Bidadari Subuh

Bidadari Subuh
Client Baru


__ADS_3

Sesampainya Azizah didepan lobby ia segera bergegas untuk memasuki gedung perkantoran tersebut yang sudah mulai rame dengan karyawan yang hilir mudik ada yang baru datang ada juga yang akan mencari sarapan di kantin belakang gedung perkantoran, ia segera melanjutkan langkah kakinya menuju lift untuk membawa ke lantai ruangannya. 


Beberapa menit menunggu di depan lift akhirnya ia mendapat giliran untuk masuk ke dalam lift dan ternyata didalam lift tersebut sudah banyak orang berdesakan, setelah ia masuk ke dalam lift ternyata ketika pintu lift akan menutup ada sebuah tangan yang menghalangi pintu lift tersebut agar tidak menutup terlebih dahulu.


“ Maaf saya ikut lift ini ya “ permohonan Bahira kepada orang-orang yang sudah masuk terlebih dahulu


“ Silahkan mbak “ ujar salah satu orang didalam lift


Lalu Bahira masuk kedalam lift dan ikut berdesakan didalam lift tersebut, namun sudut mata Bahira menangkap sekelebatan orang yang sangat ia kenal yaitu Azizah di pojok lift dengan menunduk ke bawah dan mendekap tas ke arah depan guna menghalau bersentuhan dengan lawan jenisnya.


          “ Hei, sist “ sapa Bahira kepada Azizah


“ Oi ngagetin aja kamu ra “ Azizah terlonjak kaget akan keberadaan Bahira yang sudah ada didekatnya


“ Tumben kamu masih di dalam lift biasanya udah standby di ruangan “ tanya Bahira yang masih kaget kalau sahabatnya satu ini jam segini masih belum di ruangannya tumben banget


“ Iya nih ada problem dikit tadi sist “ jawab Azizah sambil menunjukkan senyum terindahnya


“ Olalalala emang ada problem apa sist ? “ kepo Bahira


“ Udah nanti aja aku certain ke kamu “ jawab Azizah mencoba untuk menghindari cecaran pertanyaan sahabatnya tersebut


“ Ok awas aja ya kalau kamu ndak cerita “ ancam Bahira


“ Iya promise, udah tuh mau nyampek lantai ruangan kita “ ucap Azizah


Ting


Pintu lift membuka secara otomatis dan mereka berdua keluar dari lift menuju ke ruangan masing-masing, Azizah membuka pintu ruangannya lalu menuju ke meja kerjanya yang disana sudah tertata dokumen-dokumen yang harus ia selesaikan hari ini karena pekan depan ia akan mengambil cuti setengah hari untuk mengurus pascasarjana yang sudah direncanakan.


Ia duduk dengan tenang lalu mulai meneliti dokumen-dokumen keuangan dari client perusahaan yang saat ini tangani, tidak lupa kacamata yang bertengger di hidung mancungnya yang menambah aura kepintarannya, namun masih di tengah perjalanan ia mengerjakan dokumen-dokumen tersebut terdengar suara ketukan dari luar ruangannya.


Tok…. Tok….


“Assalamu’alaikum zah “ terdengar pintu terbuka disertai suara bass dari arah pintu lalu duduk di sofa yang terletak didekat pintu


“ Wa’alaikumsalam pak silahkan masuk “ jawab Azizah dengan segera ia beranjak dari tempat duduknya lalu duduk sofa berhadapan dengan pak Jamal


“ Apakah saya menggangu kesibukan kamu zah “ tanya pak Jamal

__ADS_1


“ Tidak pak tumben bapak kesini padahal saya bisa ke ruangan bapak kalau gini saya jadi sungkan pak “ jawab Azizah disertai senyuman


“ Eh santai aja zah tadi saya juga baru datang biar sekalian jadi mampir ke ruangan kamu “ ucap pak Jamal santai


“ Iya pak jadi ada apa bapak ke ruangan saya, ada yang bisa saya bantu pak ? “ tanya Azizah kepada pak Jamal karena tumben banget beliau langsung datang ke ruangannya


 


“ Gini zah saya mau minta bantuan kamu untuk audit eksternal di perusahaan seorang kawan, apa kamu bisa ? “ tanya pak Jamal


“ Insyaallah saya bisa pak karena beberapa client saya sudah ada beberapa yang sudah clear “ jawab Azizah menyanggupi tawaran pak Jamal


