
Mendengar ocehan manis dari bik surti dengan segera hana beranjak dari tempat tidurnya. Ia bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan memakai seragam sekolah yang sudah ia siapkan di atas meja belajarnya.
Tak lupa hana mempersiapkan beberapa buku pelajaran yang akan berlangsung di sekolahnya. Ia juga memasukkan tempat pensil dan perlengkapan sekolah lainnya ke dalam tasnya.
"Selamat pagi non hana.." sambut manis dari pak suryo, supir hana.
"Pagi pak.." hana langsung masuk ke dalam mobil bersiap untuk pergi ke sekolah.
"Non hana, non.." panggil bik surti dari jauh.
Bik surti tengah mengejar hana, karna hana lupa sarapan. Lalu ia segera mengambil beberapa roti tawar dan olesan stawberry di sisi roti tawar tersebut.
"Ini non, sarapan roti dulu.." kata bik surti dengan memberikan roti tawar ke hana.
"Makasi bik, hana pergi sekolah dulunya.." hana melambaikan tangannya kepada bik surti.
***
Hana baru saja datang ke sekolah, ia melewari koridor sekolah untuk menuju ke kelasnya. Ia begitu bersemangat dengan pagi ini seperti hari hari sebelumnya.
"Pagi sayang.." sapa revan kepada hana yang baru saja duduk dan meletakkan tas sekolahnya.
"Hai.." sapa balik hana yang begitu dingin pada revan.
"Kamu kenapa?.." tanya revan yang mulai melihat tingkah aneh hana.
__ADS_1
"Aku mau ngomong sama kamu.." sambung hana.
"Okey.."
Hana dan revan ahkirnya mencari tempat yang cukup sepi agar mereka dapat mengobrol lebih leluasa. Setelah mencari tempat di depan aula kini keduanya duduk dan bertatapan.
"Kamu ngapain sih ngajakkin aku kesini?.." tanya revan.
"Ini apa maksudnya?.." hana memperlihatkan sebuah foto kepada revan.
Foto itu sungguh jelas bahwa revan tengah berada di taman bersama dengan siska. Hana mencoba untuk mengotrol emosinya agar tidak terjadi keributan disana.
"Sayang, itu ga sengaja kok ketemunya.." jelas revan.
"Han..han.." panggil revan tetapi tercegah dengan keberadaan dua sahabat hana.
"Lo mau kemana?.." tanya selvi.
"Kalian ngapain sih?.." revan mencoba memberontak.
"Lo sakitin hana lagi, gue ga akan biarin lo hidup di masa depan nanti.." kata patricia yang mengepalkan tangan kanannya kepada revan.
Patricia dan selvi bergegas mengikuti hana dari arah belakang. Di tengah perjalanan mereka sempat tersenyum bersamaan.
"Han.." panggil selvi.
__ADS_1
"Eh.." kata hana.
"Thanks ya guys, buat semuanya.." kata hana.
"Iya sama sama, gampang itu mah.." kata patricia yang tersenyum licik pada hana dan selvi.
Flashback on
Hana yang sudah pergi dari taman. Kini revan tengah sendiri di taman tersebut seakan sedang menunggu seseorang.
Dari balik pohon belakang, terlihat jelas bahwa patricia dan selvi tengah mengintip keberadaan revan yang begitu mencurigakan. Keduanya menunggu revan di balik pohon tersebut.
"Gue curiga sih sama si revan.." kata selvi.
"Gue juga, kenapa dia ga langsung balik aja? Aneh banget kan.." jawab patricia.
Dari arah samping, terlihatlah siska adik kelas paling populer yang tengah menjadi sorotan panas sekolah hana. Ia lalu menghampiri revan yang telah menunggu dirinya. Seketika pemandangan menegangkan terjadi revan dan siska tengah berpelukan di taman tersebut, membuat patricia dan selvi sontak kaget.
"Sel, sel lo foto deh.." kata patricia.
***
bersambung...
saksikan selanjutnya yaaa...
__ADS_1