
"Hana?.." kata raka melihat hana dari belakang.
"Raka?.." hana membalikkan badannya.
Raka memakai kemeja berwarna hitam, celana kain berwarna hitam panjang dan sepatu berwarna putih. Oa sedang berdiri dengan salah satu tangannya berada di dalam saku celana.
"Lo sendirian aja?.." tanya raka.
"Iya amaya sama vanka lagi ambil makan tuh.." hana menunjuk ke arah vanka dan amaya.
"Lo kenapa ngelihatin gue?.." kata hana menahan senyum.
"Kenapa? gue cantik?.." kata hana.
"Lo aja kali yang ngelihatin gue? Kenapa? gue ganteng?.." kata raka tak mau kalah.
Ketika hana mengalihkan wajahnya ke arah lain, tak sengaja ia melihat seseorang mirip dengan melinda.
"Han lo kenapa? Ngelihatin apa sih?.." kata raka.
"Itu bukannya melinda, mantan pacar lo, dia kesini juga?.." kata hana melihat melinda.
"Iya, biasa aja kali.." kata raka malas.
"Eh, lo tahu darimana itu melinda?.." kata raka terkejut.
__ADS_1
"Mama linda ngasih tahu gue.." kata hana.
Hana dan raka ahkirnya berbincang bincang mengenai hal hal kecil yang berada di acara besar di sekolah mereka bahkan mereka saling mengejek satu sama lain ketika melinda dan revan datang ke acara besar ini.
"Oke teman teman sekarang waktunya untuk saya dan teman saya ini melihat kekompakan dan keharmonisan antara siswa dan siswi semuanya.." kata mc tersebut membuat semua nata tertuju pada panggung.
"Benar sekali, oke kalian coba untuk menghadap ke arah teman perempuan kalian disamping dan teman laki laki juga.." kata mc yang kedua.
"Lo sama gue kan?.." kata raka.
"Terpaksa.." kata hana.
"Kalian akan ditantang berdansa dengan lawan jenis disamping kalian, oke kita mulai ya, musikkk.." mc menyalakan lagu yang cukup romantis pada kepada para siswa dan siswi disini.
"Gue ga nyangka malam ini bakal dansa sama lo.." kata raka.
"Lo cantik malam ini.." kata raka.
"Kenapa lo mau buat gue baper malam ini?.." kata hana tak mau kalah.
"Sewot mulu, kayak nenek lampir lo.." kata raka.
"Serah.." kata hana.
***
__ADS_1
Acara yang seru ini sudah usai, semua tamu yang datang berhamburan keluar dari gerbang. Hana dan raka tetapi kembali ke dalam ruang osis karna doa syukur karna dapat diberi kelancaran dengan maha pencipta.
Hana dan raka keluar bersamaan menuju mobil untuk kembali pulang. Raka dan hana melewati korindor panjang di sekolah untuk menuju gerbang depan. Ketika berada di pertengahan jalan, raka melihat hana yang sudah lelah memakai heelsnya.
"Lo capek ya?.." kata raka.
"Engga kok.." kata hana
Raka mendudukkan hana didepan kelas dan melihat kondisi kaki hana, kaki hana terlihat cukup merah sebab memakai sepatu heels terlalu lama. Lalu raka segera melepas sepatu heels hana dan menggedong hana.
"Dilihatin yang lain ntar.." kata hana.
"Gapapa, lo juga seneng kan dikira pacaran sama gue.." kata raka.
"Pede banget sih lo.." kata hana.
Ketika berada di mobil, raka menurunkan hana dan menyuruh hana untuk masuk ke dalam. Tetapi ketika hana ingin masuk ke dalam, melinda menarik hana dan membuat raka dan hana terkejut.
"Lepasin hana.." kata raka menarik hana ke pelukannya
"Kamu kenapa sama dia sih sayang? Aku ini pacar kamu.." kata melinda.
"Kita udah putus.." kata raka.
"Tapi Gue sama hana belum putus.." kata revan tiba tiba datang.
__ADS_1
***