“ Alhamdulillah kalau kamu mau nanti saya kasih dokumen file laporan keuangannya tapi ndak usah buru-buru zah santai aja ini audit eksternal aja kok “ pak Jamal bersyukur karena karyawan andalannya menyetujui tawarannya


“ Siap pak insyaallah nanti seperti biasa pak saya ngerjakannya sesuai urutan yang masuk dokumennya “ ucap Azizah


“ Ok monggo terserah kamu aja zah atur aja hehehehe, eh iya kamu jadi mau lanjut pascasarjana zah ? “ tanya pak Jamal


“ Insyaallah jadi pak pekan depan saya mulai urus dokumen pebdaftarannya saya juga sekalian izin buat cuti setengah hari pak untuk mengurus pendaftaran tersebut pak “ jawab dan permintaan izin Azizah kepada pemilik konsultan tersebut


“ Ok zah urus saja dulu pendaftaran pascasarjana kamu saya sangat senang kalau ada karyawan saya yang melanjutkan pendidikannya, kamu sudah saya anggap seperti anak sendiri zah “ ucap pak Jamal dengan disertai senyum tulusnya untuk memberi dukungan kepada Azizah


“ Semoga diberi kemudahan & kelancaran sampai selesai ya zah kalau sudah selesai jangan pindah dari sini ya zah “ do’a tulus pak Jamal


“ Aamiin, Insyaallah saya akan stay disini pak selama masih single nanti kalau sudah bersuami saya tidak tau lagi hehehehe “ canda Azizah


“ Nanti saya yang bilang ke suami kamu biar di izinin kamu disini terus hehehe “ balas pak Jamal


“ Siap komandan “ ucap Azizah disertai kekehan kecil


“ Ya sudah zah saya mau kembali ke ruangan sekali lagi terima kasih ya nanti biar mbak riska yang bawain dokumen laporan keuangannya ke kamu “ pak jamal menyudahi obrolannya


“ Baik pak “ ucap Azizah dengan senyuman


Pak jamal meninggalkan ruangan azizah menuju ke ruangannya, Azizah juga melanjutkan kembali pekerjaannya yang tadi terputus ia mencoba untuk konsentrasi kembali dengan dokumen yang ada dihadapannya. Namun lagi-lagi ada gangguan lagi dari arah luar pintu.


Tok…tok…


Ceklek

__ADS_1


“ Assalamu’alaikum zah mbak ganggu kamu ndak ? “ suara lembut seorang perempuan membuka pintu ruangan azizah sambil membawa tumpukan dokumen lalu meletakkan nya dekat meja kerja Azizah


“ Wa’alaikumsalam mbakku sayang “ jawab Azizah disertai senyuman


“ Udah ndak usah gombal gitu “ ucap Riska dengen disertai kekehan kecil dan cubitan gemes di pipi Azizah


“ Seharusnya mbak panggil akua ja ke ruangan mbak Riska buat ambil dokumen-dokumen ini “ ucap Azizah sungkan karena ia yang lebih muda harus disamperin oleh seniornya


“ Udah gpp mbak juga lagi refreshing ke ruangan kamu “ ujar Riska santai


“ Mbak banyak banget nih dokumennya hehehehe “ tanya Azizah


“ Iya zah soalnya itu yang di audit bukan cuma perusahaan pusat saja tapi juga anak cabang nya juga “ jelas Riska


“ Oh ok mbak “ ucap Azizah menegerti


“ Kamu besok mbak jadwalkan untuk ketemu sama client baru ini zah jadi kamu siap-siap ya “ Riska memberitahu Azizah


“ Siap mbak dikantor kan ketemuannya ? “ tanya Azizah


“ Iya mereka besok akan ke kantor kita “ jelas mbak Riska lagi


“ Ok Mbakku sayang “ gombal Azizah ke Riska


“ Udah ah disini lama-lama aku jadi diabetes wkwkwkwk “ balas Riska disertai langkah untuk meninggalkan ruangan Azizah


“ Terima kasih mbak sudah ngerepotin “ ucap Azizah


Setelah kepergian Riska dari ruangannya Azizah mulai menata kembali konsentrasi yang tadi buyar gara-gara banyak gangguan yang datang keruangannya, setelah bergelung beberapa jam ia akhirnya menyelesaikan pekerjaannya. Lalu ia mencoba untuk melihat dan mempelajari dokumen laporan keuangan yang akan dibahas dengan client baru nya esok hari.


 🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Semoga Syuukaa para Readers 🤗


Jangan lupa kasih jejak like, komen dan favorit nya 😍


Terimakasih 🤗🙏


 

__ADS_1


 


__ADS_2