Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Kejutan Untuk Nadia.


__ADS_3

.


.


.


Pagii hari.


Dirumah besar kusuma.


"pagi semua..!!!"Diana Sambil teriak


"pagii..."Jawab semuanya.


"mah aku langsung berangkat ya"Diana sambil mencium pungung tangan wilda dan wira.


"ga sarapan dulu"Wira.


"engga deh pah nanti aja"Diana


"de kamu berangkat sekolah bareng papah aja ya"Diana


"Iyah ka.."Kania.


"kamu buru buru mau kemana?"Wilda.


"aku mau ke rumah nesya dulu ma"Diana


"yaudah mah aku berangkat dulu ya"Diana sambil berjalan menuju ke mobilnya.


.


.


.


.


Tok..tok..tok...


"asalamualaikum"Diana.


"waalaikumsalam"Nesya sambil berjalan menuju ke luar.


"ayo barangkat"Diana sambil berjalan menuju mobil di ikuti Nesya.


.


.


"Nadia ultah nihj kita mau kasih kejutan apa ya.."Diana ke nesya


"em... sini deh nesya bisikin."Nesya

__ADS_1


"Gimana setuju ga"Nesya.


"boleh juga tu, tumben lo pinter"Diana sambil tertawa.


.


.


.


.


SMA Harapan Bangsa.


Nadia sedang menunggu kedua sahabatnya di tempat pemarkiran.


"kemana sih mereka berdua,lama banget"Nadia mulai jengkel.


"Nah tuh dia"nadia sambil berlari menuju mobil diana


"Hey diana nesya,kemana dulu lo lama banget"Nadia sambil hos hosan.


Tidak ada respon dari mereka berdua, dan berjalan begitu saja melewati nadia.


"Hey kalian kenapa,ko kalian acuhin gue emang nya gue buat salah sama loh ya, padahal gue mau kasih udangan ulang tahun gue ke lo berdua"Nadia sambil sendu.


.


.


.


"sama gue juga ga tega tapi mau gimana lagi, demi rencana kita agar berhasil."Diana sambil duduk bersebelahan dengan Nesya.


.


nadia yang masuk ke dalam kelas tanpa satu orng pun yang menyapanya terutama kedua sahabatnya tidak menyapa mereka asik ngobrol berdua.


'kenapa ya semua orng ko diemin gue apa gue pernah ada salh ya kemereka.'batin nadia.


.


.


.


.


.


Bel isirahat berbunyi para siswa dan siswi pergi ke kantin.nadia sedang mencari kedua sahabatnya dia ingin menanyakan kenapa mereka mengacuhkan dirinya.tapi dia tidak menemui kedua sahabatnya itu.


"kemana ya mereka gue kesepin tanpa mereka"Nadia dengan wajah sendunya.Nadia berjalan keluar kelas.

__ADS_1


Nadia keluar kelas,tapi nadia melihat sekeliling tapi tidak menemui seseorang pun sekolah saat ini sepi tidak ada seorang pun murid.


Tapi dari arah kejauhan ada seorang siswi yang menghapirinya.


"ka nadia, itu ka Diana sama ka nesya pinsan ka di lapangan"Seorang siswi.


Nadia kaget dan tanpa memberi jawaban ke siswi itu nadia langsung berlari kencang menuju lapangn sekolah.


Saat nadia sampai di tengah tengah lapangan nadia tidak menemukan kedua sahabatnya itu.tetapi malahan lapangan kosong tidak ada satu orng pun.


"Siapp... satu dua tiga.."Diana memberi aba aba.


.


.


Dan tiba tiba dar der dor dan orang meniup peluit ulang tahun dan dari kejauhan datang diana dan nesya yang bernyayi selamat ulang tahun dan membawa kue ulang tahun.


"Kejutan..."Diana dan nesya.


Nadia yang melihat itu pun terharu kepada kedua sahabatnya dan langsung meneteskan air mata.


" selamat ulang tahun Nadia"Diana.


" makasih ya kalian emng temen terbaik"nadia sambil memeluk kedua sahabatnya itu.


"udah sekarang tiup lilinnya"Diana


setelah di tiup semua orng menyoraki.


"yeyy... slamat ulang tahun" Rian dkk pun mengucapkan selamat ulang tahun ke nadia.


"eh gue juga mau ngebagiin undangan ultah gue,jangan lupa dateng ya ke ulang tahun gue nanti malem, "Nadia sambil membagikan undangan.


"makasih ya temen temen sakali lagii"Nadia lagi lagi memeluk kedua sahabat nya itu.


.


.


.


.


"Di lo harus tampil cantik ya nanti malem"Nadia.


"ya pasti gue mah"Diana.


"Kalo gitu kita duluan pulang ya"Nadia dan nesya.


"iya"Diana.


Pas diana mau jalan ke tempat parkiran, diana tidak sengaja bepapasan dengan Rian.

__ADS_1


Sejak kejadian kemarin mereka jadi jauh lagi tidak sedekat dulu dan selalu saling buang muka.


Diana langsung berjalan menuju mobilnya.Sementara Rian masuk ke dalam sekolah karena ada rapat osis.


__ADS_2