Bahagiamu Bahagiaku

Bahagiamu Bahagiaku
#23


__ADS_3

Ronald yang sudah selesai membersihkan dirinya dan berganti pakaian pun mencoba untuk menghubungi Sirena lagi tapi masih tetap sama tidak ada jawaban dari Sirena.


"Sayang kamu kemana sih, jangan bikin aku khawatir begini," ucap Ronald sambil terus mencoba untuk menghubungi Sirena tapi tidak bisa.


Karena takut terjadi sesuatu dengan Sirena, Ronald pun memutuskan untuk mencari Sirena ke tempat kerjanya. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar segera sampai di tempat kerja Sirena.


Sampai di sana dia tidak melihat ada siapa siapa karena memang semuanya pada libur.


"Permisi pak, ini kok sepi ya? Bukannya di sini ada pemotretan?" tanya Ronald pada satpam yang bekerja di sana.


"Hari ini libur pak, semuanya pada istirahat untuk persiapan besok," jawab pak satpam.


"Libur?" boe Ronald.


"Iya tuan semuanya libur hari ini," perjelas pak satpam.


"Begitu ya pak, kalau begitu terimakasih ya pak."


"Sama sama tuan," balas pak satpam.

__ADS_1


Ronald pun pergi kembali masuk ke dalam mobilnya, di dalam mobil dia tidak langsung melajukan mobilnya.


"Kamu kemana sayang, jangan buat aku khawatir seperti ini," gumam Ronald kembali mencoba untuk menghubungi Sirena, tapi tetap saja hasilnya nihil.


"Ah iya aku coba telfon asistennya saja," lanjutnya dan mencari kontak nomor cinta asisten Sirena.


Setelah mendapatkan nomor cinta, Ronald pun segera menghubungi cinta untuk bertanya di mana keberadaan istrinya.


"Halo tuan, ada yang bisa saya bantu?" ucap cinta dari sebrang telepon.


"Kamu bersama istri saya gak?" balasan Ronald.


"Tidak tuan, hari ini saya libur karena pemotretan nya juga libur. Emang mbak Siren gak ada tuan?" tanya cinta.


"Benar tuan, sekarang memang libur,"


"Terus kamu tahu gak kemana istri saya pergi?" tanya Ronald.


"Saya tidak tahu tuan, karena dari pagi tadi saya belum bertukar kabar dengan mbak Siren," jawab cinta.

__ADS_1


"Ya sudah terimakasih ya, nanti kalau dia ada memberikan kabar sama kamu, kamu kasih tahu saya,"


"Baik tuan, saya akan mencoba bertanya ke teman teman yang lain siapa tahu mbak Siren lagi bersama mereka,"


"Iya terimakasih, pokoknya nanti kalau kamu tahu keberadaan istri saya kamu kasih tahu saya,"


"Baik tuan," balas cinta dan sambungan telfon pun terhenti.


"Sayang kamu di mana sih," gumam Ronald sambil mulai menjalankan mobilnya menyelusuri jalan mencari keberadaan istrinya.


Ronald sangat berharap bisa menemukan kebenaran istrinya secepat mungkin, karena dia sangat khawatir kepadanya.


...**...


Sementara itu, di tempat Sirena dia sudah bersiap untuk pergi ke rumah sakit untuk menemui seseorang.


Sirena sudah menyiapkan cara agar dia bisa meninggalkan Ronald, meskipun nanti dirinya akan di cap jelek atau bahkan di benci Ronald tidak apa apa, setidaknya dia bisa pergi dari kehidupan Ronald dan membiarkan Ronald untuk berbahagia dengan yang lain.


"Ayo Siren kamu pasti bisa, dia akan lebih bahagia kalau kamu pergi dari kehidupannya," ucap Sirena menyemangati dirinya sendiri sebelum melangkahkan kakinya keluar dari apartemen miliknya.

__ADS_1


Sirena langsung keluar dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit untuk menemui seseorang yang bisa membantu dirinya.


...***...


__ADS_2