
Setelah mendengar jawaban kayla yang setuju arvin hanya tersenyum kecut dan berjalan keluar dan disusul kayla, sedangkan kayla dengan cepat membereskan buku-bukunya dan berjalan mendahului arvin,
Arvin hanya tersenyum kecut melihat gadis yang mendahuluinya itu.
Setelah sampai di depan gerbang sekolah, seperti biasa kayla menunggu angkot yang lewat, namun sepertinya kayla tidak beruntung dan harus berjalan kaki lagi.
“Kayaknya gue harus jalan kaki lagi... Gumam kayla dan membuang nafas panjang
Tanpa kayla sadari ada sepasang mata yang memperhatikan dari kejauhan, orang itu adalah arvin. Saat arvin hendak melajukan motornya tanpa sengaja ia melihat gadis yang tak asing baginya sedang berdiri di depan gerbang.
“Itu bener.. Mau jalan kaki... Suara seseorang yang sedang memperhatikan kayla dari parkiran.
Tanpa pikir panjang arvin segera mengikuti kayla yang mulai berjalan, di perjalanan terlihat sesekali kayla meneguk air mineral yang dibawanya dari rumah sedangkan arvin masih mengikuti kayla dari kejauha.
Tak selang waktu lama ada sekumpulan preman yang berjumlah 4 orang dan berjalan mendekati kayla
“Hai cantik, pulang sekolah ya.. Mau abang anterin.. Suara salah satu preman sambil berusaha memegang tangan kayla
“Jangan sentuh gue.. Jawab kayla dan berusaha menghindar dari preman itu
“yuk abang anterin pulang.. Jawab salah satu dari mereka yang kembali berusaha meraih tangan kayla
Arvin yang melihat kejadian itu mulai geram dan segera melajukan motornya menghampiri preman-preman itu, Saat arvin berhenti kayla yang mendengar suara motor ia segera mencari sumber suara begitu juga dengan para preman-preman itu
“Arvin.. Tolong... Suara kayla yang masih mencoba melepaskan tangannya dari preman itu, Arvin menatap kayla yang kesakitan dan kemudian kembali menatap preman-preman dihadapannya,
“Lepasin tangan kotor lo.. Sentak arvin dengan menatap tajam kearah preman itu
“Eh bocah.. Lo gak usah ikut campur... Jawab preman yang mencengkram tangan kayla
“Gue bilang lepasin... Sentak arvin untuk kedua kalinya
“Bocah sialan... Jawab preman itu dan melepaskan tangan kayla dan berjalan kearah arvin
Arvin dengan cepat menarik tangan kayla kebelakang
Akhirnya perkelahian terjadi, arvin mendaratkan pukulan dan tendangan miliknya begitu juga dengan preman-preman itu, setelah cukup lama mereka berkelahi akhirnya ke 4 preman itu jatuh kemudian lari dari hadapan arvin
__ADS_1
“Lo.. Lo gapapa... Tanya kayla yang melihat wajah arvin terdapat banyak luka, dan ujung bibirnya yang mengeluarkan darah
“Sini.. Lo duduk dulu.. Gue obatin luka lo... Jawab kayla yang sedikit khawatir
Belum sempat arvin menjawab pertanyaan kayla sudah menariknya agar duduk, dan kayla segera mengambil p3k didalam tasnya, dan segera membersihkan luka di wajah arvin
“Awww, Pelan dikit Suara arvin yang kesakitan
“Sakitnya.. Maaf.. Jawab kayla yang meniup luka di wajah arvin, tanpa sadar wajah kayla dan arvin hanya berjarak beberapa senti saja
“Cantik... Batin arvin saat kayla membersihkan lukanya, kayla yang sadar arvin menatapnya ia langsung menjauhkan wajah laki2 dihadapannya dan seketika membuatnya tersadar dari lamunannya.
“makasih.. Jawab kayla dengan suara pelan
“Untuk? Jawab arvin singkat
“Yang tadi... Jawab kayla yang masih tertunduk
“Gue cuma gak mau peliharaan gue kenapa2 dan gue juga yang repot... Jawab arvin datar
“Dasar muka songgong.. Nyesel gue udah berterima kasih.. Batin kayla
“Ngomong apa lo... Jawab arvin yang seperti mendengar sesuatu
“Ga ngomong apa2... Lo gapapa kan! kalo gitu gue pergi... Jawab kayla yang beranjak dari duduknya
“Mau kemana loh? Gue anterin lo pulang... Jawab arvin datar dan berjalan kearah motornya
“Gausah gue bisa pulang sendiri... Jawab kayla ketus
“gaada penolakan.. Inget aib lo masih digue... Jawab arvin yang menunjukkan ponselnya
“Naik... Jawab arvin singkat
“Iya... Jawab kayla dengan singkat, dengan terpaksa kayla naik ke motor milik arvin
“Masih jauh? Tanya arvin diperjalanan
__ADS_1
“Dikit lagi... Jawab kayla singkat, selama di perjalanan tidak ada pembicaraan lagi
“Stop... Jawab kayla singkat dengan segrera arvin menghentikan motornya
“disini... Jawab arvin dan melihat rumah kayla
“Iyah.. Jawab kayla yang mulai turun dari motor
“Lain kali jangan jalan sendiri lagi bahaya... Jawab arvin sebelum melajukan motor miliknya
Keesokan harinya disekolah
Kayla sudah berada di kelasnya dan murid-murid lainnya kecuali arvin, padahal jam sudah menunjukkan pukul 07:30.tak lama arvin yang baru datang dan berjalan memasuki kelasnya dengan wajah yang banyak terdapat luka dan melirik kearah kayla
“Vin.. Itu muka kenapa bonyok semua... Tanya tio saat arvin sudah duduk di kursiya
“Gara2 nolongin kucing... Jawab arvin yang menatap kearah kayla
Kayla yang mendengarnya hanya melirik kearah arvin sekilas,dan Kayla beranjak dari kursinya dan menuju kearah arvin lalu meletakkan buku dihadapannya, tanpa mengatakan apapun ia kembali duduk ditempatnya.
“Kring.. Kring.. Kring.. Suara bel istirahat berbunyi
Seperti biasa kayla dan rosa akan pergi ke kantin, arvin yang melihat 2 gadis itu berjalan tudak ada niat untuk menganggunya hari ini.
“Sebenarnya tuh muka kenapa? Dan tadi kenapa lo ngelirik kayla? Tanya tio penasaran
“Tanya tuh satu satu, main nyerocos aja tuh mulut... Jawab arvin
“Yaelah vin cepet cerita... Timpa rayhan tak mau kalah
Akhirnya arvin menceritakan kejadian kemarin kepada kawan-kawannya itu
“Lo bonyok kek gini gara2 nolongin cewek.. Salut.. Jawab tio sambil menunjukkan jempol miliknya saat mendengarkan cerita arvin
“Sejak kapan lo perduli sama cewe? Dan itupun kayla anak baru... Timpa rayhan sambil mengelengkan kepalanya tak percaya
“Apaan sih kalian.. Kekantin yok... Jawab arvin singkat dan beranjak dari duduknya
__ADS_1
“Ayoklah gue juga dah laper... Sahut rayhan beranjak dari kursinya dan diikuti tio
Bersambung...