Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Part 5


__ADS_3

---------------


Tiga gadis itu masuk secara beriringan.Semua mata tertuju ke tiga gadis itu.tapi Diana Dkk dan Rian dkk malah bertatap tatapan.


Tapi dari sisi lain Fira dkk hanya senyum dengan sinis.


"Dia....."Ucap Diana dkk dan Rian dkk barengan dengan teriak.


Semua orng langsung melirik Diana And the geng karna teriaknya begitu kencang.


"Ada apa dengan kalian?"Dosen itu.


"Eh engga bu kita cuma kagum sama mereka,mereka cantik cantik bu"ngelas Rian.


Rian langsung di tatap membunuh oleh Diana Rian hanya cengegesan.


"Oh itu kirain apa,Silahkan kalian perkenalkan diri kalian"Dosen itu dengan ramah.


"Ah iya perkenalkan nama saya Lina Anantasya bisa kalian panggil Lina saya pindahan dari kampus xxx semoga kita bisa berteman"Ucap Lina sambil senyum ramah.Dan bisa kita tebak kedua cewenya lagi Lidya dan Lisa.


"Halo perkenalkan saya Lisa Rosalina bisa di panggil Lisa saya sama pindahan dari kampus xxx Smga kita bisa berteman"Ucap Lisa ta kalah ramah.


"Dan perkenalkan nama saya Lidya Afriliani yang paling imut dan lucu kalian bisa di panggil Lidya Saya juga pindahan dari kampus xxx dan smga kita bisa berteman."Lidya yang aga oon itu.


"Kamu Lina bisa duduk di belakang Diana yang bangkunya kosong,Dan kamu Lisa bisa duduk di belakang Nadia,Dan kamu Lidya bisa duduk di belakng Fira."Dosen itu sambil menunjuk beberapa bangku yang di arahkan untuk mereka duduki.


"Perasaan gue jadi ga enak "Bisik Diana ke Nadia.


"Gue juga sama sih,Tapi ah itu pasti pikiran kita aja"Nadia berusaha yakin tapi dia juga ada rasa ga enak.


"Iya sih kita aja yang berlebihan"Diana sambil membenarkan duduknya lagi.


.


.


.


---------------


Setelah semua kelas selesai Diana dkk pergi ke kantin dulu sebelum pulang dan di ikuti Rian dkk.

__ADS_1


Diana masih pura pura ngambek ke Rian gara gara tadi nyebut Lina dkk cantik.


Mereka duduk di baris kedua bangku kantin.


"Syang maafin aku dong aku kan tadi ke pepet ga bisa mikir lagi"Rian sambil merengek memegang tangan Diana.


"Au ah"Diana smabil menahan tawanya.


Tapu dari kejauhan Lina dkk dan Fira datang mendekati meja Diana And the geng.


"Hai kita boleh gabungkan"Lina dengan senyum.


Ya mejanya panjang dan bisa di pake lebih dari 10 orang.


"Eh iya silahkan"Diana dengan senyum.


Rian and the geng langsung langsung menatap Diana .


"eh iya maksih,kita udah lama ya ga ketemu"Lina dengan so akrabnya.


"Eh iya lo kan beda kampus ama gue yang ga ketemu lah"Diana dengan sambil minum teh.


Fira dkk hanya diam da terus menatap Rian dkk.Diana Nadia dan Nesya melirik Fira dkk yang terus memandang Rian dkk melirik dengan sinis.


"Nad Golok mana golok..."Diana sambil menyindir Fira sekilas.


"Iya nih Nes mana Pisau.."Nadia smabil sindir ke Fina.


"Bntar gue abil dulu di tukang golok dan Pisau"Nesya dengab santainya yanf tak mengerti apa maksud mereka berdua.


Diana dan Nesya hanya memutar bola matanya dan memolototi Nesya dengan tajam.Nesya langsung konek.


"Knapa sih kalian."Rian dengan melirik ketiga nya.


Fira dkk terus melihat Rian dkk dengan senyum senyum dan Diana dkk yang melihat itu langsung naik darah menahan amarahnya.


"Aduh gerah ya nad,nes disini.."Diana smabil mengipasi dirinya sendiri dengan tangnya.


"Uh asli panas banget"Nadia dengan meniru Diana.


"Iya kita pergi aja kali gitu dari sini gerah dan panas banget sumpah"Timpal Nesya sambil melirik Fira dkk sekilas.

__ADS_1


Fira dkk hanya menanggapinya dengan senyum sinis.


"Eh Lin,Lid,Lis kita duluan ya"Diana smabil menarik Nadia dan Nesya.


"Eh yang kita gmana nih"Rian dkk barengan.


"Pikirin aja sendiri."Jawab Diana dkk barengan dengan ketus dan langsung pergi meninggalkan mereka.


Rian dkk langsung berlari mengejar Diana dkk.


"Kita duluan"Rian smabil lari.


.


.


"Kita hanya langsung ke rencana selanjutny"Fira dengan senyum kemenangan.


"Gue suka lihat Diana dkk menderita"Lina dengan senyum sinis..


-----------


Diana dkk berjalan menuju mobil supir Diana karna diana menyuruh mang maman menjemput.


Nadia dan Nesya sudah ada di sebrang jalan dekat mobil Diana.Sementara Diana madih di sebrang jalan menunggu Tidak ada mobil lewat.


Diana yang mendengar Rian dkk memanggil Diana dari belakng tak lama Diana langsung lari ke tengah jalan tapu di sisi kanan Ada mobil yang sedang melajukan jalannya dengan sangat kencang.


Dan pada akhirnya.


"Diana awas"Teriak Nadia dan Nesya.


"Diana awas ada mobil"Teriak Rian dkk.


Tapi Diana ngak ada kesempatan untuk lari karna mobil udah sngat dekta dan....


Bukk.....


"Ahhkkkk......"Teriak Diana


Diana langsung mental dari mobil dan jatuh ke aspal dan bercucuran darah segar dari kepala dan tangan karna terbentur keras ke badan depan mobil.

__ADS_1


__ADS_2