Bahagiamu Bahagiaku

Bahagiamu Bahagiaku
Episode 18


__ADS_3

"Sayang, itu memang untuk malam. aku sudah kehabisan yang untuk siang!" curhat Alin dengan watados.


"Cepat Pakai ini kita segera ke dokter!"


"Tapi aku takut Desta"


"Bilang saja kita sudah menikah"


"Oke" patuh Alin, yang slalu menurut pada Desta.


Mereka segera menuju mobil dan berjalan cepat agar samapai di rumah dokter dengan tepat waktu.


-_-_-_-


"Kalian menikah muda ya?" tanya dokter bername tag Anissa Nila R.


"Iya dok" bohong alin.


"Tidurlah di situ saya akan memeriksanya"


Alin segera meniduri tubuhnya di atas kasur pribadi milik dokter, karena desta adalah pasien khusus. desta mempunyai kartu BAG atau Bidan A Group


"Apakah tuan telah menidurinya?" pertanyaan pertama yang Bu Anissa lontarkan.


"Ya, ini kali pertamanya." jawabnya tegas padahal raut muka nya takut.


"Oh kali pertamanya ya nyonya? ini sudah biasa sering terjadi. mungkin karena tubuhnya tidak kuat menahan pergerakan tuan. apakah dia sempat pingsan di dalam berhubungan intimnya?" tanya bu anissa yang sesekali melirik Alin dan Desta.

__ADS_1


"Saya tidak tahu, saya kira dia tadi tertidur" Lagi-lagi jawaban yang ia lontarkan polos.


"Nyonya minum Vitamin ini dan Obat ini agar tidak terlalu banyak mengeluarkan darah. Dan semoga kalian cepat di karuniai buah hati."


Alin dan Desta menjawabnya dengan sebuah senyuman.


"Terimakasih dok" ucap Desta. agar penyamarannya tidak gagal. merekakan menyamar menjadi suami istri. mana ada suami istri yang tidak mau di karuniai anak.


"Tuan sangat kuat hinga banyak ****** yang di keluarkan dan masuk ke dalam rahim nyonya."


"****** itu apa dok?" tanya mereka berdua dengan kompak.


"****** adalah cairan yang akan menjadi buah hati. tuan sangat banyak mengeluarkan spermanya di dalam rahin anda nyonya."


"Bentuknya bagaimana dok?" tanya desta ingin tahu.


"Cairan putih, bila di keluarkan ke dalam rahim akan terasa hangat bagi keduanya berapa kali nyonya dan tuan merasakan kehangatannya?"


"Kalau saya banyak-banyak kali dok dia pingsan kali atau tertidur jadi tidak merasakannya." ledek Desta.


"Ya sudah saya pamit pulang ya dok"


***


"Bagaimana kalau aku hamil?"


"Tidak apa-apalah kita akan menjaganya. Kau harus homescholing"

__ADS_1


"Oh, oke."


Alin segera mengganti pakaiannya karena sudah ada darah yang keluar, ternyata dia memakai pembalutnya tidak benar. Desta melihatnya dengan kasihan dan membantunya mengambil dress juga pembalut yang tadi ia ambilkan dan tak lupa celana pendek hingga celana dalam ia ambilkan.


Alin menempelkan pembalutnya di celana dalamnya dan memakai celananya di depan Desta. Desta pun membantunya untuk memakaikan celana pendek, bra, tank top hingga dress yang ia pilihkan.


"Maafkan aku sayang" lirih Desta.


"Sudah terlanjur sayang, tapi tidak apa aku memaafkanmu, kan kamu sendiri sudah berjanji padaku."


"Iya, aku tak akan pernah meninggalkan mu"


Mereka segera turun saat mendengar mobil memasuki gerbang.mereka antusias menyambut kedatangan Bunda, Ayah, dan Lea.


Mereka berbincang-bincang tentang kampung nenek, dan tak lupa memberi oleh-oleh untuk keluarga Desta.


"Om, Tante, Lea. Saya pulang dulu ya" ucap Desta sambil beranjak berdiri. Alin pun segera berdiri untuk mengantarkan Desta ke gerbang.


Desta yang tahu kekasih nya itu sedang sakit karena nafsunya "Alin kamu duduk saja berpeluk hangat bersama keluargamu tak usah mengantarku ke gerbang aku bisa sendiri"


"Hati-Hati" Alin melambaikan tangannya pada Desta yang pergi dari kediamannya.


**Kalian jangan samapai lupa buat Like.


Vote poin, Vote koin dan Rat nya bintang 5 yaa. -Jangan jadi SILENT READERS!!-


Mingg 10-Mei-2020

__ADS_1


Amelia Firdaus🌻


Ig: @amelia.ficha**_


__ADS_2