Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Bau-Bau Pelakor.


__ADS_3

.


.


.


.


-------


Diana menarik Angga sampe di depan mobil miliknya.


"eh bntar motor gue gmna"Angga menahan diana masuk mobil.


"ewh gampang nanti orng suruhan gue yang bawa"Diana sambil menoleh ke Erlangga.


"ok dah yo, Biat gue yang nyetir masa cewe nyetir sementara ada cowo"Eelangga sambil berjalan menuju pintu mengemudi mobil.


"Iya dah bacot lo"Diana sambil jalan ke pintu penumpang depan.


.


.


.


.


"Rian aku pulang bareng kamu ya, kan tadi berangkat bareng kamu aku ga bawa mobil"Fira sambil memegangi tangan sian dengan mesra.


"hm"rian dengan singkat.


"gue pulang duluan Gais"Fira sambil melambaikan tangannya ke Fina dan Reni.


"em rizal aku numpang ya aku ga bawa mobil"Fina sambil mendekati Rizal.


"kan ada angkutan umum,taksi ke"Nadia dengan sinis.


Fina hanya tunduk.


Rizal melirik Fina sekilas.


"Ayo kalo mau pulang bareng kan jok belakang mobil masih kosong"Rizal dengan senyum.


"Mkasih"Fina dengan senyum.


"Tapi..."Ucap Nadia terpotong.


"kamu ga boleh gitu!"Bntak Rizal.


Nadia langsung tunduk tidak berkutik mareka pun berjalan menuju mobil.


"Vid gue pulang numpang ya mobil gue mogok"Reni berbohong.


"iya ayo"David dengan senyum


Reni melihat Nesya sekilas dengan senyum sinis.


'Bau bau pelakor nihj'Batin Nesya.


.


.


.

__ADS_1


"Riz kamu masih ingat ga waktu kita smp kita selalu ngerjain bu wina sampe kita di hukum bersama"Fina sambil menatap Rizal dari belakang.


"iya aku ingat lucu ya kita"Rizal dengan tertawa terbahak bahak dan Fira.


Nadia hanya diam sambil mengutak ngatik hp nya.


Fina melihat Nadia sekilas dan langsung senyum sinis.


'sebentar lagi rizal akan jadi milik gue'batin Fina.


.


.


.


.


"Ok dah sampai,tuh motor lo"Diana sambil menujuk ke arah motor ninja milik Angga.


"eh iya kalo gitu gue pulang dulu"Angga sambil senyum dan langsung jalan menghampiri motornya.


"iya hati hati lo, nomor gue jan lupa Tc!"Teriak Diana.


Angga menanggapi dengan jempol ditanggannya dan di keataskan.


'em dia pke motor cool juga ya'Batin Diana.


Diana langsung sadar.


"ah... ko gue muji muji dia sih"Diana dengan mentap Angga yang melajukan kendaraannya.


Diana berjalan masuk ke dalam rumah.


"Asalamualikum!!"Teriak Diana.


"Waalaikumsalam,kebiasaan teriak teriak"Wira sambil menghapiri Diana.


"he..he.. maaf refleks.,mana mamah pah?"Diana sambil celingak celinguk mencari Wilda.


"ini mamah ga leliatan emngnya "Wilda sambil duduk di sofa.


"eh iya , mangap ga keliatan"Diana dengan cengegesan.


'masa saya segede gini ga keliatan'Batin Wilda.


"eh diana duduk dulu"Wira sambil menyuruh diana untuk duduk.


"eh iya pah"Diana sambil duduk di sebah Wilda.


"ada apa pah"lanjut diana.


"nanti malam, kita akan makan malam sama Temen papa dan juga anak nya"Wira dengan nada serius.


"iya pah siap"Diana dengan pasrah.


"aku ke atas dulu"lanjut diana.


Diana berjalan menuju kamarnya.tiba di kamar diana merebahkan badannya di kesur.


'mungkin ini yang terbaik untuk gue'batin Diana.


hp diana berbinyi


kring..

__ADS_1


Pesan masuk dari nomor asing.


Diana membuka chat nya


*085......


'Tc!,Erlangga.'


Diana


'iya siap*'


Diana meletakkan hp nya kembali dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badannya.


.


.


.


.


Setelah rizal mengntarkan Fina rizal melajukan mobilnya ke arah rumah Nadia.


Di perjalanan Nadia hanya diam tidak mau bicara.Sampainya di rumah Nadia, Nadia langsung membuka mobil dan masuk ke rumahnya begitu saja tanpa sepatah katapun dari Nadia ke Rizal.


Rizal menatap Nadia masuk ke rumahnya.


'Nadia pasti marah karena gue bentak'Batin Rizal.


Rizal masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


.


.


.


David mengantarkan dulu Nesya, karena rumah reni agak jauh lagi dari nesya.


Nesya keluar mobil dan langsung masuk ke dalam Rumahnya. David hanya menatap dengan sendu.


'*ha..ha.. bentar lagi hubunganl o akan berakhir'batin Reni.


.


.


.


Rian sedang Menonton tv di Ruang tamu.Tirta berjalan menghampiri* Rian.


"Rian nanti kita makan malam dengan Keluarga Teman papa dengan putrinya"Tirta sambil duduk di sebelah Rian.


"iya pah"Rian smabil pokus dengan tontonannya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


-----------


__ADS_2