
Alhamdulillah bang gala sudah pulang. Ternyata ayah mertua dan bang gala langsung kembali setelah bertransaksi dan tidak beristirahat terlebih dahulu di sana,sudah begitu larut saat bang gala datang, tidak ada pembicaraan apapun dan kami semua memilih untuk beristirahat untuk melakukan aktivitas besok, karena sudah banyak rencana rencana yang akan di kerjakan.
Fajar telah menyapa, bahkan anak anak telah bangun terlebih dahulu sebelum subuh, kadang jika di waktu waktu seperti ini, sering terbesit dalam pikiran meskipun aku sangat ingin suamiku bang gala mencari pekerjaan, namun kondisi ini kadang membuatku tersadar bahwa keberadaannya di sampingku bisa membantu bergantian menjaga dan mengurus anak anak.
Hari ini aku dan bang gala berencana untuk membeli bahan bahan untuk persiapan berdagang. Pagi pagi sekali kami pergi ke pasar bahkan anak anakpun belum ada yang mandi, karena mengejar bahan bahan takut kehabisan jika terlalu siang.
" Bang, kita belanja apa saja hari ini?". Aku menanyakan rencana belanja hari ini ke bang gala
__ADS_1
"Semuanya saja sayang, apa yang ingin kamu jual yang ada dalam menu, tulis semua apa saja bahan bahan yang di perlukan". Jawab bang gala
"Baiklah bang aku catat dulu agar tidak lupa jika di dalam pasar nanti". Jawabku
Aku termasuk orang yang pelupa apalagi jika sudah terdesak di tempat keramaian, maka dari itucatatan ini sangat penting, dan sangat di butuhkan di pasar nanti, aku berangkat sendiri ke pasar karena bang gala menemani anak anak dirumah, karena tidak memungkinkan membawa anak anak ke tempat ramai seperti itu. Tidak terasa sudah 3jam lebih aku sudah mengelilingi pasar karena aku termasuk warga baru jadi tidak begitu hafal tempat tempat yang akan aku tuju. Setelah dirasa semua bahan sudah di beli, aku memutuskan untuk kembali kerumah, ternyata anak anak sudah mandi di batu oleh ibu mertuaku alhamdulillah sedikit ringan pekerjaan ini karena banyak yang membantu.
" Bagaimana kalau kita belajar dulu membuat satu persaru dari menu menu ini sayang, kan kita juga perlu tester bagaimana hasilnya nanti". Bang gala memberi pendapat bahwa aku harus membuat terlebih dahulu apakah akan berhasil atau tidak nantinya dan aku menyetujuinya.
__ADS_1
" Baiklah bang, ayo kita mulai". Jawabku memulai membuat satu persatu dari menu yang akan dijual
Menu menu yang akan aku jual antara lain adalah, sosis crispy, sosis telur, sosis bakar, stik sosis ya 90% bahan yang digunakan adalah sosis namun dibuat berbagai macam variasi. Setelah beberapa jam berkecimpung di dapur membuat semua menu akhirnya selesai juga, alhamdulillah anak anak juga tidak rewel bermain dengan nenek dan kakeknya. Aku hidangkan menu yang berhasil aku buat kepada seluruh anggota keluarga, dan menanyakan pendapat mereka apakah ada kekurangan dari menu menu ini atau sudah pas.
" Ini bang, pak, buk silahkan di coba". Aku menawarkan seluruh hidangan menu kepada bang gala, ibu mertua, dan ayah mertua.
Setelah mereka mencicipi satu per satu hidangan, mereka mulai berdiskusi dan bahkan sedikit berdepat kala ada beda pendapat, namun syukur alhamdulillah dari keseluruhan mereka mengatakan sudah pas. Akhirnya aku sudah siap dengan dagangan ini, tinggal menentukan harga harga untuk setiap menu dan takaran porsi karena target jualan kami adalah anak anak, namun tidak menutup kemungkinan kalau para orang tua juga datang membeli.
__ADS_1