
jadi..mari kita selesaikan urusan kita yang tertunda..cecil menyeringai
ti..tidak.. kami masih banyak urusan dan akan kita lanjutkan lain waktu..ketua sekte tergagap
maaf..aku tidak ingin lain waktu..bagaimana kalo sekarang..lagi pula aku ingin menguji kekuatan baru yang kudapat selama 2 tahun ini..cecil tersenyum polos
deegg
jantung ketua sekte seakan dapat merasakan firasat buruk yang akan terjadi..
akan tetapi bagaimana pun mereka sudah tidak dapat mengelak lagi..
kau jangan macam macam nona karena kau tidak akan bisa mengalahkan kami yang jumlahnya lebih kuat dan lebih banyak.. ketua sekte
sudah..mari kita selesaikan sekarang juga.. aku sudah sedikit bosan..cecil berkata
karena merasa geram ketua sekte memberikan perintah kepada pengikutnya untuk menyerang cecil secara bersamaan..
mari maju semut semut kecil..cecil menyeringai
seraaaaaang
teriak sang ketua sekte yang sudah bergerak duluan..
merekapun maju berlari menampakkan wajah beringas seakan penuh dengan emosi haus darah, terlihat sangat menakutkan dengan bersamaan aura api nan panas mulai bergemuruh lagi mengundang kegelapan pada awan nan tadinya terlihat cerah..
semakin lama mereka semakin dekat dengan cecil yang masih berdiri dan menampilkan sedikit senyum itu..
__ADS_1
mereka berlari dan mengangkat senjata masing masing dan mengarahkan pada satu titik..
ya itu adalah seorang gadis cantik tanpa aura dan terlihat tidak mengancam sama sekali..
mereka tidak tau di balik tak terlihatnya kekuatan atau aura telah tersimpan berbagai macam aura dan kekuatan dasyat..
namun gadis itu masih terlihat tenang tanpa merasa terancam..
dengan kelakuan sang gadis itu yang mampu dan bahkan tidak memperlihatkan ego atau reaksi pada wajah sama sekali, itu membuat orang orang sekte api semakin geram..
jarak mereka pada gadis semakin dekat dan semakin dekat..
namun tetap saja gadis itu terlihat tak bergeming dan masih dengan reaksi yang sama..
para penduduk serta orang orang kerajaan yang melihat itu tak henti hentinya berteriak histeris..
dan kini orang orang itu berada beberapa langkah lagi pada cecil dan cecil..
melambaikan satu tangannya mengumpulkan aliran Qi murni berwarna biru dan kuning di setiap ujung tangan den mengarahkan mengibaskan pada mereka orang orang sekte dan mulai terdengar suara..
Boooooòoooommmm
terdengar dentuman sangat kuat dan nyaring seakan memekakkan telinga semua orang yang berada disana..
asap tebal merah kuning, hitam dan biru bergumpal menjadi satu membentuk dan menutupi hampir seluruh setengah kerajaan itu..
sejenak hening.. dan orang orang yang berada disana tampak memperhatikan area dimana terjadinya pertempuran itu..
__ADS_1
kian lama kabut itu mulai berkurang dan semakin berkuarang..
dan setelah menunggu beberapa saat penglihatan orang orang mulai jernih seiring berkurang dan menghilangnya kabut asap itu..
titik pandangan mereka masih fokus di titik awal itu dan kini semar semar terlihat gaun merah yang berkibar cantik dan masih sangat bersih dan kini terpampanglah di penglihatan mereka dengan jelas seorang gadis nan tersenyum dan berkata..
Maaf menganggu penglihatan kalian semntara...cecil berkata polos
dan itu membuat para lelaki semakin gemas pada gadis nan cantik jelita itu..
cecil melihat kebawah dan sudah tergeletak tak bernyawa dan berlumur darah orang orang sekte api itu..
seakan tersadar dari pandangan cecil para warga dan penghuni kerajaan mengalihkan pandangan mereka ke bawah dan telihat jelas mayat mayat segar itu..
mereka pun syok dan kaget..
bagaimana mungkin seorang gadis kecil bisa membunuh puluhan orang dengan satu dentuman dan tadi juga terlihat jelas gadis itu hanya melambaikan satu tangan kearah lawannya..
seketika meteka bergidik ngeriii bahwa gadis cantik dan polos itu bukanlah orang sembarangan dan tak bisa sama sekali menyinggungnya..
para penghuni kerajaan terutama kaisar pun tak lah syok kali pertama melihat dengan mata kepala sendiri kekuatan sang putri angkat tersayangnya...
salam hangat dari author 😍🤗 sehatt selalu dimanapun berada.. kita nex lagi yak..
dan jangan lupa baca novel baru author berjudul..
Membalaskan Dendam Diriku Yang Di Masa Depan
__ADS_1