Bangkitnya Sang Putri Kematian

Bangkitnya Sang Putri Kematian
Kesempatan ke 2 Haxiolu


__ADS_3

Setelah menghilangnya Haocun. Cecil tetap dengan wajah tenangnya dan itu berhasil membuat kemarahan Haxiolu meledak dan berniat membunuh wanita bercadar ya itu Cecil. akan tetapi sebelum itu Cecil berkata" Bapak tua jika kau ingin bertarung denganku jangan disini kasihan warga akan terkena dampaknya.".


"Baiklah akan ku ikuti kemauanmu anak kecil." Haxiolu mendengus tak suka. dan akhirnya Cecil dan Haxiolu pergi ke arena pertarungan di tengah balai kota yang tak terlalu jauh.


Dan itu semua di ikuti oleh warga tentunya untuk menonton. Xanran dan ayahnya juga ikut dan tentunya masih dalam perlindungan Arai bergerak yang Cecil ubah agar bisa melindungi mereka dalam keadaan apapun.


Itu Cecil lakukan bukan tanpa alasan mengingat Haxiolu adalah orang yang memang sangat licik dan serakah. Sesampainya di Rena pertempuran dan di ikuti oleh warga lainnya.


berita itu tersebar dengan cepat hingga para bangsawan mulai berdatangan dan juga para penatua yang sebenarnya akan membiarkan apapun yang dilakukan Haxiolu. mengingat kekuatan Haxiolu dan para pendukungnya maka tak akan ada sembarang orang yang mencari masalah terhadapa Haxuolu.


"Aku akan membuat mu menyesal bocah" Haxiolu berkata mantap. Cecil hanya menampilkan senyum smirknya dan kemudian berkata "Dengan senang hati jika kau mampu pak tua."


Haxiolu sudah sangat geram pada Cecil. "Jika aku menang kau akan ku buat penghangat ranjang bagi yang menginginkannya" Haxiolu berkata sombong. Cecil yang mendengar itu sebenarnya merasa marah akan tetapi dia mencoba meredamnya.


Begitu juga dengan Haocun Bei dan Mei. tapi bagaimana mereka akan tetap diam sebelum ada perintah dari Cecil. "Kau terlalu percaya diri. Arogant dan Sombong. kau lupa pak tua di atas langit masih ada banyak lapisan langit." Cecil sedikit tersenyum.


"Baiklah jangan banyak tanya mari kita mulai!." Haxiolu berkata tak sabar. "Mulailah dulu dan ingat kerahkan semua kemampuan mu pak tua dan jangan salahkan aku. kau yang memulai menantangku!!." Cecil acuh tak acuh.


Dengan amarah Haxiolu mulai menyerang Cecil bertubi tubi tanpa tempo waktu Haxiolu terus menyerang secara membabi buta..

__ADS_1


Booommm


Booommm


Booommm


Booommm


Arena pertempuran tertutup asap akibat ledakan yang dilakukan Haxiolu kemudian asap hilang terbawa angin dan menampilkan gadis yang masih berdiri dengan tenang dan anggun.


Haxiolu sebenarnya sangat terkejud tapi keterkejutan itu berubah menjadi sebuah amarah. bagaimana mungkin gadis yang tak ada aura kultivasi sedikitpun bisa menahan serangannya.


"Sudah kukatakan pak tua mulailah dengan Sekuat tenagamu!" Cecil dengan datar. Haxiolu mulai lagi bahkan kini ia memutuskan mengeluarkan Beasd Spiritnya ya itu Kadal Hitam Beracun tingkat kekuatan berada di emas level 2.


"Hahaha kenapa? kau takut gadis kecil hingga kau tak bergeming" Haxiolu terang terangan mengejek Cecil. "Pak tua apa kau yakin aku takut?" Cecil sedikit maju mendekat.


"Tentu saja bahkan bahkan kau tak memiliki Beasd Spirit" Haxiolu meremehkan. "Jangan meremehkan! bahkan tanpa Spiritku. kau belum tentu bisa membuat ku mundur beberapa langkah!"


Haxiolu benar benar marah mendengarkan kata kata Cecil dan menyuruh Spiritnya untuk menyerang Cecil. dan dentuman itu terdengar lagi bahkan suara dan serangan itu sangat besar hingga memciptakan guncangan di pijakan mereka.

__ADS_1


Cecil melayang keatas menghindari serangan tersebut. dan menapaki kakinya lagi ke tanah. "Sekarang giliranku!" Cecil maju dan melambaikan tangannya dengan tubuh yang memutar. dalam putaran itu tercipta sudah Aliran Qi bening di tangan Cecil dan.


Whoosssssh


Booommmmm


ledakan yang sama besar dan kuatnya melayang kearah Haxiolu dan dia terlempar dengan Spiritnya dan mengeluarkan seteguk darah segar. "Baru segitu saja kau sudah kalah pak tua." Cecil tersenyum simpul."Perbaiki sifat mu dan jadilah kebanggaan desa Giok ini. jika tidak aku tak keberatan membunuhmu hanya saja aku masih memberimu kesempatan kedua dan terakhir. fikirkan dan renungkan!!"


Cecil beranjak pergi dan di susul oleh Xanran dan ayahnya. Xanran dan ayahnya sangat kagum pada Cecil padahal mereka juga tak merasakan aura kultivasi tapi yah spa sangka hanya dengan satu serangan dan satu tangan langsung merobohkan petarung master level mas. itu adalah sesuattu yang luar biasa.


Begitu juga Haxiolu dan mulai berfikir jika gadis itu saja mampu merobohkannya yang petarung master level 2 emas dengan satu serangan tangan maka bagaimana kabar kekuatan gadis itu yang sebenarnya. dan Haxiolu diam diam bergidik ngeri dan teringat kembali pemuda bernama Haocun yang memperingatinya.


Pemuda itu memiliki tingkat kultivasi master tahap akhir ya itu emas level 11. itu adalah kekuatan yang sangat mengerikan dan itu pertama kali Haxiolu melihat seseorang di tingkaat master akhir dan tiba tiba Haxiolu teringat kembali bahwa pemuda itu bahkan membungkuk dan mamatuhi perintah gadis bercadar itu artinya..


Gadis itu memang lebih kuat hingga petarung master tahap akhir mematuhi perintah dan bahkan membungkuk. akhirnya Haxiolu benar benar Syok telah salah menyinggung orang dan beruntung gadis itu masih berbaik hati.


Sungguh kekuatan Haxiolu bukanlah apa apa jika di bandingkan dengan kekuatan gadis itu memikirkannya saja sudah membuatnya sesak dan berkeringat dingin.


Haxiolu berjanji tak akan mencari masalah dengan gadis itu dan akan memanfaatkan kesempatan yang diberikan gadis itu. dia harus menjalin hubungan baik dengannya dan mendapatkan kepercayaannya. itulah yang berada di fikiran Haxiolu.

__ADS_1


Tungguin kelanjutannya yah 😍🤗 salam hangat dari author 🤗😘


__ADS_2