
.
.
.
.
5 hari kemudian.....
Diana dkk dan Angga sudah dekat , Bahkan mereka sama otaknya sama sama somplak kalo bertemu.
Nadia, Nesya ,Rizal dan David sudah baikan. ya dengan menyakinkan mereka para cowo bisa menggambil hati Nadia dan Nesya.
Tetapi Rian da Diana tidak akur mereka masih saling mengacuhkan.
.
.
.
Diana sedang duduk di bangku kantin.Nadia,Nesya dan Angga mendekati Diana.
"Woy kita pulang kampus jalan kaki yo, sekalian kita kerjain para pedangan kaki lima dah lama kita ga buat ulah."Angga sambil memasukan nasgor ke mulutnya.
"Ide bagus"Diana dkk serempak.
"Eh kalian udah baikan sama Pasangan kalian"Diana melirik Nadia dan Nesya.
"udah, kita dah baikan ya kan nes"Nadia sambil menyenggol Nesya.
"iya ,,"Nesya sambil pokus dengan hp nya.
"eh lo gimana sama Rian bentar lagi nikah loh"Goda Nadia sambil berbisik.
"Apaan si lo ya ga gimna gmna"Diana dengan ketus.
Nesya sudah paham kalo Nadia sedang menggoda Diana.Angga yang melihat Nadia dan Diana berbisik bisik Angga jadi kepo.
"lagi bisik bisikan apa sih gue ga di ajak"Angga dengan muka keponya.
"itu merek lagi ngomongin diana mau....."Nesya yang ngomong setengah dan langsung di bungkam mulutnya oleh tangan Nadia dan Diana.
Nadia dan Diana langsung kedip kedip memeberikan kode untuk Nesya.Nesya hari ini langsung peka ga kaya biasanya dan langsung menepis tangan mereka berdua.
"Diana mau apa?"Angga penasaran dengan ucapan Nesya yang di gantung.
"eh i..itu diana mau makan es krim kan... katanya dompetnya ketinggalan kan"Nesya sambil melirik Diana.
"i-iya.."Diana gelagapan.
"oh es krim,gue kira apa tnang lo gue traktir ntar sekalian kalian"Rian dengan menujuk Nadia dan Nesya.
.
__ADS_1
.
.
.
"Sekian pelajaran hari ini kita lanjut minggu depan"Dosen cewe sambil meninggalkan ruangan diana.
"eh ayo kita letsgo"Angga dengan antusias
"Gas ken"Diana sambil berjalan meninggalkan ruangan itu untuk menemui kedua sahabatnya.
"hey gais yo ah kita beraksi"Diana dengan senyum lebar.
"Yo ah"Nadia dan Nesya.
Mereka berjalan keluar kampus.Pertama yang mereka lihat adalah tukang tahu bulat.Mereka semua langsung beraksi Angga jadi ketua.
"Bang beli"Teriak Angga
Abng tukang tahu bulat mendekati mereka dan langsunh mereka nyayi nyayi dan Nesya dan Angga joged dan Diana dan Nadia menanyi.
"tahu bulat di goreng dadakan...."Diana teriak.
"Anget anget gurih gurih nyoy...nyoy..."Nadia dengan tertawa dan angga dan Nesya masih jogod.
Dan seketika mereka langsung berlari terbirit birit sementara tukang tahu bulat mengoceh dengan teriak.
"Dasar anak gada ahlak!"Teriak tukang tahu bulat.
"gue cape...hos....hos..."Diana sambil hos hos san.
"Geli gue liat muka abang abngnya tadi kalo di pidion viral dadakan dia bwa ha...haha....."Nadia dengan tertawa terbahak bahak diikuti oleh mereka.
"dah nanti kualat ngomongin orng"Nesya membuyarkan mereka yang tadi tertawa.
"Dah sore gue pulang duluan dah"Diana sambil melirik jam tangannya.
"Gue anterin"Angga dengan langsung menyambar.
"Ga usah gue udah nyuruh supir gue jemput"Diana langsung meninggalkan mereka.
"Gue juga duluan bebep gue udah jemput"Nadai sambil melambaikan tangannya dan langsung pergi.
"aku juga dah"Nesya meninggalkan Angga sendirian.
"Nasib jadi jmlo,Pkonya gue harus dapetin hati diana smngt"Angga menyemangati dirinya sendiri.
.
.
.
.
__ADS_1
Malam hari.
Keluarga Diana sedang berkumpul di ruang tamu.
"Di kamu jangan lupa lusa kamu akan nikah dan kita sudah menyiapkan semuanya dengan matang,Dan untuk kuliah kita udah ijin seminggu ke dosen kamu."Wira dengan melirik Diana.
"Agh.. pa aku ga mau nikah sama dia,kan temen papa banyak dan pasti salh satunya ada anak cowonya Diana nikah sama salah stunya."Diana merengek.
"Ga keputusan papa udah bulat."Wira dengan wajah seriusnya.
"Sabar ka aku lihat Dari namanya dia anak baik baik"Kania sambil mengelus punggung kakanya.
"Dari namanya,Mukanya menyeramkan."Diana dengan ketus.
Diana langsung masuk ke dalam kamarnya dia memikirkannya saja udah stres apa lagi nanati jadi suaminya.
.
.
.
.
.
.
Ini hari yang di tunggu tunggu Wira,Wilda,Dan Tirta.Yaitu hari pernikahan anak anaknya yang mereka susun sejak kecil dan terlaksana juga.
Meskipun sederhana dan tidak ada orng lain hanya ada Penghulu, Nadia dan Rizal, Nesya dan david ,keluarga Diana dan bibinya dan keluarga Rian saja yang menyaksikannya.
Rian sangat tanpan mengenakan jas hitam dan sedang duduk di depan penghulu.Diana masih di atas sedang di rias.
Diana turun di dampingi Wilda dan Kania.Rian yang melihat Diana di rias membuatnya terpesona oleh kecantikan Diana.
Diana duduk di sebelah rian dengan wajah terpaksnya dan pasrah mungkin ini takdirnya yang menikah dengan Si KETOS si musuh bubuyutan Diana.
.
.
.
.
.
.
-------------
JANGAN LUPA VOTE DAN LIKE YA...
AKU TUNGGU VOTE NYA DARI KALIAN😊.
__ADS_1
AGAR SAYA LEBIH SEMANGAT MEMBUAT CERITANYA.😊🙏