
"Ya mungkin lebay sih kalo gue crita apalagi ini masih jaman anak smp tapi gue udah jalan hubungan itu setengah tahun sampe ahkirnya dia selingkuh dari gue.." kata hana.
"Kalo lo sendiri? Kenapa melinda sampe sebegitunya sama lo?.." kata hana.
"Gue juga pacaran sama melinda, tapi dia selingkuhin gue dan lebih sialnya lagi ternyata setelah putus malah mama gue ngejodohin gue sama melinda.." kata raka.
"Gue tahu itu kok.." kata hana.
"Maksud lo?.." kata raka.
Seketika suasana menjadi hening tak ada lagi jawaban yang keluar dari mulut hana. Membuat raka sedikit melihat ke atas melihat kondisi hana.
"Han..hana.." panggil raka.
"Yaelah, daritadi gue crita dikacangin.." kata raka.
***
Sepulang sekolah, hana sudah menunggu raka di depan gerbang sekolah. Hana yang sendirian terus saja mengomel karna raka telat untuk keluar dari sekolah.
"Mana sih si raka? Awas aja nanti.." omelan hana.
"Hai han.." kata revan datang secara tiba tiba.
"Revan?.." kata hana.
"Lo ngapain disini?.." kata hana.
__ADS_1
"Jemput lo.." kata revan.
"Engga usah, gue bareng sama raka aja.." kata hana.
"Udah deh kamu gausa bohong.." kata revan segera menggenggam tangan hana.
"Eh lepasin.." kata hana seraya berusaha melepaskan diri.
"Kamu ikut aku sekarang.." ancam revan
Revan segera menarik kasar tangan hana untuk segera masuk ke dalam mobil bahkan hana merasa sangat sakit ketika tarikan dari revan yang begitu kuat, tangannya sedikit lebam akibat ulah revan.
"Loh hana mana sih? Katanya udah nungguin.." kata raka ketika sudah keluar dari gerbang sekolah.
"Eh vanka, amaya.." panggil raka ketika melihat amaya dan vanka.
"Hana mana? Kok ga bareng kalian.." kata raka.
"Loh dia tuh udah keluar daritadi.." kata amaya.
"Hai sayang.." melinda bergelayutan di lengan raka secara tiba tiba.
"Melinda?.." kata raka terkejut.
"Yaudah ka, kita cabut dulu ya.." kata vanka lalu mereka bergegas pergi.
"Sayang, kamu ga kangen sama aku? Kita jalan jalan yuk.." kata melinda.
__ADS_1
"Dimana hana?.." gumam raka khawatir.
"Sayang.." kata melinda.
"Sorry mel, gue harus pergi.." kata raka beranjak untuk pergi.
"Raka.." melinda menarik tangan raka agar tidak pergi.
"Kamu mau kemana sih? Sama aku aja, kamu ngapain juga nyati nyari hana paling dia pergi sama teman temannya.." jelas melinda.
"Asal lo tahu, hana bukan lo yang seenaknya aja, jadi mending lo pergi dari sini.." kata raka menarik tangannya.
"Aku yakin banget kamu masih sayang sama aku.." kata melinda membuat raka berhenti melangkah.
"Gue cintanya sama hana.." kata raka bergegas pergi.
Raka segera menjalankan mobilnya untuk mencari hana, dia sangat ketakutan karna khawatir terjadi sesuatu pada hana karna sebelumnya ini juga pernah terjadi. Raka terus mencari hana bahkan ia sampai tak lagi tahu arah tujuannya.
"Lo dimana sih han.." kata raka cemas.
Sedangkan hana terus meronta segera membebaskan diri agar terbebas dari revan yang mulai menggila. Ia bahkan tak tahu akan dibawa kemana oleh mantan pacarnya. Hana terus saja memutar otaknya agar menemukan cara.
"Gue harus hubungin raka.." gumam hana dengan wajah takut.
Hana berusaha untuk mengambil ponselnya agar dapat terhubung dengan raka. Setelah mengambil ponselnya hana segera menulis pesan kepada raka dan mencoba untuk memberi tahu dimana keberadaannya.
"Raka tolong aku, revan mau culik aku, aku gatau mau dibawa kemana sama dia.."
__ADS_1