Beneran Cinta

Beneran Cinta
02


__ADS_3

Dengan perasaan gondok, Jiwon  meninggalkan mereka. Dipikirannya kini sedang kalang kabut, ia tidak menyangka kalo Seojoon akhirnya menduakan cintanya.


Tanpa Jiwon sadari, dibelakang Seojoon mengikutinya. 


"Won, denger gue dulu dong" ucap Seojoon, memohon.


"Apa? Gue udah denger semuanya, jadi gue gak butuh penjelasan apa pun lagi." tolak Jiwon dengan mata melotot tajam.


"Jiwon please, kali ini lo denger gue sekali aja" pinta Seojoon yang kembali mengejar langkahnya.


"Ngapain sih lo ngikutin gue? Kita kan udah," ucapnya terputus saat Seojoon menarik tangannya, erat.


"Woni.. Tadi gue cuma bercanda kok sama Minyoung, sumpah!" Seojoon berkilah.


"Hahahaha.. Bercanda lo bilang? Lo kira gue anak SD yang bisa elo bohongin? Bahkan jaman sekarang anak SD pun udah pinter soal percintaan, jadi selingkuh ya selingkuh aja." protes Jiwon, "Lagian elo kan yang mau kita putus? Iya udah putus sekarang, mau apa lagi coba? Lagian gue udah muak sama tingkah lo itu." tegas Jiwon dengan mendorong Seojoon.


Dengan kesal Jiwon masuk kedalam mobilnya dan melaju kencang.


"Won.. Woni..!" teriak Seojoon mencoba mengejar lajuan mobil dengan kedua kakinya, namun sayang tak terkejar.


"Akhh.. Sialan.." pekik Seojoon seraya kembali kedalam kampus. 


Dalam perjalanan pulang, Jiwon masih kesal dengan perlakuan Seojoon yang telah menduakannya, terus memaki-maki mantan kekasihnya itu.


"Dasar cowok gak punya hati, cowok bajingan, buaya darat. Gue gak abis pikir dia tega lakuin ini ke gue.."


"Tuhan makasih udah buat mataku terbuka kalo Ojun itu gak baik buatku.." gumam Jiwon bersyukur.


Sesampainya di rumah. Jiwon langsung menuju kamarnya untuk mandi, agar beban dalam hatinya hilang. Setelah berendam cukup lama kini Jiwon  terlihat lebih segar kembali.


"Woni.. Makanan udah siap, turun sayang!" teriak Rosa, ibu dari Jiwon.


"Iya mah! Bentar lagi aku turun!" timpal Jiwon.


Tidak lama ia turun dan menuju meja makan yang telah terhidang beberapa masakan lezat diatas meja.


"Ah.. Lega juga!" seru Jiwon yang langsung duduk.

__ADS_1


"Lega kenapa sayang? Pulang kok gak temuin mamah dulu?" tanya Rosa seraya mencubit pipi gemas.


"Maaf ya mah, abis Woni pengen langsung mandi biar jiwa ini normal lagi!" Jiwon bersalah, dengan memegang tangannya.


"Emang kamu ada masalah apa?" tanya Rosa, menyelidik.


"Biasa mah, lega karena Jiwon udah lepas dari Seojoon" aku Jiwon.


"Loh kenapa?"


"Dia selingkuh selama ini mah, jadi Woni putusin aja" ungkap Jiwon, santai.


"Keliatannya kamu gak sedih?"


"Kenapa harus sedih mah?"


"Biasanya cewek jaman sekarang kalo putus apa lagi diselingkuhin itu bakal galau berat" jelas sang ibu.


"Woni bukan cewek ABG yang baru kenal cinta mah, ngapain galau berlarut-larut cuma demi cowok berengsek kayak dia" bijak Jiwon.


Tit.. Tit.. Tit..


"Baik.. Aku lagi di Jakarta, ketemuan yuk?" pinta Marni.


"Boleh dong, kok tumben kamu kesini?"


"Anakku pindah kuliah kesini, jadi ada kesempatan ketemu kamu"


"Besok aku tunggu, bye!"


"Siapa mah?" tanya Jiwon.


"Temen lama mamah, dia mau ajak ketemuan"


Jiwon mengangguk paham, "Oh ya mah, Jiwon mau ke mall boleh ya? Sekalian ilangin sisa-sisa pait" merajuk.


"Tapi awas jangan sampe larut malem baru pulang"

__ADS_1


"Siap mah.. emuah.." kecup Jiwon dan berlalu pergi.


Didalam mobil. Sepanjang perjalanan Jiwon asik menikmati musik dengan sesekali bergoyang mengikuti irama musik.


Tak terasa kini dirinya telah sampai di mall, sejenak ia terdiam sebelum masuk kedalam. 


"Ngapain yah enaknya? Mmm.. mending belanja deh" gumamnya dengan kembali melangkah


Saat asik berbelanja mata Jiwon  tercengang melihat sosok Seojoon  bersama wanita digandengannya.


"Baru tadi pagi sama Minyoung, sekarang udah sama cewek lain. Dasar buaya darat, untung gue gak cinta mati sama dia" ringis Jiwon.


Tak sengaja Seojoon menoleh arah Jiwon dan melihatnya.


"Jiwon?" teriak Seojoon.


"Upsh. Mati gue.." gerut Jiwon dengan berlari kencang.


"Kenapa dia harus liat gue sih?" keluh Jiwon sebal.


"Woni, please lo dengerin gue dulu" pinta Seojoon.


"Udah deh Jun, gue gak butuh penjelasan lo lagi, udah cukup gue liat lo sama Minyoung" tolak Jiwon dengan terus menghindarinya.


"Won.. Itu gak seperti yang lo duga"


"Terserah lo mau mau jalan sama siapa pun gak masalah, kita kan udah putus Jun" Jiwon mengingatkan.


"Tapi Won, gue masih sayang sama lo, gue masih cinta sama lo" aku Seojoon dengan menarik tangannya.


"Persetan sama cinta lo, gue gak butuh cinta lo lagi Jun" tegas Jiwon menepis tangannya, dan kembali lari menjauh darinya.


"Won.. Woniii.." teriak Seojoon yang masih ngejar.


Jiwon terus berlari dengan sesekali melihat kebelakang memastikan Seojoon tidak mengikutinya. Tetapi, tiba-tiba saja,


BRUK...

__ADS_1


"Awh.."


__ADS_2