
...-...
Hari berganti hari minggu, berganti minggu, dan bulan berganti bulan.
Tak terasa 5 bulan sudah pernikahan sepasang suami istri yang menikah karena perjodohan.
Anta kini sudah mencintai Farhan, begitupun Farhan sudah mencintai Anta.
Dikamar Utama Rumah Farhan....
Farhan tengah ber manja an dengan sang istri yang tidak lain Anta.
Mereka berdua tengah melihat televisi yang terpampang di tembok.
"Yah Bersambung..." Ucap Anta sembari mengerucutkan bibirnya lantaran sinetron kesukaan nya bersambung....
Farhan pun mengambil remot TV dan mengganti Channel TV itu. Tapi ternyata semuanya tidak ada yang menarik untuk di lihat Farhan pun mematikan TV itu.
Kemudian ia ikut duduk di ranjang yang sama dengan Anta.
Farhan lantas memeluk Anta dengan erat.
"Sayang...." Ucap Farhan dengan suara serak - serak basah.
"Iya, kenapa sayang hem??" Tanya Anta balik sembari membalas pelukan Farhan.
"Kita kan sudah 5 bulan menikah-" Ucap Farhan ragu - ragu kemudian ia menggantung ucapannya.
"Hooh terus?" Lanjut Anta.
"Gimana ya" Farhan bingung sendiri ia ingin mengucapkan jika ia ingin mengambil hak nya yang selama 5 bulan ini belum ia dapatkan.
"Sayang... Aku ingin mengambil hak ku boleh kah?" Tanya Farhan dengan sangat mengharap di per boleh kan.
Sedangkan Anta ia sangat mengerti apa yang dimaksud HAK itu. Farhan pria normal sudah sewajarnya dia meminta seperti itu kepada istrinya. Dan seharusnya Farhan sudah mendapatkan haknya di malam pertama.
Anta menganggukkan kepalanya mantap, buat apa menolak toh Farhan juga suaminya dia berhak untuk mendapatkan nya.
"Iya. sayang" Jawab Anta.
__ADS_1
Kemudian Farhan mengungkung Anta di bawah kukungan nya.
Farhan melepaskan semua pakaian Anta, hingga meninggal BH yang masih terpasang di tubuh Anta, dan juga Celana dalamm berwarna merah.
Farhan juga melepaskan pakaian nya sendiri dan melemparkan nya sembarang arah. Hingga tersisa celana dalamm.
Roti sobek milik Farhan terpampang jelas di depan Anta, Anta kemudian meraba roti sobek itu membuat Farhan seketika di liputi gai-rah yang membara.
Dengan permulaan Farhan melepas satu persatu BH dan celana dalamm milik Anta hingga memperlihatkan dua buah gunung kembar yang sangat montok juga sexy.
Kemudian Farhan juga melepaskan celana dalamm milik nya sendiri kemudian membuangnya ke segala arah.
Burung milik Farhan kini sudah berdiri tegak bahkan hanya melihat gunung kembar milik Anta.
Anta yang melihat betapa besarnya burung milik Farhan meneguk saliva nya sendiri.
"Apakah nanti bisa masuk" Batin Anta.
Farhan mencium bibir milik Anta dengan lembut hingga lama kelamaan melu-mat nya mengabsen setiap rongga mulut Anta.
Setelah puas bermain di bibir juga mulut. Ciuman itu turun ke leher jenjang milik Anta meninggalkan bekas kiss mark di leher mulus itu. Membuat Anta melengguh.
Tangan Farhan tak tinggal diam nyatanya sekarang tangan itu sudah mere-mas dua gunung kembar milik Anta.
"Akhh.. Sa...yang...." Desa-sah Keluar dari mulut Anta, mendengar itu Farhan semakin semangat.
Ciuman yang tadinya ada di leher kini sudah me-ngemut Gunung kembar milik Anta.
Membuat Anta kegelian di buatnya.
Mulut Farhan menge-mut gunung kembar itu sedangkan tangan nya sudah berada di va-gina milik Anta. Mulai dari memasukkan satu jari Farhan kedalamannya kemudian mengeluarkannya lagi, dimasukkan dua Jari Farhan kemudian mengeluarkan Lagi, hingga sampai Farhan akan memasukkan 3 jarinya ke bagian sensitif Anta, Anta memegang tangan Farhan yang akan memasukkannya.
"Pipis lah sayang" Ucap Farhan mulut nya sudah berada di bagian sensitif Anta.
Bagian sensitif Anta sudah basah Farhan kini mulai memasukkan 3 jarinya dulu untuk permulaan.
"Jangan tiga jari nanti nggak muat" Ucap Anta yang masih terlentang di bawah kungkungan Farhan.
"Muat sayang..." Jawab Farhan kemudian ia memasukkan 3 jarinya secara serentak.
"Jleb"
3 jari itu kini sudah masuk di bagian sensitif Anta.
Farhan menggoyang kan tiga jari itu keluar masuk sesuka hati.
"Akh...Sa- yang..." Desa-han keluar dari mulut Anta membuat Farhan yang sudah bersiap akan memasukkan burungnya yang sudah menegang ke bagian sensitif Anta.
Farhan mencabut 3 jari nya itu kemudian ia mengarahkan burungnya ke bagian sensitif Anta.
Anta melihat burung Farhan yang akan memasuki milik nya.
Anta mengeratkan pelukannya ketika burung itu mencoba untuk menerobos bagian sensitif nya.
"Sa-kit Sa...yang...." Ucap Anta sembari menahan sakit nya luar biasa.
__ADS_1
"Sebentar lagi" Ucap Farhan.
Sembari memasukkan burung milik nya ke dalam bagian sensitif istrinya ia mencium mulut Anta, Anta terbuai akan ciuman itu sehingga ia tidak merasakan sakit ketika benteng keperawanan nya sudah bisa di tembus oleh Farhan.
Farhan yang merasakan jika burungnya sudah bisa masuk semuanya pun tersenyum di tengah - tengah ciuman itu. Ia semakin sayang kepada Anta.
Farhan merasakannya masih sempit tapi tidak apalah yang penting burungnya bisa masuk.
Setelah lama mendiamkan burungnya di dalam bagian sensitif Anta.
Farhan mulai menggoyangkan pinggulnya dengan sangat lembut.
Anta menjerit di bawah kendali Farhan.
Hingga goyangan yang tadinya lembut kini sangat cepat.
Farhan memompa tubuhnya membuat Anta memejamkan matanya merasakan rasa yang sangat sulit untuk di jelaskan.
"Faster Baby" Racau Anta membuat Farhan semakin mempercepat ritme nya.
Sembari memompa tubuhnya Farhan menge-mut Gunung Kembar milik Anta.
Anta menekan kepala Farhan ke dadanya.
"Sayang.... di keluarkan dalam atau di keluarkan di luar?" Tanya Farhan kepada Anta yang masih terbuai akan permainan nya.
"Terserah kamu sayang" Jawab Anta yang masih menikmati permainan Farhan.
Farhan pun memilih untuk mengeluarkan nya di dalam.
Dan... *******
Yaps mereka berdua sudah sampai *******.
Farhan pun membaringkan diri di samping Anta Farhan mengecup kening Anta.
Mereka berdua pun tidur tanpa sehelai kain pun.
.
.
Bersambung....
.
Panas - panas - panas....
Cari suami....
Cari istri........
.
Budayakan selalu tap like setelah membaca setiap Bab...
__ADS_1
Tinggalkan jejak di kolom komentar....
See you all ❤