Antasya

Antasya
Bab 034 Hamil


__ADS_3

Pagi hari ini adalah hari yang paling membahagiakan bagi sepasang pengantin yang sudah lama menikah tetapi baru kali ini dirayakan dengan pesta yang mewah dan banyak tamu yang diundang.


Tak lupa juga Anta dan Farhan juga mengundang para reader's setia pembaca novel “Antasya” untuk turut hadir membaca bab ini.


Tepat pukul 10:00 pesta yang diadakan di kediaman rumah Farhan terlaksana Anta dan Farhan mulai bersalaman dengan para tamu sembari bertegur sapa.


Misyel pun turut hadir di pesta itu ia tampak begitu kaget dengan istri Farhan yang ternyata Anta. Sepertinya ada bau - bau pelakor nih.


Pesta pernikahan itu berjalan dengan sangat lancar. Kini semua dunia tahu bahwa Antasya Misya adalah milik seorang Farhan Aksara, begitupun sebaliknya.


.


Sesudah pesta itu selesai kini Anta dan Farhan berada di kamar pribadi mereka.


Farhan merebahkan tubuhnya di ranjang.


Sedangkan Anta ia kesulitan membuka resleting gaun yang ia kenakan tadi.


“Han!!, Tolong bukakan resleting nya!” teriak Anta dari arah dalam kamar mandi. Farhan mendengar jelas teriakan Anta, ia kemudian berjalan ke arah kamar mandi dan mulai membuka resleting Anta.


“Sudah, trimakasih” ucap Anta kemudian ia menutup pintu kamar mandi dan mulai membersihkan diri.


Farhan pun kembali merebahkan dirinya di ranjangnya. Tak lama kemudian Anta keluar dari kamar mandi menggunakan kaos warna putih lengan pendek beserta celana pendek sepaha.

__ADS_1


Anta ikut Farhan merebahkan diri di samping Farhan hingga tiba - tiba Anta merasa agak mual ia pun berlari ke Kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya.


“Huekk”


“Huekk”


“Huekk”


Farhan pun menghampiri Anta sembari memijat tengkuk belakang leher Anta.


Anta berhenti memuntahkan isi perutnya kemudian ia memegangi kepalanya, tanda ia sedang pusing.


Farhan melihat itu ia segera membopong Anta ala bridal style menuju ke ranjang miliknya.


Kondisi Anta saat ini wajahnya terlihat sangat pucat, tubuhnya lemah, merasa ingin mual dan muntah.


.


Kira - kira Anta sakit apa ya?


.


15 menit kemudian dokter yang diminta Farhan sudah datang dengan bergegas dokter itu memeriksa keadaan Anta

__ADS_1


Farhan sangat cemas akan kondisi Anta saat ini.


Beberapa saat kemudian dokter itu sudah selesai memeriksa Anta. Farhan pun bertanya kepada dokter itu.


“Dok! Bagaimana keadaan istri saya?,” tanya Farhan.


Dokter itu menerbitkan sebuah senyuman kemudian ia melihat sekilas pasien nya yang sedang terbaring di ranjang kamar itu, kemudian melihat Farhan.


“Selamat ya Tuan, Nyonya. Kalian akan menjadi orang tua” jelas dokter itu sembari tersenyum.


Farhan sangat bahagia ia tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan ini.


“Maksudnya istri saya hamil dok?” tanya Farhan ingin memastikan.


Dokter itu pun menganggukkan kepalanya.


“Iya, benar Tuan. Nyonya Anta kini sedang hamil” jelas Dokter itu kemudian memberikan sebuah resep obat untuk ditebus di Apotek.


“Kalau ada apa - apa bisa panggil saya” ucap Dokter itu kemudian dokter itu pamit untuk pergi ke rumah pasien nya yang lain.


Farhan bersujud syukur ia bisa diberi momongan.


Farhan mengecup sekilas kening Anta. “Trimakasih sayang... kamu sudah mau mengandung anak ku” Farhan pun berterimakasih kepada Anta sembari mengelus perut rata Anta. Tak lupa semua wajah Anta ia cium.

__ADS_1


Tak henti - hentinya Farhan mengucap syukur.


__ADS_2