Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Rian Mabuk


__ADS_3

-----


Kedua cowo itu menhan rian.ya tidak salah lagi Rizal dan david mereka tidak sengaja lewat bar dan melihat ada orng sempoyongan da orng itu tidak asing bagi mereka.Rizal dan david pun menghapirinya.


"rian lo kenapa pingsan"David sambil menahan tubuh Rian.


"Hm.. bau alkohol pasti dia mabuk,"Rizal sambil menahan tubuh Rian.


"kita masukin ke mobilnya aja,"Usul david.


"Iya bener, bset dah ni orang berat amat banyak dosa kayanya"Rizal mengoceh sambil memasukan Rian ke dalam mobil miliknya.


Rian duduk di tempat penumpang david di sebelah rizal yang menyetir.


Rizal menjalankan mobilnya dengan sedang,rizal baru inget dia sekarang mau kerumah nadia.


"alamak gue lupa"Rizal sambil menepuk keningnya.


"vid lo tolong wa nadia kalo gue ga bisa ke sana gitu rian mabuk"rizal menyuruh david.


"iye bentar"david sambil mengeluarkan hp nya dan mengetik ke nomor nadia.


"iye udah nih"David sambil melihatkan hp nya ke rizal.


Rizal hanya ngangkuk sambil pokus nyetir.


Rizal membawa rian ke rumahnya karena orngtuanya sedang tidak ada di rumah , fan kalo rizal bawa dia ke rumahnya dia tidak mau kalo rian mabuk pasti papah nya marah.kerana waktu terakhir rian mabuk pas waktu SMP Rizal berpikir pasti rian ada maslah yang berat sampe sampe rian kembali mabuk.


Rizal dan david menompang badan rian menuju kamar Rizal.


Hp Nadia berbunyi.Nadia langsung memencet nomor david.


'David somplak'


"siapa nad?"diana sambil mengemil makanan.


"si david gatau mau apa"Nadia sambil melihat isi pesannya.


David somplak

__ADS_1


"Nad rizal ga bisa dateng ke rumah lo , karena rian mabuk dan membawanya ke rumah rizal".


Nadia.


"iye ga papa".


Nadia meletakkan hp nya kembali.


"ada apa nad"Diana sambil melirik nadia.


"itu Rizal ga jadi dateng ke rumah gue katanya Rian mabuk dan dia bawa kerumahnya"Jelas Nadia.


"hah rian mabuk"Kaget Diana dengan muka cemasnya.


'ini pasti karena gue putusin, aggh bodo amat kan ada selingkuhannya.'


"lo kenapa ko panik gitu muaknya"Nadia sambil pokus melihat wajah Diana.


"ah ngga ko"Diana sambil ngelak.


"eh gue pulang dulu ya udah mau malem nanti nyokap sama bokap gue kawatir lagi , dahhh"Diana membawa tasnya dan langsung keluar dari kamar nadia.


"aneh pasti ada sesuatu yang gue ga tau"Nadia sambil melihat diana keluar dari kamarnya.


Diana masuk ke dalam rumah


"kmu dari mana aja"wira yang melihat kedatngan Diana.


"dari rumah nadia pah"Diana mencium tangan Wira


"kania sama mamah ke mana pah?"tanya diana ke papanya.


"ke supermarket depan"Wira sambil pokus menonton tv.


"oh, kalo gitu aku masuk dulu ke kamar aku ya"Diana sambil berlari kecil menuju ke atas ke kamarnya.


Malam hari.


Diana bengong di atas tempat tidur.

__ADS_1


"aggh... gue jangan mikirin dia, dia pasti sama selingkuhannya".Diana smabil mengacak ngacakan rambutnya.


"gue harua lupain dia,smangat diana"Diana sambil menyemangati dirinya sendiri.


Rizal dan david main game di kamar sedangkan rian belum sadar.


"woy awas tu monsternya di depan lo!"teriak rizal.


"iya uka juga tau!"teriak david


"yey kita menang"teriak Rizal dan david.


"di pikir pikir monsternya mirip lo ya"David dengan wajah tanpa dosa.


"mata lo mirip gue mana ada monster setampan gue"Rizal dengan pd nya.


"iya in aja deh biar gampang"David pasrah.


"hoam..."Rian bangun


Seketika Rizal dan david menoleh ke kasur melihat rian.


"gmna nyenyak tidur lo"Rizal sambil berjalan ke arah Rian.


"gue di mana ini" Rian smabil mengumpulkan kesadarannya.


"Di hutan, ya dirumah gue lah peang"Rizal dengan muka solotnya.


Rian melihat dirinya baju yang dia pakai bukan baju miliknya yang tadi.


"aggh... siapa yang gantiin baju gue"Rian dengan meraba bajunya.


"gue"David dengan lantang.


"aggh.. apa gue ga bujang lagii, kembaliin bujangan gue, berarti lo udah liat selutuh tubuh gue!"teriak rian.


"iya lah"david dengan santai.


"aggh... gue ga suci lagii!"teriak Rian.

__ADS_1


__ADS_2