Bangkitnya Sang Putri Kematian

Bangkitnya Sang Putri Kematian
Cahaya Merah Penyampai Pesan


__ADS_3

Semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut hening dan memalingkan penglihatan mereka pada pintu aula yang mulai terbuka dan semakin terbuka lebar. tentu saja karena sudah dua tahun belakangan ini mereka tidak pernah melihat putri mahkota kerajaan barat kecil dan dua tahun pula berita tentangnnya yang menjelajah telah tersebar luas hingga kepenjuru benua.


Dan kini mereka akan melihat bagaimana rupa putri mahkota setelah dua tahun tak terlihat dan tamu tamu jauh pun begitu karena selama ini mereka hanya mendengar rumor akan kecantikan dan kejeniusan putri mahkota tersebut dan kini mereka punya kesempatan melihat dan bertemu langsung. tentu saja itu momen yang paling menegangkan untuk seluruh kaum adam.


Deeg deeg deeg dada putra mahkota Linyi seakan terpacu kencang merespon akan kegugupannya bertemu lagi dengan mantan tunangan yang dulu ia sia siakan tersebut. gadis yang kini mampu membuatnya menyesali akan kebodohannya. gadis yang kini mampu membuat ia bahkan bertekuk lutut. gadis yang membuatnya hilang semangat dua tahun terakhir. gadis yang mampu meluluh lantakkan hatinya. sepasang kaki indah terayun anggun wajah tegap dengan exspresi datar mulai terlihat di pelupuk mata semua orang.


Hembusan angin malam melayangkn gaun putih bersih itu dan merentangkan helei demi helai anak rambut panjang nan hitam bergelombang menari nari mengikuti irama angin semilir malam seakan menambah daya pikat kecantikan nan luar biasa. semua orang sejenak diam hening terpaku oleh sosok yang sangat luar biasa indah di hadapan mereka.

__ADS_1


Baik para kaum hawa apalagi kaum adam dan keadaan itu membuat mereka seketika syok hingga dapat dilihat wajah mereka bersemu merah dengan tatapan memuja yang luar biasa. begitu juga para keluarga kerajaan sang raja yang tak lain adalah ayahanda Cecil pun tak luput dari wajah merona di ikuti oleh ketiga kakaknya. bangga akan putri tersayang dan adik tercinta. sungguh kecantikan yang mampu membuat seluruh benua hancur untuk memperebutkannya.


"Heeem" akhirnya Mei sang dayang pribada Ceci berdehem untuk menyadarkan orang orang. Seketika tersihir oleh deheman Mei akhirnya mereka serentak membungkuk atau menunduk sedikit memberi salam. begitu juga dengan Cecil hanya mengangguk dan berjalan menuju ke hadapan sang raja. "Salam ayah. ibu. gege dan jiejie sapa Cecil dan sedikit tersenyum simpul. "Silahkan putriku." jawab raja.


Dan para ibu menarik tangan Cecil putri mereka untuk duduk bersama mereka dan berkumpul. namun tetap saja sang putri mahkotalah kini menjadi pusat perhatian dan beberapa pria yang berstatus raja muda tersenyum smirk dengan pandangan mengarah pada Cecil. walaupun Cecil tau namun ia tetap tenang karena ia sudah bertekad ia tak bisa di paksa oleh siapapun.


"Saya akan melakukannya yang mulia" ucap seorang yang berada di samping pria tampan itu. "Tidak perlu!" ujarnya kemudian dan beralih mengambil sehelai rambutnya. rambut itu kemudian mengambang di udara dengan pusaran cahaya merah "Pergilah sampaikan amanah ku!".

__ADS_1



ucap lelaki yang disebut yang mulia tadi dan kemudian kumpalan cahaya merah itu merambah keluar dengan kecepatan kilat menuju kerajaan barat kecil.


Siapa yah yang ngirim cahaya merah buat sampaikan pesan??


tebak boleh ? πŸ€—

__ADS_1


Hallo kekawan πŸ˜… tungguin kelanjutannya yah salam hangat dari author 😍 buat yang mau kasih masukan boleeh bangat lho jangan sungkan sungkanπŸ€— episod selanjutnya kita masukin beberapa gambar yah. 😍


__ADS_2