Bangkitnya Sang Putri Kematian

Bangkitnya Sang Putri Kematian
Tak Dapat Merasakan Keberadaannya


__ADS_3

Setelah beberapa waktu akhirnya Haocun pun kembali untuk melaporkan hasil dari penyelidikannya. "Salam hamba Dewi?" ucap Haocun."Lanjutkan!" seru Cecil. "Dari hasil penyelidikan hamba Dewi bahwa orang yang tidak sebanding mengalahkan lawan yang memang bukan lawannya itu adalah sepupu dari orang itu"


"Ia melakukan itu memang sengaja karena merasa dendam pada lelaki itu yang tak lain sepupunya. beberapa bulan lalu ia masih di bawah kultivasi sepupunya itu namun hanya dalam 6 bulan terakhir ia mengalami peningkatan kultivasi selama 3 tingkat dan dari desas desusnya ia telah bergabung dengan klan iblis untuk membantu membalaskan dendamnya pada sepupunya. dan ketika ia kembali gadis yang menjadi hal permusuhan di antara mereka pun akhirnya memilih yang terkuat kembali''


Dia juga mengancam akan membunuh paman dan bibinya jika sepupunya tidak mau bertarung dengannya. itu saja dewi." Haocun menjelaskan panjang lebar pada Cecil. "Jadi dengan kata lain adalah ia di hianati dan harus menerima bahwa sepupunya itu membalaskan dendam pandangan dengan ancaman. begitu?" Cecil ingin tau tentunya.


"Benar dewi." Haocun kembali membungkuk. "Baiklah. Haocum amankan orang tuanya serta siapa saja yang bisa membuat itu menjadi ancaman. sekarang!" ujar Cecil. "Baik dewi. pamit undur diri" Haocun kembali menghilang. "Ternyata dugaan putri benar adanya." ungkap Mei pada Cecil.

__ADS_1


Ceci hanya tersenyum mwnanggapi kepolosan Mei. Ceci kembali fokus pada 2 pwtarung yang kini di hadapannya. dan mau tidak mau ia harus ikut campur karena memang lawan ini sudah tidak seimbang lagi. "Mei tunggulah disini!" seru Cecil pada Mei yang di mengerti oleh Mei tentunya.


Dan ketika tebasan aliran Qi besar itu kembali melayang pada pemuda itu dan sudah bisa di pastikan ia tidak akan dapat mengelak apalagi dengan konisinya yang memang sudah terluka parah. sungguh tak ada rasa iba di hati sang sepupunya itu.


Cecil kembali mengkepalkan tangannya ia sudah sangat geram. dan ketika tebasan aliran Qi sudah dekat dengan pasti aliran Qi lainnya mehancurkan seketika dan terdengar bunyi dentuman itu. semua orang yang menyaksikan sungguh sangat kaget bahwa mereka tidak dapat merasakan aliran Qi yang yang datang dengan melesat secara tinggi hingga orang orang terkuat disana juga tak dapat merasakan auranya.


Cecil hanya tersenyum simpun di balik cadarnya itu dan masih dengah keadaannya yang tenang tentunya. lelaki tampan yang sudah tergeletak merasakan akibat serangan Qi dari sepupunya itu hanya meringis mencoba mempertahankan rasa sakitnya yang ia rasakan luar biasa.

__ADS_1


"Siapa yang coba coba menghalangiku!!" ujar lelaki berhanfu hitam itu. walawpun jauh di dalam hatinya ia merasakan takut namun sayang gengsi di hadapan orang tidak dapat mengendalikan alam fikiran dinginnya. ia takut harga dirinya akan jatuh di hadapan orang orang hebat yang juga tengah berada disana.


'' Baik.. tidak ada yang jawab kan.!" ucapnya lagi. dan merasa kesabarannya sudah cukup dan dengan amarahnya ia kembali mengumpulkan aliran Qi me4ah yang jauh lebih besar di awal dan melesatkan begitu saja pada sepupu yang ingin ia siksa tersebut.


Namun tetap saja hal yang ke dua kali terulang kembali. dan lagi lagi orang orang hebat itu semakin yakin bahwa orang yang kini diam diam menolong itu adalah bukan orang sembarangan. bahkan ia tak dapat merasakan sedikitpun auranya. sungguh mereka sangat pebasaran sehebat apakah orang itu. dan siapakan gerangan? begitulah kira kira isi dalam kepala mereka masing masing.


Maaf ya author baru up karena author gak bisa mikir lagi gimana buat alur ceritanya 😭😭 maafkan author 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2