
"Makasi ya tante, maaf hana ngerepotin tante terus.." kata hana sungkan.
"Udah gapapa, kamu masuk istirahat besokkan sekolah.." kata mama linda.
Ahkirnya kehidupan di rumah baru hana kali ini sungguh membuat hana yang tadinya hanya sendirian dan kesepian dapat terobati dengan ia pindah ke rumah raka, ia juga merasakan kehangatan dan kasih sayang mama linda.
Hana mempersiapkan diri untuk tidur dan memposisikan dirinya untuk terlentang agar dapat cepat tidur. Karna besok ia akan melakukan aktivitas lagi.
Pagi yang indah ini disambut baik oleh hana yang baru saja bangun dari lelap tidurnya. Ia mulai membersihkan diri dan berkemas untuk pergi ke sekolah. Ia juga mengenakan seragam lengkapnya dan tak lupa mengemasi buku buku sekolahnya.
"Pagi tante, pagi raka.." hana keluar dari kamar dan bergegas sarapan.
"Pagi sayang, duduk ayo sarapan.." mama linda mempersilahkan hana untuk duduk.
Kini mereka makan bersama tanpa ada yang memeulai obrolan, sarapan hening ini cukup membuat mereka sedikit canggung terlebih lagi sekarang ada hana yang sudah masuk ke rumah raka.
"Oh ya han, sekarang berangkat bareng aja sama raka.." mama linda memulai obrolan.
"Kaliankan satu sekolah, lebih hematkan.." kata mama linda lagi.
"Ya mah.." kata raka.
Ahkirnya seusai sarapan pagi hana dan raka berangkat bersama menggunakan mobil untuk datang ke sekolah bersama.
__ADS_1
***
Hana yang tengah berada di ruang osis pun dikejutkan dengan kehadiran raka yang datang secara tiba tiba. Raka mendekati hana dan langaung mengagetkan hana.
"Apaansih lo bikin kaget aja.." kata hana yang kesal.
"Sorry sorry han, ini gue dapat kabar dari kelvin, kalo zora kecelakaan.." kata raka yang panik.
"APA?!.." hana terkejut mendapati kabar bahwa temannya tertimpa musibah.
"Yok kerumah sakit.." ajak raka.
Hana dan raka bergegas menuju rumah sakit yang sudah di share lock oleh kelvin. Raka secepat mungkin untuk berkendara menuju rumah sakit. Dengan kepanikan dan kekhwatiran yang merajalela pikiran mereka.
"Vin, gimama zora?.." tanya raka.
"Dia ga papa kok, cuman keserempet motor aja.." kata kelvin.
"Dia dimana?.." tanya hana.
"Lo masuk aja han, dia disitu.." kelvin menunjuk salah satu ruangan.
Hana segera masuk untuk melihat keadaan zora, lalu ia mendekat arah ranjang rumah sakit. Zora ternyata masih pingsan dan belum sadarkan diri.
__ADS_1
"Hei.." hana membelai lembut rambut zora agar zora dapat merasakan kehadirannya.
Seketika membuat zora menggeliat dan sedikit membuka matanya. Lalu zora melihat hana yang berdiri tempat di sampingnya.
"Hana.." kata zora pelan.
"Hei, lo kenapa kok bisa sampe kecelakaan sih?.." tanya hana.
"Yang nabrak gue ngelamun ahkrinya gue keserempet.." jelas zora sembari memngingat kejadian tadi.
"Terus pelakunya mana?.." tanya hana.
"Gatau, mungkin dia udah pergi.." jawab zora.
"Ga bisa gitu dong, lo sampe kayak gini.." kata hana.
"Udalah biarin aja, malah gue berterima kasih sama lo udah repot repot dateng kesini.." kata zora tersenyum tipis.
"Mana kelvin?.." tanya zora mencari kelvin.
"Diluar, ada raka juga kesini.." jawab hana.
"Yaudah, lo pasti mau ketemu sama kelvin, gue sama raka sekalian pamit ya.." kata hana.
__ADS_1