Bangkitnya Sang Putri Kematian

Bangkitnya Sang Putri Kematian
Asap Merah


__ADS_3

Dan ketika Cecil masih menghidari serangan dari lelaki paruh baya itu tiba tiba dari kejauhan Asap Merah mulai menutupi hutan itu dan seketika semua terlihat Gelap.


"Xiobay dan Xiouer cepat tinggalkan tempat ini, ini sangat bahaya ini adalah pertanda Dewa Api sedang melintasi tempat ini dan jangan sampai terkena asap merah itu karena berbahaya kau akan terbakar!!" teriak lelaki paruhbaya itu dan seketika mereka pergi begitu saja meninggalkan Cecil dan wanita 1 itu.


Dan kini Asap Merah itu sudah sangat dekat, "Putri Cepat pergi dari sini ini sangat bahaya kau tak akan bisa selamat jika dewa api mendeteksi keberadaan mu" Bei berkata serius. "Jika aku pergi bagaimana dengan wanita ini Bei" kata Cecil bertanya. "Putri kau tidak akan bisa menyelamatkan wanita ini karena ilmunya sangat jauh dibawahmu dan kau hanya bisa menyelamatkan dirimu sendiri" kata bei lagi.


"Maaf bei aku tidak bisa begitu saja, kau bisa menolongku Bei" Cecil lagi, "Maaf putri dan bahkan kini aku tak bisa keluar dimensi karena asap merah itu sangat kuat aku tak mampu menolongmu, Putri cepatlah pergi jika sampai Dewa Api merasakan keberadaanmu itu sangat bahaya Dia akan melenyapkan Mu dia adalah Dewa kejam tanpa ampun pada siapapun!!" bei setengah teriak..

__ADS_1


Dan yah Asap Merah sudah dekat dan Cecil merasakan Tekanan Luar Biasa dasyat dan kini wanita itu sudah Tergetak akibat tekanan itu, tak mau buang waktu Cecil dengan Cepat dan bersusah payah mengalirkan Aliran Qi pada wanita itu apalagi dibawah tekanan dasyat itu Cecil sungguh berusaha Sekuat mampunya.


"Apa yang kau lakukan Putri dengan kau mengeluarkan aliran Qi sebesar ini keberadaanmu akan diketahui" Bei berteriak marah akan tetapi Cecil tak menghiraukannya setidaknya kalau ia tak selamat wanita ini harus selamat beserta ayahnya yang hanya mempunyai harapan pada wanita ini sebagai anak untuk sehat kembali.


Dan tepat saja setelah aliran Qi tersalur itu membentuk arai perlindungan pada wanita itu dan membawanya berlahan melesat menjauh sedang wanita itu hanya menatap Cecil dengan derai air mata karena tak bisa berkata apa apa lagi Seorang asing tak dikenal rela bertaruh nyawa mengantikan dan menolongnyanya..


Setelah selesai Cecil telah kehabisan tenaga apalagi tubuhnya mulai tertutup Asap Merah itu berlahan kesadaran berkurang dan pandangannya mulai gelap tubuh bergetar hebat ia berfikir mungkin ini adalah akhir kehidupannya tapi tetap ia merasa bersyukur dengan kehidupannya sekarang walw hanya berakhir sama begitu cepat itulah yang difikirkannya.

__ADS_1


Gerakan anggun berjalan tegap mendekati tubuh yang terbaring tak berdaya dengan mata yang terpejam indah seketika Dewa api memandang wajah yang tertutup cadar itu dan dengan tiupan kecil dari mulut Dewa api cadar itu terlepas dan terpampanglah kecantikan gadis yang sedari tadi tampak tak bergerak.


Sudut bibir lelaki itu tertarik tipis keatas pertanda ia tersenyum samar, di gerakkan jari telunjuk itu keatas dan di ikuti oleh tubuh mungil gadis itu kemudian melayang mendekat pada lelaki itu dan kini tubuh yang tengah tak sadar itu berada dalam pelukan lelaki tampan itu.


Cecil berlahan merasakan hangat diseluruh tubuhnya sangat nyaman dari perasaan terakhir kali tapi matanya sangat enggan terbuka dan Cecil merasakan belaian halus pada wajahnya dan dia menyukai itu.


sungguh sangat menyukai sentuhan itu dan Cecil kembali mencari kenyamanan dalam pelukan itu dan terlelap memasuki alam mimpi,lagi lagi senyum tipis itu muncul di wajah cantik lelaki tampan itu pertanda dia senang.

__ADS_1


Ntah kenapa Cecil tidak sedikitpun merasa was was atau takut dan bahkan curiga namun sebaliknya ia sangat menikmati itu.


tungguin kelanjutannya yah 😍salam hangat dari author🙏


__ADS_2