Berawal Dari Benci

Berawal Dari Benci
Lina ga Terima dengan kekalahnnya.


__ADS_3

.


.


.


.


--------


Setelah diana mencium tangan Wira diana langsung memeluk wira di depan semua orng.


Dan lagi lagi membuat semua orng kaget terutama Lina.


"atau jangan jangan...****** deh gue"Lina sambil memukul dahinya.


"kamu ko senyum sih lihat diana peluk pa wira, ada apa sih sebenarnya."Rizal berbisik ke nadia.


"kamu juga bakal tau nanti juga"Nadia berbisik ke Rizal dengan senyum sinisnya.


'jadi penasaran deh ada apa ini sebenarnya gue ga ngerti sumpah'batin rian.


Rian yang melihat diana memeluk wira rian geram tapi dia sudah janji ke diana akan merahasiakan dulu hubungannya.dan rian ingin tahu apa maksudnya diana memeluk wira.


"lama banget papa dateng aku pengel nungguin papa"Diana sambil melepas pelukannya.


Saat diana menyebut wira sengan sebutan papa semua orng di buat kaget lagi bukan main.


Terutama dengan lina sangat kaget saat diana menyebut wira dengan sebutan papah.


Lina berasa tersambar petir di siang bolong.


'gimana nih mati gue aggh...'Batin diana.


Rian di buat kaget dengan ucapan Diana rizal dan juga david pun kaget tapi nadia dan nesya hanya senyum.


.


.


.

__ADS_1


"eh iya sayang macet tadi di jalan"Wira sambil memegang pundak diana.


"eh iya ini anak sya yang di sembunyikan identitasnya"sambung wira sambil memegang pundak Diana.


Dan dari arah gerbang datang 2 orng yang menjadi pusat perhatian semuaorng. ya itu ibu wilda dan Kania.Wilda dan kania berjalan menghapiri Diana dan wira.


Diana langsung lari ke arah wilda dan langsung mencium tanangan wilda.


"ko mamah udah kesini kan Kania juga sedang merayaka kelulusan"Diana sambil merangkul Kania.


"udah selesai ko ka jadi kita langsung kesini"Kania sambil melirik Diana.


"dan ini anak ke dua saya namanya Kania"Wira dengan menatap kania.


"jadi nama asli sya adalah Diana putri cantika kusuma karena gue sembunyiin identitas gue gue nge hapus nama kusumanya."Diana menjelaskan ke semua orng.


.


.


.


Diana dkk melirik lina yang sedang menunduk dan di sebelhnya ada lisa dan lidya, diana menghapiri Lina dan berbisik di telinga lina.


"lo harus jauhin Rian dan ga usah gangu hidup gue lagi"Diana dengan senyum sinisnya.


Diana dkk meninggalkan Lina dkk yang sedang berdiri bengong.


Lina yang ga terima dengan kekalahannya,Dia menggepalkan tangnnya.


"Gue ga bakalan nyerah dapetin Rian,"Lina dengan geram.


"lihat aja gue bakal rebut Rian dari lo dan rian akan benci sma lo"Lina dengan senyum liciknya.


Diana dkk berjalan menghampiri Rian dkk.


"gue ga nyangka Diana adalah anak dari pa wira gue ga mimpi kan."Rian dengan Tidak percaya.


pletak...


Tangan rian mendarat dengn mulus di dahi Rizal.

__ADS_1


"au sakit lo apan sih"Rizal sambil memegangi dahinya yang keaakitan.


"sakitkan berarti lo ga mimpi"Rian dengan melirik Rizal.


"et dah kan gue cuma basa basi lo ga peka amat"Rizal sambil menggaruk rambutnya yang ga gatal.


"orng tua kalian ga kesini"Nadia ke Rian dkk


"ngga orng tua kita pada sibuk ya kan"Rizal sambil melirik kedua sahabatnya itu.


"kalo orng tua kamu sama nesya kenapa ga kesini"Rizal sambil melirik Kekasihnya Nadia.


"orng tua kita ke luar negri dan pekerjaannya ga bisa di tinggal"Nadia sambil melirik nesya.


"aku ga nyangka kamu anak dari pa wira"Rian berbisk ke Diana.


"nyangkain aja"Diana senyum dan berbisik ke rian.


'kalo ga ada orng di sini udah gue cium tu bibir'Batin Rian.


.


.


.


.


------


Acara pun sudah selesai semua siswa dan para orang tua satu persatu meninggalkan tempat lapngan yang di pakai kelulusan Kls 12.


Keluarga diana juga pergi meninggalkan tempat itu dan akan pulang kerumah nya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2