Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Part 10


__ADS_3

cklek......


Semua orng langsung tertuju ke arah pintu.


'Ngapain tu orng ke sini'Barin Rian and the geng.


"Siang semuanya"Ucap ketiga orng itu.


"Ngapain lo kesini,mau celakaim Diana lagi hah."Nadia dengan senyum sinis.


"Ngga ko kita mau minta maaf sama Diana karna gue udah tau semuanya Fira dkk cuma manfaatin kita"Ucap orng itu dengan sendu.


"Halah ekting"Nesya dengan sinis.


"Di gue minta maaf,gue tau kesalahan gue patal tapi gue bener bener nyesel gue mohon maafin kita kita"Ucap seorng itu sambi memegangi tangan Diana dengan isakan tangisan.


FlashBack On.


2 hari Diana di rumah sakita belum sadar juga.Nadia dan Nesya ngabil cuti satu minggu untuk menjaga Diana. kedua orng tua mereka yang di luar kota sudah tau kalo Diana sedang di rumah sakit.


Sementara Rian dkk sedang di kampus.Rain dkk berjalan melewati perpus.mereka mendengar ada orang sedang ngomong dengan tawa ke bahagian.


Rian dkk penasaran dan mendekati arah suara dan mengintip ngga jauh .


Ternya itu adalah Fira dkk .


"Hahah.... gue bahagia banget mereka sedang perang dunia dan ga bakalan akur dan satu lagi gais Diana dkk kecelakaan mobil dan Diana belum sadar kan diri.gue sih maunya dia ga Bngun lagi."Fira dengan tawa kebahangian.


"Haha....bner lo dan mereka semua bodoh masa ga bisa bedain yang mana di tuduk beneran dan di tusuk cuma ekting darahnya aja agak pink haha..."Fina denagan tawa kegirangan.


"Haha....mereka sebentar lagi akan jadi milik kita"Ucap Reni dan tawanya di ikuti oleh Kedua sahabatnya.


"Dan yang lebih parah lagi Tu ketiga curut Lina dkk gampang banget lagi di manfaatin"Fira dengan senyum sinis.


Ya Lina dkk yang memberi tau Rian dkk untuk ke kantin karna ngomongnya Diana dkk memanggil mereka.


Rian ddk yang mendengar ucapan mereka langsung meres geram.mereka berjalan mendekati Fira dkk.


"Maksud lo apa hah"Rian dengan menahan amarahnya.

__ADS_1


"Ka-kalian ko ada di sini"Fira gelagapan karna ketahuan.


"Gue ga nyangka ke kalian tega mitnah mereka"Rizal dengan manahan amarahnya.


"Aku bisa jelasin"Fina smabil memegang tangan Rizal.


"Cih.."Rizal smabil menepis tangan Fina dengan keras.


"Haha..... bagus deh kalian udag tau gue ga perlu jelasin lagi ke kalian,Dan gue kaya gini karna gue cinta sama lo Rian,kalo gue ga bisa da petin lo,orang lain juga ga boleh dapetin lo"Fira dengan seura serak menahan air matanya yang akan menetes.


"Lo itu bukan cinta,tapi lo itu terobsesi sama gue dan gue mau ngakuin ke lo kalo gue sama Diana udah NIKAH!"Rian smabil menekan kata nikah dan menunjukan surat nikah mereka ke muka Fira.


"Gue ga perduli!"Fira dengan teriak.


"Haha.... lo ga tau kan Diana itu siapa?,Diana itu anak Dari pa WIRA ARDIAN KUSUMA. orng Terkaya ke 1 di seluruh asia.dan kalo lo macem macem sama dia bokapnya ga segan segan ancurin idup lo dan keluarga lo,gue kasih pilihan sebelum gue ngaduin kesalahan lo ke pa WIRA, lo mau di ancurin idup lo dan keluarga lo.Atau lo pergi ke luar negri tinggalin negara ini dan ga usah gangguin idup kita lagi"Rian menjelskan panjang kali lebar.


Fira yang mendengar perkataan Rian , tubuhnya langsung menggigil ketakutan dengan isakan dan meletakan kedua tangannya di mata.


"Cpat jawab!"bentak Rian.


"I-iya aku akan ke luar negri asal jangan sakiti keluarga aku"Fira dengan isakan.


"Pilihan yang bagus!,Dan untuk kalian berdua"Rian dengan sinis.


"Kalian mau kita apain"Rian dengan sinis.


"Ah kita bakalan berubah ko,kali kita bertindak kalian bisa apain kita"Fina dengan wajah yang pucat.


"Oke kalo gitu kita prngang janji kalian."Rizal dengan sinis.


Dan dari arah ngga jauh dari mereka Lina dkk juga sedang mengintip mereka.


-----------


FlashBack Of.


"Gue ga ngarti,lo siapa?"Diana bingung dengan tiga orng yang sedang menangis di depan Dirinya.


"Iya kita udah maafin asalkan lo akan brubah ya ga"Ucap Nadia.

__ADS_1


"Hmm.."Ucap semuanya.


"Iya gue janji gue bakal berubah"Lina dkk barengan dengan isak.


.


.


.


Beberapa hari kemudian Diana sudah pulang dari rumah sakit.


"Mah Diana pulang ke rumah aku ya"Rian dengan wajah memohon.


"Iya boleh tapi kita tanya dulu Diana nya."Wilda sambil memegang pundak Rian.


Mereka berjalan menuju Ruangan Diana yang sedang membereskan baju nya.


"Di kamu pulang ke rumah Rian ya"Wilda sambil mendekati anaknya.


"Tapi mah..."Ucap Diana di gantung oleh Wira langsung nimbrung.


"Kamu gaboleh nolak,kamu harus serumah sama suami kamu."Wira sambil membujuk Diana.


"Tapi pah aku kan ga kenal sama dia"Diana sambil melirik ke arah Rian.


"Stt...Kamu knal ko sama dia,Tapi kamu kan hilang ingatan.lama kelamaan juga kamu bakalan inget ko.percaya deh sama papah"wira membujuk Diana terus.


"Yaudah deh pah Diana pulang sama dia."Diana pasrah.


Mereka pun pergi meninggalkan rumah sakit xxx untuk pulang ke rumah masing masing.


.


.


.


AYO GAIS LIKEE....

__ADS_1


KOMENN......


VOTE VOTE......


__ADS_2