
.
.
.
.
Di sepanjang perjalanan Mereka hanya diam Tidak bersuara.Rian pokus menyetir dan Diana pokus melihat jalan.
.
.
.
.
Mobil Rian masuk ke gerbang Diana.
Tok..tok..tok.
"Aku pulang mah!"Teriak Diana.
Diana mencium tangan Wilda di ikuti oleh Rian.
"kita ke atas dulu mah,mau ambil barng barng"Rian sambil berjalan ke atas.
Sampainya di kamar Diana langsung pergi ke kamar mandi duluan.Sementara Rian duduk di tepi ranjang memainkan hp nya.
"Ah lupa bawa baju ganti lagi,masa gue harus keluar sih tanpa pake baju trus ada si Rian lagi,mending gue minta tolong aja kali ya"Diana sambil memakai handuknya.
Diana ingin membuka pintu tapi ragu ragu.Diana membuka pintu sedikit.
"Emm,Rian gue minta tolong,boleh bawain baju ganti gue di lemari gue lupa bawa"Diana dengan ragu ragu.
Rian langsung bangkit dari duduknya dan tanpa berbicara langsung menggambil baju Diana.
"Nih."Rian sambil menyodorkan baju Diana Di pintu yang membuka sedikit.
Selesai mandi Mereka langsung berpamitan ke Wilda .
.
.
.
.
Rumah Baru.
Mobil Rian masuk ke wilayah rumah.
Diana bengong membuka mulut melihat rumah yang besar dan mewah.
Rian yang melihat Itu langsung senyum sekelias.
__ADS_1
"Omo..Ini rumah atau istana."Diana sambil masuk ke dalam Rumah.
Rian langsung naik ke atas sementara Diana masih di ruang tamu.
"oyy...dasar suami laknak masa istri harus bawa koper sih"Diana dengan cemberut.
Rian tidak menghiraukan Diana .Dia melanjutkan jalannya.
Diana langsung cembrut karena ucapnnya ga di hiraukan oleh Rian.Diana susah payah menggangkat dua koper untuk naik ke atas tangga yang ga ke itung anak tangganya.
"hos...hos..hos... huh sampe juga"Diana dengan ngos ngosan.
Cklek...
Diana mencari Rian tidak ada di kamar dan melihat air di kamar mandi bunyi berati dia sedang mandi.
Diana duduk menyender di kasur dengan memaikan hp nya.Rian keluar dari kamar mandi dengan handuk di bawah perut dan rambut basah.
Diana melihatnya dengan acuh karena masih kesel sama Rian yng membawa koper susah payah.
Selesai memakai baju Rian duduk di sofa nga jauh dari Diana.
"Gue ga suka lo deket sama cowo,terutama si Angga."Rian dengan nada dingin.
Diana tidak menjawab terus pokus sama hpnya.
"Kalo suami ngomong tuh dengerin"Rian dengan singkat.
"heh...apa urusannya dengan lo gue mau deket sama siapa aja serah gue kna lo yang ribet"Diana dengan sinis.
"Karna gue suami lo."Rian dengan Suara agak tinggi.
"Gue ga pernah nge duain lo"Rian dengan datar.
"Ha...ha.. ga pernah ya , jadi yang waktu di telpon lagi di rumah siapa dan yang lagi duduk di taman berduaan sama cewe selingkuhan siapa,dan mengang tangan lo dengan manja lagi dan yang lebih parah lagi ungkapin perasaannya lagi lo pasti terima dia kan."Diana dengan sinis
Rian mencerna perkataan Diana.
"hah... si Fira jadi lo mutusin gue gara gara si Fira mestinya lo dengerin semua perkataan kita dulu.Fira itu mantan pertama gue.."Rian di potong ucapannya oleh Diana.
"Dan lo ga bisa lupain dia dan lo balikan lagi kan"Diana dengan sinis.
"Makanya dengerin dulu sampe tuntas,Fira mantan gue,lo tau slesai dia ngomong gitu gue jawab apa? gue jawabnya gue udah punya pacar dan gue tinggalin dia di taman dan gue cari lo dan hancurnya gue pas ketemu lo lo putusin gue lo banyangin seberapa hancurnya gue saat itu"Rian dengan sendu.
Diana yang mendengan ucapan Rian langsung menangis histris seberapa bersalahnya Dia.Diana langsung memeluk Rian dengan erat dan terisak di pelukan Rian.
"Maafin gue, gue dulu cemburu"Diana dengan suara serak.
"Ngga papa kan sekarang kita udah jadi suami istri alloh baik sama kita kan"Rian dengan mengusap rambut diana.
"Udah dong jangan nangis lagi"Rian sambil mengusap air mata diana dengan lembut.
"Ah...aa..."Diana dengan merengek.
"ih ko gemesin sih"Rian sambil meyubit pipi Diana.
"Aw...Sakit Rian ih"Diana dengan suara serak dan memengani pipinya.
__ADS_1
"Jadi kita udah baikan nih"Rian dengan senyum.
"Em baikan ga ga..."Diana dengan mikir.
Belum selesai mikir Rian gemes dengan isrtinya itu Rian langsung mengelitiki Diana sampe diana jatuh ke kasur dengan tertawa.
.
.
.
.
.
"maen yo yank,kita ke rumah Rian kita ganguin pengantin baru"Rizal dengan mesra.
"Ayo ajak juga bocah tengil "Nadai dengan senyum.
"Siap ,"Rizal dengan hormat dan langsung menghubungi David.
"hallo vid gue mau ke rumah Rian yang baru sama Nadia lo mau ikut apa nga"Rizal dengan senyum ke Nadia.
"iya gue ikut sama Nesya kita janjian di tempat xxx agar bisa bareng kesononya"David di telpon.
"iya siap"Rizla langsung mematikan telponnya.
"Yu yang kita berangkat"Rizal sambil mengandeng Nadia.
.
.
.
.
.
"Beb kata Rizal kita ke rumah Rian yang baru kita maen kamu mau ga?"David
"Ayo sekalian aku mau ketemu Diana dah kngen"Nesya dengan sembringah.
"Yaudah ayo kita berangkat."David smabil mengandeng tangan Nesya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.