
Happy Reading!❤
"Ruangan Apaan namanya? kok kek rumah gini sih? VIP aja kalah" Tanya Tiara.
"VVIP, Desta yang bayar" Ucap Alin dengan wajah yang sedikit ceria.
"What?!" Teriak Tiara yang langsung kembali duduk, yang sebelumnya tiara mengelilingi beberapa ruangan.
✨✨✨
"Beneran? ini semua Desta yang bayar? jangan bercanda lo!" Tanya Tiara dengan wajah agak sedikit meledek.
"Iya beneran, ngapain gue boong sama lo gak dapet untung juga" Ucap Alin dengan Sinis.
-_-_-
Mereka memainkan hp masing masing hingga tak ada sedikit pun suara yang keluar, setelah dua puluh menit kemudian Tiara membuka suara.
"Lin, lin, gue haus" Ucap Tiara sambil memegang kerongkongan-nya.
"Beli sana." Ucap Alin dengan jutek.
"Gue gak tau, takut juga kali." Ucap Tiara, sambil menggosok gosok kedua tangannya.
"Nih liat gue merinding" Imbuhnya sambil memperlihatkan bulu tangabnya yang sedang berdiri tegak.
Alin hanya menjawab dengan memutarkan kedua bola matanya.
"Bentar lagi jam 7 detsta pasti dateng" Ucap Alin sambil mengambil remote untuk menyalakan televisi.
"Gue hauus" Ucap Tiara sambil berpura - pura menangis.
"Terserah lo deh," Ucap Alin dengan malas.
__ADS_1
Tok...tok...tok...
'Astaga siapa itu!!'Batin alin.
"Itu siapa lin?" Tanya Tiara dengan wajah ketakutan.
"Gak tau guee!" Ucap Alin ketakutan. ia segera mengambil telfonnya dengan tangan yang gemetaran. untuk menelfon suster, dan menanyakan siapa yang keruangannya.
'Halo sus..'
'...'
'yang ke ruangan saya siapa ya?'
'...'
'Beneran? coba suster kesini saya takut itu orang asing,'
'...'
Alin menutup telfonnya dengan tangan yang masih gemetar. Alin melihat Tiara ternyata Tiara menutup matanya rapat rapat dan tangannya meremas selimut yang di pakai oleh Alin.
"Ti... lo gapapa?" Tanya Alin sambil memegang tangan Tiara.
"Gue takut lin," Ucap Tiara, sambil membuka salah satu matanya.
Ceklek...
"Ini mbak orangnya."Ucap suster itu sambil membuka pintu dan di belakang suster adalah orang yang sedari tadi mengetuk - ketukan pintu ruangan Alin.
"Astaga! elo, ngebuat pacar lo sendiri ketakutan." Ucap Alin sambil sedikit melirik ke arah Tiara. namun Tiara menutup matanya kembali pada saat suster membukanya.
"Hey sayang, kamu udah sembuh?" Tanyanya sambil berlagak lagak romantis. Saat itu juga Tiara merasa tak aneh suara yang ia dengar barusan, tetapi ketakutan nya masih saja menghantui nya.
__ADS_1
"I..iya nih besok kayak nya boleh pulang," Ucap Alin gugup.
"Aku temenin kamu disini ya SAYANG!" Ucapnya sambil menegaskan kata kata terakhirnya.
disaat itu juga Tiara mebuka matanya dan melotot ke arah sumber suara tersebut ternyata itu adalah Raka yang membawa dua bunga salah satunya sangat besar, dan satunya lagi hanya ada lima buah bunga yang dijadikan satu.
"Lah kok kamu?"Tanya Tiara yang melihat Raka dan sesekali melirik Alin.
"Ehh iya kenalin gue Raka," Ucap nya sok cool. "Dan ini buat lo lin, get well son ya lin. semoga lo cepet sekolah gue kangen" Imbuhnya sambil menatap serius wajah Alin.
"Sayang! kok kamu gitu sih?" Tanya Tiara sambil memberikan puppy eyes nya pada Raka, dan raka hanya melirik nya tak sampai satu detik lalu membuang muka nya.
"Oh iya bunga yang ini buat lo ya, maaf kalo cuma sedikit kitakan gak kenal!" Jelas Raka. dangan wajah songong tapi didalam hatinya sangat rapuh, dia merasa di sakiti oleh kekasihnya sendiri yang selalu ia damba dambakan di depan para sahabat nya dan di depan kedua orang tuanya.
"Rak? lo gak kenal gue?" Tanya Tiara dengan mata yang sedang menahan sesuatu agar tidak keluar dan membanjiri wajahnya.
"Dramatis juga yah mereka kalo pacaran,"Batin Alin.
"Lin, maaf ya gue gak bisa lama lama." Ucap Raka dengan penuh rasa kekecewan.
"Tapi rak!!
Pantangin tross!!
Terimakasih sudah membaca hingga akhir;)
Jangan lupa kasih saran,.,.
Loveyou All❤
Eittts guys jangan lupa mampir ke ceritaku yang lain:³
Like!Vote!and Comment:³
__ADS_1