Apakah Bahagia

Apakah Bahagia
tidur di pangkuan


__ADS_3

hana sudah kembali ke rumah, ia membersihkan diri dan mengistirahatkan tubuhnya karna disuruh oleh mama linda. Sedangkan raka sehabis membersihkan dirinya ia duduk di ruang belakang dan bersantai seraya bermain game di ponselnya.


Hana yang begitu bosan hanya duduk duduk saja di tempat tidur mencoba mengambil beberapa camilan di dapur dan mengecek makanan apa yang akan ia makan. Ketika melihat ada beberapa snack ia mengambil salah satu snack dan membawanya ke ruang belakang.


Ketika hana ingin duduk di sofa ia melihat raka sedang bermain game di ponselnya. Raka yang menyadari kehadiran hana.


"Lo ngapain keluar kamar?.."


"Gue bosen, gue duduk aja disini sambil nonton tv.." kata hana seraya mengambil remote tv dan menyetel acara yang ada.


Camilan hana kini sudah habis, ia sangat bosan dengan acara acara televisi hari ini, dan hana juga tidak ada kegiatan lainnya. Ketika hana melihat raka yang sedang bermain game terlintas ingin mengerjai raka.


"Lo main apa sih? Seru banget.." tanya hana yang mencoba mengintip.


"Kepo aja.." kata raka yang masih fokus pada gamenya.


Lalu hana segera duduk di pangkuan raka secara berhadapan secara paksa, ia memeluk leher raka membuat raka terkejut. Ia juga menyilangkan kedua kakinya di pinggang raka.

__ADS_1


"Lo ngapain sih? Gue lagi main game ini.." kata raka mulai kesal.


"Lo ga mau mencoba kenal gue lebih deket?.." goda hana.


"Maksud lo apa?.." tanya raka kebingungan.


"Gue mau lo.." hana kini mendekatkan wajahnya ke wajah raka.


Raka terkejut melihat tingkah hana kali ini. Ia hanya bisa diam dan tidak dapat bergerak sedangkan game di ponselnya, sudah pasti raka lupa akan gamenya saat ini. Raka menutup matanya tanda bahwa ia menerima perilaku hana kali ini. Hana yang tersenyum tanda berhasil mengerjai raka pun segera berdiri dari pangkuan raka.


"Tapi boong.." hana menjulurkan lidahnya ketika raka membuka matanya.


"Aaa utuk utuk lo ngambek sama gue?.." kata hana tersenyum usil.


"Ngambek karna game lo kalah apa karna gagal deketan sama gue?.." kata hana lagi, raka hanya bisa menunjukkan wajah kesalnya.


Hana lalu pergi meninggalkan raka dan mulai beranjak ke kamarnya, raka yang melihat hana mulai pergi menarik tangan hana agar jatuh ke pangkuannya. Hana yang terkejut memeluk raka.

__ADS_1


"Lo harus dihukum karna udah ngerjain tuan rumah disini.." raka memeluk hana dan tak membiarkan hana bergerak.


"Lepasin gue ka.." kata hana memberontak.


"Lo dihukum sampe gue tamatin ini game.." kata raka memulai lagi gamenya.


"Ya tapi kok gini terus?.." kata hana mulai risih.


"Kenapa lo takut baper sama gue? Atau takut jatuh cinta sama gue?.." raka tersenyum usil.


"Kita lihat aja nanti, lo yang bakal baper karna giniin gue.." kata hana tak mau kalah


"Oke.." raka tersenyum tanda setuju.


Hana terkejut mendapati dirinya sudah berada di dalam kamar bahkan ia meouhat ke arah jendela. Kini siang berganti malam, hana melihat jam dinding yang berada persis di depannya, pukul 20.00 astaga waktunya makan malam. Hana beranjak turun dari ranjang dan segera keluar dari kamarnya.


"Raka?!.." hana terkejut melihat raka kini berada di depan pintu kamarnya.

__ADS_1


"Nyenyak tidurnya?.." tanya raka tersenyum usil.


__ADS_2