
Pagi hari
Diana dan Rian sudah selesai mandi.Mereka sedang bersiap ke kampus.Di antara mereka tidak ada yang berbicara mereka acuh taacuh berasa mereka di kamar hanya sendiri.
Meraka sarapan di meja makan dengan hidmat.
"Na kalian sudah punya rumah?"Wira sambil memakan roto.
"Udah pa tinggal nempatin aja "Rian dengan melirik Wira.
"uhuk..uhuk...Apa pindah rumah!Aku ga mau"Diana dengan Keselek
"kamu harus pindah rumah na bagai mna pun juga kamu udah berkeluarga sekarang."Wilda menengahi.
"kamu kapan pindahnya na?"Wira ke Rian.
"Em rencana Nanti sore om"Rian melirik Wira.
"Kalian ngusir aku ya"Diana dengan cemberut.
"Ngga ko na kami hanya ingin kalian lebih Mandiri aja"Wilda sambil menenangkan Diana.
Selesai sarapan Diana dan Rian pergi ke kampus bersama.Di sepanjang perjalan mereka hening tidak ada yang berbicara sedikitpun.
Diana dan Rian sampai di kampus.Nadia and the geng sudah menunggu sepasang pengantin baru.
"eh ada pengantin ba..."Nadia belum menyelesaikan ngomongnya langsung di dumpel oleh tangan nya.
"Bisa diem ga sih lo"Diana dengan sinis.
"Gmna bro malam pertamanya"Rizal sambil senyum cengegesan ke Rian.
"Iya gmna ena ena kan.."David sambil menggoda.
"B aja."Rian singkat.
"Hah ena ena maksudnya apa,Ena mah kan Nama orng Yang namanya ratna di sebut ena"Nesya dengan wajah tanpa dosa.
Pletak..
"Mata lo onta...ena ena itu malam pertama"Nadia sambil penyntil dahi Nesya.
__ADS_1
"Malm pertama? Malm pertama itu anak yang baru lahirya kedunia dan bayi itu malam pertama bobo di dunia?"Nesya sambil mikir.
Semua orng menanggapi dengan dingin.
"Urus tu pacar lo"Nadia ke David dengan sinis.
Dari arah kejauhan Fira dkk datang menghampiri mereka.Yang tadinya Diana di sebelah Rian langsung oleh Fira di sengol sampe Diana menjauh dari Rian dan Fira langsung mengandeng tangan Rian dengan manja.
"Rian kamu kemana aja sih seminggu ini aku nyariin kamu tau"Fira sambil mengendeng tangan Rian dengan manja.
Fina dan Reni juga mendekt ke Rizal dan David dan langsung di tengh tengah Nadia dan Nesya.
Diana And the geng menatapnya dengan sinis.Tapi dari kejauhan Ada seseorng yang melambaikan tangannya menghampiri Diana.
"Hey Anak ga waras,Kmna aja lo seminggu ini li tau gue se minggu ini tersiksa karna ga bisa liat muka lo"Angga dengan wajah sedihnya.
"Lebay amat lo"Diana dengan datar.
"hehe..he..lo kmna seminggu ini"Angga dengan cengegesan.
"Ada urusan."Diana dengan senyum.
Angga langsung di gandeng oleh Nadia dan Nesya dan juga Diana.Para cowo menatapnya dengan kebencian karna tidak mengganggap mereka.
'Ha...ha...Liat aja bentar lagi kalian ga bakalan bisa deket lagi sama cowo gue dan ga bisa deket sama orng yang temen gue suka"Batin Fira dengan sinis.
Pulang kampus Diana dkk sedang di kantin dengan Angga.Tapi Rain dkk mendekati mereka.
"Yank kamu ko cuekin aku sih"Rizal sambil duduk di depan Nadia langsung memengan tangan Nadia.
"Hmm"Nadia langsung menepis tangan Rizal.
"Maafin dong"Rizla dengan wajah memohon.
Nadia yang melihat wajah Rizal memohon dia ga tega lihat wajah Rizal dan itu kelemahan Nadia.
"Iya deh aku maafin"Nadia dengan senyum dan Rizal langsung memeluk Nadia.
"Nesya maafin david juga ya"David dengan mata berkaca kacanya.
"Iya kali ini nesya maafin tapi David ga bleh lakuin lagi"Nesya dengan senyum dan david langsung memeluk erat Nesya.
__ADS_1
'Nasib jomlo miris amat,Tapi gue harus perjuangin Diana'btin Angga.
"Sabar jomlo"Angga sambil melihat Rizal dan Davis sedang memeluk pacarnya.
"Makanya jadi jmlo tuh cari cewe sana,jmlo ko pake pormalin lama kan"Nadia dengan ketus.
"Udah ada di depan mata ko calonnya"Angga sambil melirik Diana.
Semua orng langsung melirik diana.Diana yang sedang minumpun langsung tersedah.
"uhuk....uhuk.....Hah gue?"Diana menunjuk dirinya sendiri.
Rian langsung memasng muka dinginnya dan datar.
Rizal and the geng langsung melirik Rian.
"Bakalan perang dunia nih"Bisik Rizal ke Nadia.
Rian langsung bangkit dari duduknya.
"Ayo pulang dah hampir sore."Rian ke Diana sambil nada dinginnya
Diana langsung beranjak dari duduknya.
"Di ko kamu mau pulang sama dia,Aku anterin aja"Angga smabil ikutan bangkit dari duduknya.
Diana menelan ludahnya dengan susah payah Rizal and the geng juga sama.
"Nga usah deh gue pulang bareng dia aja kita searah ko"Diana dengan senyum.
"Iya udah deh"Angga dengan sendu.
'ko tumben ya diana mau pulang bareng dia kaya ada yang aneh deh'Batin Angga.
Diana dan Rian menuju parkiran dan masuk ke dalam mobil.
Tapi Dari arah kejauhan dari tadi ada orng yang mengawasi Mereka dari tadi.
"Berani berani nya lo pulang bareng rian,Awas aja lo kali ini gue diemin tapi kalo lo semakin bertindak gue akan ancurin lo"Ucap cewe itu sinis.
"Iya kita harus ancurin mereka bertiga kita harus buat mereka menjauh ya ga ren"Ucap cewe satunya lagi.
__ADS_1
Ya ga slah lagi mereka adalah Fira dkk yang dark tadi merhatiin Mereka yang ada di kantin.
-----------