Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Menggoda Diana.


__ADS_3

Pagi hari di SMA Harapan Bangsa.


--------


"Di lo lama banget dtang lo keman dulu,mampir ke kandang monyet lo"Nadia.Yang sedang nyerocos nyeramahin Diana.


"ya kira gue ke kandang monyet,yang ada semua monyet naksir sama gue kan gue cantik dan membahana"Diana dengan pdenya.


"emng Diana mau pacaran ama monyet"Nesya yang menatap mata diana.


pletak..


"au.."Nesya memegangi dahinya yang kesakitan di jitak Diana.


"lo be*o amat"Nadia sambil melirik nesya yang kesakitan.


Tapi dari arah kehauhan lina dkk mendekati mereka.


"sebaiknya lo bertiga jauhin Rian dkk"Lina sambil dengan muka sinisnya.


"gue ga deketin rian ya"Diana sambil menatap lina dengan senyum sinis


"gue tau lo kejebak di perpus sama rian kan waktu itu"Lina dengan nada suara nya tinggi.


Diana kaget kenapa lina tahu kejadian itu.


"iya gue ke jebak di perpus sma dia tapu gue udah ga deket lagi sama dia sekarang"Diana dengan melngkah mendekati Lina.


"bagus deh kalo gitu karna rian hanya milik gue seorang"Lina dengan teriak.


"lo juga jauhin rizal karna rizal hanya milik gue."Lidya sambil ngelirik Nadia.


"gue tau lo pernah jalan berdua sama rizal malam hari"Lanjut Lidya lagi.


Nadia juga kaget kenpa Lidya tahu kejadian malam hari itu.Nadia hnya diam


"bnerkan, lo ga jawab"Lidya sambil senyum sinis.


"lo juga jauhin David gue gue ga suka lo dket dket sma dia"Lisa yang menatap nesya dengan ingin membunuh.


"lo di gendong kan sama david di taman ke mobilnya "Lisa dengan sinis.


Nesya hanya diam.


"dasar wanita mu**han , kalo di bandingin harta lo sama gue lo ga seberapa gue adalah keluarga terkaya ke 3 di indonesia"Lina dengan senyum sinis.

__ADS_1


"kita lihat aja siapa yang paling kaya"Diana dengan sinis.


Diana tidak membebarkan kalo Diana anak dari Wira kusuma orng ke 1 terkaya di di indonesia kalo di bandingin sama keluarga Lina tidak sberapa.


"hahaha.... harta ga seberapa belagu"Lina tertawa di ikutin lisa&lidya


"kita taruhan aja , siapa hartanya lebih banyak harus jauhin Rian dkk dan harus nurut sma kita bertiga gmna dan kalo gue kalah lo boleh minta apapun dari gue. "Diana sambil senyum sinisnya.


"ayo siapa takut, Pasti gue bakal menang"Lina dkk sambil tertawa sinis


"ayo grils kita pergi"Lina sambil berjalan pergi


"Awas lo"Lidya sambil mendorong Nesya hingga jatuh ke tanah dan langsung berjalan meninggalkan mereka.


"au..."Nesya meringis kesakitan.


Tapi dari arah kejauhan datng 3 siswa mendekati nesya.


"nesya lo ga papakan"Kata siswa itu sambil membantu Nesya berdiri.


Diana dan Nadia mngernyitkan alisnya karena kebingungan kenapa david segitu perhatian dengan nesya.


Ya cowo itu david semenjak kejadian itu dan david sering main ke rumah Nesya mereka semakin dekat dan semakin akrab.


"hai nadia"Rizal sambil melirik nadia.


Nadia hanya mereaponinya dengan denyum.


Dania di buat bingung kenapa kedua sahabtnya bisa sedekat itu dengan Rizal&David.


Tapi Rian hanya diam tidak bersuara dan diana pun tidak melihat Rian.


.


.


.


.


.


Bel pulang Berbunyi para murid berlarian untuk pulang.


"Di gue duluan ya rizal ajak gue pulang bareng"Nadia dengan senyum senyum dan langsung meninggalkan Diana dan nesya.

__ADS_1


Diana melirik nesya.


"jngan bilang lo juga mau pulang bareng david lagi"Dina dengan mentap Nesya.


"ih diana ko tau baru nesya mau bilang, klo gitu nesya pulanv duluan ya dah"Nesya dengan berlari meninggalkan diana.


"Aggh gue pulang sendiri.."Diana sambil Teriak.


Tapi ada orng yang gebisik di telinga diana dari belakang.


"tnang lo bareng gue aja "Ucap cowo dengan ngebisik.


Diana langsung membalikan badannya melihat seseorng itu.Ternyata cowo itu Rian


"napa lo Bengong, lo terposona ya sama ketampanan gue"Goda Rian sambil senyum senyum.


"apaan sih"Diana langsung berjalan meninggalkan rian.


"lo salah paham sama gue Lina meluk gue karena dia sedih karena adiknya baru meninggal"Rian dengan teriak dan Diana langsung berhenti melangkah.


Diana langsung membalikan Badannya.dan rian menghampiri Diana.


"Trus apa masalahnya sama gue"Diana dengan sinis.


"masalhnya li jauhin gue, lo cembura kan "Rian dengn trus menggoda Diana.


Tapi dari arah kejauhan ada seseorng yang melihat Diana dan Rian.


"Awas aja lo, rian hanya milik gue."Ucap cewe itu dengan menggepalkan tangannya dengan murka.


"lo ga bakalan pernah bisa dapetin rian, hnya gue yang bisa dapetin rian"Ucap Lina itu dengan tatapan murka.Ya ga salah lagi dia adalah lina


"liay aja nanti gue pasti menagin tantangan dari lo"Lina sambil senyum sinis.


.


.


.


.


.


---------

__ADS_1


__ADS_2