
.
.
.
.
.
Diana duduk di sebelah rain dengan wajah terpaksanya dan pasrah mungkin ini takdirnya yang akan menikah dengan si KETOS si musuh bubuyutan Diana.
"Gmna sudah siap,kita mulai"Penghulu sambil menjabat tangan Rian.
Penghulu mengucapkan ijab kabul dan Rian mengikitinya dengan lancar.
"Sah"Penghulu ke semua orang.
"Sahh!!"Semua orng langsung teriak.
"Alhamdulilah kalian sudah sah jadi suami istri"Penghulu sambil senyum.
Rian memasangkan Cincin di tangan Diana dan sebalikna Diana memasangkan Cincin di tangan Rian.
'ewh sial amat gue'Batin Diana.
Diana mencium tangan Rian dan Rian mencium dahi Diana.
Rizal And The Geng langsung sorak sorak saat mereka mencium tangan dan Dahi.
"huhu..huhu...."Teriak mereka.
Diana dan Rian hanya menanggapinya dengan Datar.
Setelah acara pernikahan Diana dan Rian menuju kamar ya meraka karna sudah menikah jadi harus tidur ke kamar.Sementara Rizal And The Geng masih di ruang tamu.
Diana sedang mencopot sanggulnya di depan meja rias . sementara rian sedang membersihkan dirinya di kamar mandi.
Rian keluar dari kamar mandi dengan handuk dililit di perus dengan dada nya terbuka setengah telanjang.
"argg...."Diana teriak se kencang kencangna melihat Rian setengah telanjang.
"Apaan sih"Rian dengan ketus dan langsung masuk ke dalam ruang ganti.
Rian keluar dari ruang ganti dan mencari diana.Rian melihat ke kamar mandi ternyata diana lagi mandi.
Rian membaringkan tubuhnya di kasur.dan memejamkan matanya tapi tidak tidur.
Diana keluar dari kamar mandi.Dan langsung menuju keruang ganti.
__ADS_1
Diana merebahkan tubuhnya di kasur tanpa sadar Rian berada di sebelahnya sedang tidur dengan menyembuyikan wajahnya di bawah selimut.
Diana membalikan badannya menuju Rian Diana memeluk Rian dengan erat karena mingiranya itu guling bukan Rian.
Diana memeluk guling dengan erat tapi dia merasa ada yang aneh dengan gulingnya kenapa guling ga terlalu mpuk,Dan kenapa gulingnya sangat besar.
Diana meraba raba muka Rian dengan tangnya.
'hah knapa guling punya wajahya dan kenapa punya hidung mancung lagi apa guling 2020 sekarang punya wajahya'batin Diana yang sambil masih memejamkan matanya.
Rian juga merasakan ada seseorang memegang wajahnya tapi rian kira itu mimpinya dan mengacuhkannya.
Diana perlahan membuka mata melihat guling yang sedang Diana peluk.Betapa terkejutnya Diana membuka mata, yang dia peluk bukan guling melaikan Rian yang sedang tidur.
"Agghh....."Diana dengan menjerit se kencang kencangnya.
Rian repleks langsung berdiri dan lansung berlari ke sana kemari.
"Agghh..... apa kebakaran..tlong ke bakaran...."Teriak Rian sambil lari ke sana kemari.
Diana yang sedang duduk di kasur bengong dengan tingkah Rian teriak teriak ga jelas.
Rian terus berlari tapi beberapa menit Rian sadar.
"Hah ko ga ada asap sih"Rian dengan bengong
Diana menanggapinya dengan muka datarnya yang menahan tawanya karena lucu melihat Rian.
Rian langsung merapikan bajunya karena malu dan langsung berjalan menuju kamar mandi.
Selesai mandi Rian keluar.Rian melirik Diana sedang tidur dengan nyenyak Rian tidak tega membangunkannya tadinya Dia ingin tidur di sofa tapi Rian menyadari setatusnya yang sekarang sudah menjadi seorng suami Diana.
Rian langsung merebahkan badannya di sebelah Diana.Rian pun sudah terlepat tidur.
.
.
.
.
.
Pagi harinya pulul 05.00 Diana bangun ingin buang air kecil Diana membuka matanya Diana beranjak dari tidurnya tapi berat ada kaki seseorng yang menindih Diana.
Diana menoleh dan sangat terkejut karena kaki itu punya seorang cowo.
"Agghh.....Mama aku akan di per**sa"Teriak Diana .
__ADS_1
Rian langsung bangun karena teriakan Diana sangat mengelegar.
Sampe sampe suara Diana kedengar ke luar kamar ke meja makan.
Rian langsung menutup mulut Diana dengan tangannya.
"Shutt... nanti orng dengar "Rian dengan menutup mulut diana dengan tangnnya.
Wilda dan Kania yang mendengar Diana teriak langsung naik ke atas.
Tok..tok..tok...
"Diana kamu kenapa"Suara Wilda di luar kamar.
"Iya ka Kaka kenap"Kania di luar kamar.
Diana yang mendengar suara Wilda Dan Kania.Diana langsung lari membuka pintu dan langsung memeluk Wilda dengan erat.
"Mama anak gadis mama mau di per**sa sama dia"Diana merengek sambil menujuk Rian.
Rian menunjuk Dirinya sendiri.
"Hah aku,"Rian dengan wajah tanpa dosa.
Wilda dan Kania menepuk kening bersamaan.
"Euh.. mama kira kamu kenapa"Wilda dengan lega.
"ko kalian ga hajar dia sih kan dia akan macam macam sama aku"Diana melepas pelukannya.
"Kan kaka udah nikah"Kania dengan santai.
"Iya ya wajar wajar aja kan de"Wilda dengan senyum ke Kania.
Diana langsung teringat dan langsung lari ke kamar mandi.
Wilda,Kania dan Rian hanya melongo dan mengeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah ke kanak kanakan Diana.
"Maafin anak Mama ya,Kamu harus sabar sama tingkah kekank kanakannya."Wilda dengan senyum.
"iya ga papa ko Ma"Rian dengan senyum ramah.
.
.
.
.
__ADS_1
.
-----------