
"Aku akan hiatus untuk waktu yang cukup lama setelah pemotretan terakhir ini," jelas Sirena.
"Kenapa mbak, kenapa mbak Siren harus Hiatus, padahal sekarang karier mbak Siren lagi naik naiknya?" tanya cinta heran.
"Ada suatu hal yang membuat akun harus Hiatus dan menghilang beberapa saat dari media," jawab Sirena.
"Ini bukan karena masalah rumah tangga mbak Siren kan?" tanya cinta lagi.
"Bukan, memang ini sudah aku pikirkan dari jauh jauh hari. Jadi maaf dengan berat hati mungkin kamu akan berhenti bekerja sama aku,"
"Bolehkah aku tahu alasan mbak Siren ingin Hiatus?" tanya cinta.
"Maaf aku gak bisa cerita sama kamu," balas Sirena yang tak ingin banyak orang tahu tentang keadaannya, cukup dia dan beberapa orang saja yang tahu.
"Ya sudah kalau itu sudah menjadi keputusan mbak Siren aku akan selalu mendukung apapun keputusan mbak," balas cinta.
"Terimakasih ya kamu selama ini sudah banyak membantu aku, dan untuk gaji kamu beserta pesangonnya nanti akan aku transfer,"
"Seharusnya aku yang bilang terimakasih sama mbak Siren, mbak Siren sudah banyak bantu aku hingga aku bisa kuliah dan hampir lulus seperti sekarang, terimakasih gajinya mbak, kalau mbak Siren butuh bantuan aku mbak Siren bilang saja, aku akan dengan senang hati kok bantu mbak Siren," ucap cinta.
__ADS_1
"Aku memang perlu bantuan kamu," balas Sirena kali ini pandangannya berubah serius menatap cinta.
"Bantu apa mbak, akan aku bantu mbak Sirena dengan senang hati," balas cinta.
Cinta merasa sangat berhutang budi kepada Sirena, karena setelah bekerja dengan Sirena kehidupannya jauh lebih baik seperti sekarang ini.
"Mintalah pertanggung jawaban kepada Ronald, dan aku minta kamu jagalah dia dan sayangi dia," pinta Sirena.
"Enggak mbak, itu tidak mungkin aku lakukan." cinta menggelengkan kepalanya tak setuju dengan permintaan Sirena.
"Kenapa, bukannya kamu tadi sudah janji akan membantuku?" balas Sirena.
"Aku memang akan membantu mbak Siren, tapi bukan seperti itu caranya mbak, aku tidak mungkin mengkhianati mbak Siren,"
"Enggak mbak, aku tidak akan melakukan itu," kekeh cinta yang menolak permintaan Sirena.
"Aku mohon sama kamu," memohon Sirena.
Tekad Sirena sudah bulat, dia akan lebih tenang kalau Ronald menikah dengan cinta, karena Sirena tahu bagaimana kepribadian cinta yang sangat baik.
__ADS_1
Sirena takut kalau nanti setelah dia pergi, Ronald malah salah dalam memilih pasangan baru dan akan membuat Ronald sedih.
Sirena juga yakin kalau cinta juga bisa memberikan keturunan untuk Ronald dan keluarganya.
"Kenapa mbak Siren sangat ingin aku meminta pertanggung jawaban kepada tuan Ronald, apakah mbak Siren tidak sakit hati melihat tuan Ronald bersama wanita lain?" tanya cinta.
Sebenarnya cinta juga ingin menanyakan perihal kejadian semalam, tapi dia merasa tidak enak untuk menanyakan hal itu.
Sirena tersenyum teduh, sakit hati? Ya, pasti hati Sirena akan sakit melihat pria yang dia cintai bersama wanita lain, tapi dia tidak bisa apa apa, dia wanita yang tidak sempurna jadi Ronald pantas untuk mendapatkan wanita lain yang lebih sempurna dari pada dirinya.
"Mbak," pangil cinta menyadarkan Sirena dari lamunannya.
"Mbak Siren gak papa kan?" lanjut cinta khawatir.
"Ah, enggak, aku gak papa," balas cinta tak lapu dengan senyuman tulus di wajahnya.
"Aku mohon ya sama kamu, tolong jaga Ronald setelah aku pergi nanti, dan bahagia dia," lanjut Sirena kembali memohon kepada cinta.
"Aku mohon," lanjut Sirena lagi dan lagi terus memohon hingga akhirnya cinta pun menganggukkan kepalanya menuruti permintaan cinta untuk menjaga Ronald.
__ADS_1
Mereka berdua lama berada di sana, hingga menjelang malam barulah mereka berdua pulang ke tempat tinggal masing-masing.
...***...