
Hallo semuanya sebelum kalian baca bab ini, Tolong baca Bab 033 Rencana Pesta Pernikahan sampai Bab 037 Mana Buaya nya!!. Karena di Bab 033 sampai Bab 037 sudah saya revisi mulai dari alur, tempat, dan setting. Bab di atas saya revisi pada Hari minggu 1 Mei 2022.
.......
Happy Reading All 🤗
Pagi hari ini Anta sudah terbangun ia berjalan ke kamar mandi untuk memuntahkan semua isi perutnya.
“Huekk”
“Huekk”
“Huekk”
“Sayang kamu tidak apa - apa?” tanya Farhan sembari menuntun Anta untuk kembali duduk di bibir ranjang itu.
Anta memegang kepalanya.
“Pusing” lirih Anta.
“Nanti kita periksa ya..” bujuk Farhan kemudian dijawab anggukan lemah dari Anta.
“Aku buatin bubur ya?” tawar Farhan.
Anta menggelengkan kepalanya lemah.
“Terus maunya apa?” tanya Farhan lembut.
“Tidur” lirih Anta.
Farhan membawa Anta ke pangkuan nya.
__ADS_1
Kemudian Anta menyandarkan kepalanya di dada bidang milik suaminya itu.
Farhan memeluk Anta sembari sesekali mencium rambut Anta yang sangat wangi.
Lama kelamaan Anta tertidur di pangkuan suaminya.
Setelah merasa Anta sudah nyenyak, Farhan pun membopong tubuh Anta untuk ia rebahkan di ranjangnya. Melihat setiap jengkal wajah istrinya seketika membuat Farhan juga ikut terlelap.
2 jam kemudian...
Farhan pun terbangun ketika merasa sebuah tangan memeluknya erat, tentu pelakunya adalah Anta.
“Sayang, bangun dulu yuk makan!” ajak Farhan sembari mendudukkan Anta untuk bersandar di Headboard (kepala ranjang).
“Ahh...” lenguh Anta ketika Farhan tak sengaja memegang dada Anta.
Anta mengerjap kan matanya, melihat tangan Farhan yang seenak jidat nya sudah berada di gunung kembarnya.
“Maaf” lirih Farhan ketika melihat Anta ingin bersiap - siap memarahi nya.
“Hmm.. tak apa” sahut Anta kemudian ia masuk ke kamar mandi untuk mandi dan berganti pakaian.
Setelah itu Anta turun ke meja makan.
Farhan pun juga sudah bersiap - siap untuk makan bersama Anta.
Mereka berdua makan sangat lahap. Kali ini semua makanan dimasak oleh Bi Darmi seorang pembantu baru di kediaman Anta dan Farhan, seorang wanita paruh baya.
“Setelah makan kedokter ya!, periksa kandungan” bujuk Farhan sembari mengusap perut datar istrinya.
“Iya” sahut Anta kemudian ia tersenyum ketika mengingat ada sebuah nyawa di rahimnya.
__ADS_1
Sesi makan selesai, Anta dan Farhan bergegas untuk pergi periksa kandungan di Rumah Sakit.
Sesampainya di Rumah Sakit mereka pun langsung menuju Poli Kandungan, karena sudah membuat janji mereka pun langsung masuk ke ruangan Poli Kandungan.
“Ceklek”
“Permisi dok, Saya Farhan dan ini istri saya Anta. Saya sudah membuat janji pertemuan” ujar Farhan kepada Bu Dokter Luna.
“Oh iya, silakan duduk Pak, Bu” ucap sang Dokter mempersilakan mereka untuk duduk.
Anta dan Farhan pun duduk di kursi yang ada di depan Bu Dokter.
“Dok, saya mau periksa kandungan” ujar Anta kemudian Bu Dokter pun meminta Anta untuk berbaring di tempat tidur.
Sang Dokter pun mengoleskan gel pada perut Anta, kemudian mengambil alat berupa transduser kemudian ia gerakan di atas perut Anta. Hingga menangkap janin yang kini sedang berada di rahim Anta.
Anta menangis bahagia begitupun juga Farhan ia tidak menyangka akan menjadi seorang ayah.
.
Bersambung....
Like..
Favorit...
Beri hadiah...
Vote...
Ramaikan kolom komentar.
__ADS_1
Saya Author eviwidiantii_ mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin”