
Happy reading!!❤
-
-
-
Setelah peristiwa itu terjadi Alin sering menjauh dari desta, desta bingung apa yang alin lakukan.
"Sayang" panggil desta dengan lembut.
"Oh iya! aku lupa harusnya aku sudah di perpus, dah sayang!" jawab alin sambil melambaikan tangan kanannya.
"Kenapa dia menjauh?" gumam desta.
"Lo kenapa? kayaknya kalian lagi ada masalah ya?" raka merangkulkan yangannya dibahu desta.
"Ehh nggak. gimana keadaan baby?"
"Des, lo gak ngotak? baby masih ada di rahim istri gue,"
"Maksudnya sehat kagak beg*"gerutu desta.
"Sehat banget, katanya gendut dan di perkirakan berjenis kelamin perempuan."
"Lo sempet di marahin sama bokap nyokap lo gak?"
Bukannya raka menjawab pertanyaan dari desta, raka malah memelototi desta. "Apaan sih des? apa sebenarnya lo habis nidurin Alin"
"Iya."
"Lo pura pura ngelamar aja, terus lo nikah muda kayak gue sebelum orang pada tau!"
"Makasih buat usulannya."
Setelah bel pulang sekolah berbunyi desta segera berlari keluar kelas berlari sekencang hembusan angin.
"Ga? Alin mana?" desta terlihat sangat khawatir dan ketakitan.
"Alin ke Wc sama Adisty" ucap mega smbil membereskan buku Alin.
Desta langsung berlari ke arah Kamar mandi perempuan.
__ADS_1
"Ty? Alin mana?"
"Di dalem."
"Lo lagi apa?"
"Des, mata lo buta apa katarak? gue lagi pakek lip tint sama bedak."
"Coba panggil alin!"
"Oke."
Adisty berteriak memanggil alin, Alin pun keluar.
"Sayang hari ini aku mau pulang sama kamu yah?" ucap desta dengan lembut.
"Oke."
Mereka menaiki mobil desta. desta ingin menanyakan sesuatu pada alin tetapi alin sedang ssibuk memainkan handphonenya.
"Des, kita nonton yuk? aku rindu nonton bareng kamu"
"Oh oke. sayang aku mau ngelamar kamu nanti malam"
"Cepet banget? Kita masih sekolah sayang,"
Mereka pun menonton film yang sedang best seller. Setelah selesai desta mengantarkan alin hingga di depan gerbang.
"Pakai baju yang bagus yah sayang"
"Sipp"
Desta melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dia ingin segera sampai di rumah.
"Mi, aku mau ngelamar alin"
"Boleh, kapan?"
"Malam ini mi."
"Kaliankan masih sekolah"
"Tapi mi, tau gak alin itu banyak yang suka aku gak mau alin pisah dari aku mi. Aku mohon.."
__ADS_1
"Berani bilang papi mu?"
"Hm.. E..enggak mi"
"Ya sudah tidak usah."
"Argh! kalau begitu aku sangat berani bilang pada papi mi!"
"Oke, mami akan menelfon papai untuk segera pulang ada yang ingin kmu sampaikan."
Mami segera menelfon papi untuk segera pulang. setengah jam berlalu papi datang bersama Desty.
"Pi, aku mau ngelamar alin nanti malam. aku nggak mau pisah dari alin"
"Kalian masih sekolah lohh.. Masa udah lamaran?
"Biarin aja pi, biar nanti aku punya temen tidur nanti lea bakal sering kesini" sahut Desty.
"Pi! Alin banyak yang suka pi aku gak suka alin di gombalin sama cowok lain."
"Ya sudah kamu mandi, dan kamu desty berdandanlah yang cantik papi akan menyuruh suruhan papi untuk membeli apa saja yang harus di bawa saat lamaran."
Desta langsung memeluk papi "Terimakasih pi!"
Malam telah datang, Keluarga desta sudah berpakaian rapih. Mobil sudah di lajukan oleh supir pribadi milik keluarga desta.
"Assalamualaikum Pak Ariyo" salam pertama.
"Waalaikumsalam, silahkan masuk Pak Adimas." jawab pak Ariyo.
"Tante, dimana lea?" ucap Desty pada Bunda bunga.
"Di kamar atas, kamu ingin kesana?"
"Tidak usah bu bunga" jawab mami di balas ceberutan oleh Desty.
Di saat mereka sedang berbincang Alin turun bersama lea menggunakan Dress yang sangat cantik berwarna hitam berpita Putih. Alin duduk di tengah Bunda bunga dan Ayah Ariyo. Lea duduk bersama Desty. Desta duduk bersama Mami Nana dan Papi Adimas.
Suasana hangat berubah menjadi dingin dan sangat tegang bagi Desta dan Alin.
"Pak, saya Desta saya akan melamar anak sulung bapak. apakah bapak bersedia?"
"Saya bersedia akan tetapi diterima atau tidaknya pilihan putri saya."jawab ayah dengan bingung.
__ADS_1
**Like komen dan Vote yaa biar author makin rajin up!!
-𝓐𝓶𝓮𝓵𝓲𝓪 𝓯𝓲𝓻𝓭𝓪𝓾𝓼🌻**