
"Salam, perkenalkan nama hamba adalah Houcun pengawal pribadi Dewi sebagai tuanku dan disini hamba hanya membantu Dewi untuk menjawab pertanyaan tersebut, hamba adalah utusan langsung dari Tuanku untuk menjaga Dewi sebagai calon permaisurinya yang tak lain adalah Putri Mahkota Cecil dari kerajaan ini!!
"Tuanku berkata kalian tidaklah berhak mengetahui identitas tuanku dan bahkan ada beberapa orang tidak pantas!!" ujar dingin Haocun dengan exspresi datarnya dan mengeluarkan aura mengintimidasi kembali semua orang meneguk salifahnya kasar.
Lain halnnya dengan Cecil yang tersedak mendengarkan ucapan Haocun dan wajahnnya kini dapat terlihat jelas oleh orang yang telah berwarna merah merona, terlihat jelas bahwa kini Cecil menahan malu bagaimana tidak Cecil terkaget akan itu jadi kesimpulannya adalah burung Phoenix itu juga adalah kiriman Dewa Api.
Wajah Cecil bertambah malu dan berfikir apakah itu artinya ia sudah menerima lamaran dari Dewa Api yang hanya sekali ia jumpai itu dan si Dewa api jugalah yang telah mengambil Ciuman Pertamannya waktu itu bukan?
Sungguh Cecil tidak tau harus menyembunyikan wajahnya dimana karena semua orang tetap memperhatikannya dan Houcun yang telah beberapa saat menghilang begitu saja, Cecil juga tak bisa mengungkapkan identitas lelaki itu sebagai Dewa bukan, itu tidak mungkin ia katakan.
Dan orang orang kemabali berfikir sekuat apakah kekasih Putri mahkota tersebut mengapa mereka bahkan ada yang tidak pantas mengetahui identitasnnya namun akhirnnya mereka mengambil kesimpulan bahwa identitas lelaki itu bukanlah sembarangan mengingat Houcun yang sebagai pengawal pribadi Cecil berada di ranah Level legenda, itu sangat mengejutkan mereka.
__ADS_1
Para Raja muda pangerqn dan lelaki bangsawan lainnya pupus sudah harapan mereka bahwa gadis yang ingin mereka pinang ternyata sudah mengikat hubungannya dan kini Putri Mahkota Cecil adalah tunangan atau calon permaisuri seseirang yang bahkan identitasnya sangatlah misterius.
Mereka juga tak mau mengambil tindakan lagi atau sudah benar benar pasrah bagaimana tidak bahwa mereka akui kini saiangan mereka tidak tau sekuat apa yang jelas itu membuat mereka tak ingin memprofokasinnya.
Wajah wajah kecewa yang terlihat jelas dan wajah wajah amarah itu namun apa daya tetaplah mereka tak bisa berbuat apapun dan kenyataannya memang begitu nagaimanapun mereka harus belajar Ikhlas untuk merelakannya.
Setelah hal menegangkan itu terjadi akhirnnya pestapun selesai dengan mereka yang nembawa kekecewaan terutama adalah Putra Mahkota Linyi yang sangat kecewa dengan kenyataan yang barusan ia ketahui, pupus sudah harapannya dan kini ia akan benar benar kehilangan orang yang ia cintai.
Dan kini sayatan luka itu benar benar menoreh di hatinnya dan yah kata penyesalan itu slalu datang terlambat , karma itu slalu berlaku lebih kejam dari yang di bayangkan, sungguh sangat membuat dada sesak dan sakit walau tak berdarah.
Keadaan istana kembali seperti semula begitu pula Cecil yang kini berada dalam vaviliunnya dengan masih perasaan yang campur aduk, jujur kalau ia merasa sangat bahagia namun ia juga merasa penasaran mengapa sang Dewa api bisa melakukan hal itu dan ucapan sang Phoenix mengenai takdir sungguh membuat banyaknnya pertannyaan di benak Cecil.
__ADS_1
Setelah bersih bersih Cecil pun istirahat dan tak tunggu lama Cecil terkelap karena memang ia sudah sangat kelelahan akibat panjangannyqla yang terjadi di aula pesta malam ini, Cecil memasuki alam mimpi dan di dunia luar jendela Cecil terbuka ileh angin dan sesuattu cahaya merah masuk ke dalam biliknnya dimana Cecil berada.
Cahaya merah itu berlahan menampilan wujud agung Lelaki yang sangat tampan dengan hanfu putih mengerai tertiup angin dengan tatapan lekat pada gadis yang sudah berada dalam alam mimpinya.
Ya dia adalah Dewa Api yang kini berada dalam kamar Cecil dan berlahan mulai mendekat dan semakin mendekat, Dewa Api mengelus kembut pipi Cecil dengan tersenyum penuh kerinduan pada Cecil dan berlahan pula Dewa api merebahkan tubuhnya di belakang tubuh Cecil yang tengah tidur menyampung dan memeluk Cecil yang terlihat nencari posisi nyaman pada pelukan Dewa api.
Dewa api menerawang jauuh setelah penantiannya yang sangat panjang akhirnya ia bisa melihat wajah wanita yang ia cintai lagi, namun sayangnnya Cecil tak mengingatnnya sebagai seseorang yang sangat ia cintai di ribuan tahun silam hingga waktu memisahkan dan takdir mempertemukan mereka kembali.
Dewa Api hanya tersenyum tipis dan menenggelamkan kepala Cecil dengan lembut pada bagian dadanya, sang Dewa Api terus memperhatikan wajah Cecil di setiap incinya dan Cuuup mendaratkan kecupan hangat di kening Cecil hingga beberapa menit.
Hallo maaf telat up yah 😍 salam hangat dari author dan jangan lupa coment atau masukan yah 🤗
__ADS_1