
"Gue juga makasih ya udah nyalametin Diana dkk"Ucap Rian mewakili kedua sahabatnya.
Angga menanggapinya dengan senyuman .dan langsung berjalan menjauh.
Angga pulang duluan karna Angga mecerna omongan Rian ke dokter Gina bahwa Dia adalah suaminya Diana yang Dia suakai.
"Gue juga makasih ya udah nyalametin Diana dkk"Ucap Rian mewakili kedua sahabatnya.
Angga pikir diana dengan Rian cuma sbatas teman.Tapi dia menerima nya dengan iklas walau dia harus menerima kabar pahit dan memebuat hatinya tergores dan agak kecewa.
.
.
.
2 Minggu kemudian
Diana masih saja belum sadar bahkan sudah 2 minggu.Dan kabar baiknya Nadia Dan Nesya sudah sembuh dan sudah mulai kampus.
Rian sedang duduk di kursi sebelah Diana sambil memegangi tangan Diana agar cepat bangun.Rian selalu dateng ke rumah sakit setelag pulang kampus.Dia menjaga Diana sampai malam.Rian berharap ada keajaiban untuk Diana bangun.
"Yang bangun dong aku minta maaf,aku emng slah kamu boleh hukum aku tapi kamu bangun dulu.Udah dua minggu loh kamu ga bangun bangun emngnya kamu ga kesel tidur trus."Rian smabil memegang tangan Diana.
Rizal and the geng datang menghampiri Rian ynag masih setia duduk memegangi tangan Diana.
"Ri lo makan sore dulu gih biar yang jagain Diana gue sama Nesya"Nadia sambil melirik nesya.
"Iya biar kita dulu lo gih makan dulu nanti lo sakit siapa yang jagain Diana"Ucap Nesya sambil mendekati Diana.
"Iya bro ayo kita makan kebetulan gue belum makan,kita ke kantin rumah sakit aja aga ada apa apa kita bisa langsung ke sini"Rizal sambil memebujuk Rian.
"Iya deh bntar"Ucap Rian.
"Aku tinggal dulu ya Di, aku mau makan duku by"Rian smabil mencium kening Diana.
Rian dkk berjalam menuju kantin rumah sakit dan makan nasi goreng untuk mengganjal perut.
"Lo harus sabar ya Ri,"Rizal dengan wajah agak sendu.
"Iya gue harus semngt demi kesembuhan Diana"Rian menyemangati dirinya sendiri.
.
__ADS_1
.
Wilda dan Kania juga sudah datang ingin bertemu dengan Anak dan Kaka nya.
"Di lo bangun dong,kita gila gila an lagi hiks..hiks"Nadai smabil terisak memegangi tangan Diana.
"Iya Di,lo bangun gue udah kangen sama kebersaam kita"Nesya terisak.
"Udah kalian harus kuat"Wilda berusaha tegar.
Mereka semua yang ada di situ langsung berpelukan.Teletubis haha...
Mereka sedang asik berpelukan mereka mendengar ada orng meringis.Semua orng langsung menuju ke arah Ranjang.
Diana mebuka matanya perlahan dan memegangi kepalnya karna pusing.
"Nes cepet panggil dokter"Teriak mereka kegirangan.
Nesya dengan kilat lari mencari dokter.Dan dokter langsung datang ke ruangan Diana.Dokter Gina langsung memeriksa Diana.
"Alhamdulilah pasyen sudah melewati masa keritisnya."Ucap dokter gina.
"Alhamdulilah"Ucap semua orng.
"Aww..."Diana berusaha bangun dan memegngi kepalnya.
"Di lo udah sadar sukurlah"Ucap mereka bersama.
"Iya di kita kangen banget sama lo tau"Ucap Nadia dan Nesya smabil memeluk Diana.
"Apan si kalian gue kan ngga ke mana mana kan gue ada disini kaya gue ga bangun berapa abad aja lo"Diana sambil membalas pelukan Kedua shabatnya.
'iya di lo ga bangun 2 minggu'Batin Nadia.
"Kaka...."Kania langsung memeluk Diana.
"Iya ini kaka"Diana smabil mengelus rambut Kania.
Diana barusaha bangun dari tidurnya.
"Gausah bangun nak"Wilda sambil memegangi tangan Diana.
Rian yang sudah selesai Makan langsung kembalu ke ruangan Diana.Rian dkk membuka pintu dan melihat sudah ada kedua sahabtnta diana,Mertuanya dan adik ipar nya.
__ADS_1
Rian melirik ke ranjang Diana alangkah terkejutnya Rian tidak melihat Diana di sana.
Rian melirik ke arah kamar mandi ada seseorng keluar dari saya,itu ternya Diana.Rian langsung berlari ke arah Diana dan memeluknya dengan erat.
"Di kamu udah bangun aku kangen tau"Rian smabil memeluk Diana dengan erat.
Diana berusaha melepaskan pelulannya karna dia risih di peluk sma orng asing.
"Maaf anda siapa ya"Diana smabil melepad pelulannya.
"Kamu masa ga inget aku"Rian dengan lirih.
Diana berpikir sejenak,Dan dia langsung sakit di kepalnya.
"Aww..."Diana smabil memegangi kepalnya.
Rian langsung menggendong Diana ke ranjang dan menidurkan Diana.
"Nes cepet kabarin dokter"Teriak Rian.
'huh gue lagi gue lagi emng di sini manuasianya cuma gue kan banyak'batin Nesya.
Nesya lagi lagi nyusul Dokter Gina.Dokter gina langsung memeriksa Diana.
"Em kalo saya bisa saran Pasyen jangan dulu memikirkan yang berat berat"Ucap doket gina.
"Iya dok makasih"Rian dengan senyum ramah.
"Iya kalo gitu sya permisi dulu"Ucap Dokter Gina dengan senyum dan berjalan keluar.
Setelah dokter Gina keluar dari Kamar inap Diana ga lama Ada seseorng datang membuka pintu.
Cklek....
Semua orng langsung melirik ke arah pintu.
'*Nagapain tu orng ke sini'Batin Rian and the geng.
*Bersambung........
Ayo likee......
komenn......
__ADS_1
And Voteee**......