Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Gugup 1.


__ADS_3

-


-


-


-


Dirumah besar kusuma.


.


.


.


Mobil Isal masuk ke area rumah kusuma.


"asalamualaikum! sambil teriak."Diana.


"waalaikumsalam, gausah teriak teriak juga"Wilda.


Diana menoleh ke sebelah Diana.


"eh ini Isalkan ko udah besar gini kamu dulu kecil sekarang, wow.. Ganteng tinggi lagi"wilda sambil memegang pipi Isal ga nyangka.


"ehem..."Wira mendehem.


"Disini masih ada suami,ngelus ngelus cowo lain di depan mata lagi"Wira.


"eh papa,gitu aja cemburu malu ah sama yang muda".wilda.


"kamu kapan ke indo"wira.


"tadi siang om, langsung jemput Diana dah kangen"Isal sambil lirik Diana.


"idih..."Diana ngebigidig.


"kamu berapa lama di indo"Wilda nanya


"cuma lima hari aja, soalnya aku tinggalin semua pekerjaan kantor jadi bakal banyak kalo lama lama di sini."Isan


"eh om tante aku boleg ga tinggal sementara di apartemen milik om dan tante,soal nya belum punya tempat tinggal."Isal


"boleh lah kenapa engga."Wira


"makasi ya om"Isal


wira menanggapi dengan senyum.


"gih kamu mandi dulu ke atas"Wilda ke Diana.


"iya mah"Diana sambil berjalan menuju ke kamarnya.


-


-


-


_

__ADS_1


_


Selesai mandi diana kembali ke bawah.


"eh Di, kania ke mana ya belum pulang"Wilda ke diana.


"alamak...Kania aku lupa ga jemput"Diana panik


"trus sekarang kania di mana udah sore juga belum balik"Wilda panik


"tenang ma Kania pasti pulang bentar lagi"Wira menenangkan.


"aku akan cari kania bareng Diana"Isal.


"Iya oyo"Diana beranjak pergi.


Tapi belum mereka pergi ada yang membuka pintu rumah.ternyata kania.


"kania kamu dari mana aja"Diana kawatir.


"Dari pelanet, ya di sekolah lah nungguin kaka lama banget,"Kania sambil cemberut.


"kamj kesini naik apa"Diana


"naik kuda terbang,ya naik bus lah kan kakak lama Banget sampe kaki aku pegel"Kania


"Ya mangap... kaka lupa"Diana sambil senyum tanpa dosa.


"Au ah..."Kania ngambek


"Udah dong jangan ngambek nanti malem kita jalan jalan deh sama ka Isal"Diana membujuk.


"Hah ka isal kan lagi di Hongkong masa kita harus ke hongkong"Kania masih cemberut.


"hah ka isal ko ada disini,ko ga bilang aku dulu"Kania sambil memeluk Isal.


"dadakan kania laknat."Isal


"Ih ko bahasa lama di bawa bawa."Kania cemberut.


Yang ada di situ pun ketawa terkekeh melihat tingkah mereka berdua.


-


-


-


-


-


Malam hari.


21.00


"ka ayo kita jalan jalan"Kania meneui diana di kamar.


"Kaya nya ga bisa, kapan kapan aja deh soalnya ka Isal nya pergi kerumah temennya"Diana menjelaskan


"agh. kakak mah ga seru"Kania cemberut.

__ADS_1


"Ga usah ngambek dong besok kakak beliin es krim deh"Diana membujuk.


"Janji ya ga boghong lagi,"Kania sambil menatap Kakanya.


"Iyah kaka janji".


-


-


-


-


-


"Ba semuanya jadi 300 ribu."cewe parubaya yang ada di kasir supermarket.


"aggh... lupa bawa dompet lagi, gmna ya"Nadia sambil bingung.


"ini bu uangnya."Tiba tiba seorang cewe memberikan uang merah 3 lembar.


Nadia menoleh melihat cowo itu,Nadia seketika bengong ternyata cowo itu Rizal temen se sekolahnya.


"Eh makasih ya, jadi ngerepotin nanti aku ganti deh"Nadia sambil keluar dari supermarket.


"eh ga usah di ganti lah gue iklas ko"Rizal menatap Nadia.


mereka bertatapan beberapa menit.


'*Hah gua kenapa , ko Rizal ngeliatin gue jantung gue deg degan sih, jantung plis berhenti ,bisa bisa jantun gue loncat nih'batin Nadia


'ko gue natap mata dia,jantung gue deg degan sih kaya mau maraton aja di jantung'Batin Rizal.


Haha... ada ada aja mereka jantung mana ada yang loncat kebayang ga tuh loncat ama lari maraton dasar Nadia,Rizal hahahaa*.....


Lanjut...


Mereka pun tersadar,


"eh i-iya deh gue ga bakal gu-gue ganti kalo lo iklas" Nadia dengan gugup


"I-iya"Rizal juga gugup.


'agh gua kenapa jadi gugup gini'


Seketika hening mereka tidak ngomong sepatah kata pun.


"eh lo pulang sendiri,ga takun udah malem loh udah jam 22.00 malam ga baik lo cewe pulang sendiri malem"Rizal sambil meririk Nadia.


"eh iya gue pulang sendiri,Udah biasa ko"Nadia.


"Gue anterin aja ya,Ga ada penolakan."Rizal.


Nadia belum ngejawab tapi tangan nya udah di tarik oleh Rizal.Nadia pun pasrah dan masuk ke dalam mobil.


-


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2