
--------------
"Diana awas"Teriak Nadia dan Nesya.
"Diana awas ada mobil"Teriak Rian dkk.
Tapi Diana ngak ada kesempatan untuk lari karna mobil udah sngat dekta dan....
Bukk.....
"Ahhkkkk......"Teriak Diana
Diana langsung mental dari mobil dan jatuh ke aspal dan bercucuran darah segar dari kepala dan tangan karna terbentur keras ke badan depan mobil.
Hos hos hos.....
Diana langsung bangun dari tidurnya dengan bercucuran keringat.
"Lo kenapa Diana?"Nadia dengan cemas.
"Di lo knpa ko panik banget lo mimpi apa sih"Nesya dengan cemas.
"Iya non,non knpa ?"Supir Diana ga kalah panik.
ya karna Diana ketiduran di dalam mobil.
Diana hanya bengong.
'kok perasaan gue ga enak ya setelah mimpi barusan'Batin Diana.
" yaudah lo ambil nafas,buang...."Nadia menuntun Diana angar mengikuti Dirinya.
Diana mengikuti Nadia.dan pikirannya aga plong dan rileks.
" coba lo ceritain lo knpa"Nadia smabil memegag bahu Diana.
"Gue mimpi di tabrak mobil dan darah gue bercucuran di aspal dengan deras"Diana dengan lirih.
"Hmm...ga usah di pikirin lah Di kan mimpi cuma bunga tidur "Nesya sambil memegang bahu Diana.
"Hmm..."Diana.
-------------
Malam hari.
Diana masih saja kepikiran dengan mimpinya tadi siang.Diana melamun di atas tempat tidur.
Rian masuk ke kamarnya melihat Diana melamun dan tidak mengetahui Dirinya masuk kamar.
"Di...."Rian sambil memegang bahu Diana dari belakang.
"eh iya...."Diana langsung konek.
"Kmu kenapa ko bengong aku masuk aja kamu ga tau"Rian sambil mengucap pipi Diana.
__ADS_1
"Ngga ko aku kecapean aja,"Diana smabil merebahkan tubunya dan menyembunyikan tubuhnya di bawah selimut.
Rian percaya begitu saja dan langsung meebahkan tubunya di sebelah Diana dan memeluknya dari belakang.
.
.
.
.
--------------
FlashBack...
Fira dkk sedang menunggu Lina dkk di toilet kampus.
"Eh datang juga lo,Sini cpet"Fira dengan wajah keselnya.
"Yah cpetan apa rencananya"Lina dengan ketus.
"Sini kalin gu bisikin rencananya"Fira sambil membisikan sesuatu ke lina dkk dan kedua temannya.
"Gman stuju ga"Fira dengan senyum sinis.
"Bagus juga,Kita setuju aja ya gais"Lina ke Lidya dan Lisa.
"Heem.."Lisa dan Lidya dengan anggukan.
-------------
Sementara Rian dkk sedang ada jadwal pagi mata pelajaran.
"Mana sih tuh dua tuyul ga dateng dateng"Diana smabil celingak celingukan
"Lama lo"Diana dengan ketus.
"Mngap"Nadia dengan duduk di sebelah Diana.di ikuti oleh nesya duduk di depan Diana.
Tapi dari arah kejauhan datng Fira dkk mendekati Diana And the geng.
Diana dkk langsung berdiri dan langsung mehampiri Fira dkk.
"Ada apa lo samperin kita"Nadia dengan ketus.
"Gue cuma mau berdamai"Fira dengan senyum.
Diana dibuat bingung oleh tingkah Fira dkk yang sok baik dan so dekat dan yang aneh lagi Fira dkk memegangi perutnya dengan tngannya dan tangan satu lagi di tunda di saku celana
Fira melirik ke sebelah kiri tangga ada Rian dkk yang mau datang menghampiri dan Fira langsung memberi kedua sahabatnya kode dan langsung memeluk Diana .
Dan Fira dkk langsung meralihkan pisau yang ada di tngnya ke tangan Diana dkk yang penuh dengan darah dan Fira dkk langsung terjatuh dan memgangi perutnya seolah olah Merka di tusuk oleh pisua yang mengenai perut mereka.
"Ahh...."Pekik Fira dkk bersaam seolag kesakitan.
__ADS_1
Rian dkk yang melihat kejadian itu langsung berlari ke arah Diana and the geng.
"Kalian apa apan sih... bencanda kalian ga lucu"Rian smabil memegangi tubuh Fira yan g berada di lantai.Di ikuti oleh Rizal dan David memegang Fina dan Reni.
"Lu knpa sih nad lakuin ini"Rizal dengan nada keras.
"Iya kmu juga nes aku ga nyangka kmu sekejam itu"David dengan sinis.
"Tapi itu...."Diana dkk barengan dan ucapannya di potong oleh Rian.
"Aku ga nyangka kamu kejam banget."Rian dengan sinis.
"Dia bilang ke kita harus jauhin kalian..."Fira yang se olah olah sudah ga kuat.
"Aku ga nyangka ke kamu krna kmu cemburu dan kamu lakuin cara kejam"Rian yang agak membentak.
"Tapi Dia yang kasih aku pisau plis dengerin penjelasan aku dulu"Diana dengan mata berkaca kaca dan memegng tangan Rian.
"Lpas aku kecewa"Ria dengan membentak.
"Aku juga ga nyangka kamu lebih percaya orang lain di bandingin aku,Dan inget kamu bakal nyesel belain wanita ular itu"Diana dngan isakan.
"Kamu...."Rian sambil melayangkan tanganya ke atas akan menampar Diana.
"Knapa kamu diam Ayo tanpar aku ayoo
..."Dian dengan masih terisak dan memegangi pipinya.
"Aggh....."Rian langsung berjalan mengandeng Fira yang dengan pintar ber ekting itu .
"Aku kecewa banget sama kamu"Rizal dengan menatap tajam Nadia.
"Serah gue ga nanya lo kecewa apa engga"Nadia dengan senyum sinis.
"Aku juga kecewa sama kamu Nes."David.
Rizla dan David mengandeng Fina dan Reni meraka berjalan menyusul Rian.
"Agghhh...... Dasar cewe an***g"Teriak Diana.
"kita harus tenagin pikiran kita"Nadia dengan memcoba menenangkan Diana.
"Iya kita ke villa aku aja gimna yang di puncak kita rilek kin pikiran kita"Usul Nesya.
"Iya gue stuju gue muak liat muka cowo br***sek kaya dia"Diana dengab sinis.
.
.
.
----------
Jngan lupa like🙏
__ADS_1
komennnnn😊
And Vote gesss😂🙏