Bidadari Subuh

Bidadari Subuh
Kegundahan Azizah


__ADS_3

Happy Reading readers πŸ€—


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Benar kata pepatah don’t judge book by it’s coverΒ  (jangan menilai buku dari covernya) kita hanya manusia biasa yang tidak bisa menebak hati dan pikiran orang lain, jadi kita tidak bisa menilai seseorang hanya dengan penampilan luarnya saja tanpa mau melihat sikap nya terlebih dulu


Di mall tersebut Azizah melihat seseorang laki-laki yang baru ia kenal dan lebih membuat terkejut lagi adalah dia sedang berjalan dengan menggandeng seorang perempuan mereka berdua terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang kasmaran


Seketika ia diam termenung melihat apa yang terjadi di depan mata secara langsung, apakah ini adalah jawaban dari munajatnya selama beberapa hari ini kepada sang Khalik ? apakah ini yang menjadi alasan sang laki-laki tidak pernah berkomunikasi dengannya sama sekali ? kenapa kalau dia sudah punya pacar mau menjalin ta’aruf denganku ?


Banyak sekali timbul pertanyaan di pikiran Azizah seketika tanpa dikomando badannya terasa lemas dan ia bersandar di dekat meja kasir, padahal ia sudah mulai membuka hati nya untuk laki-laki tersebut namun memang kita sebagai hamba tidak boleh terlalu berharap terlalu tinggi dengan seseorang karena jika harapan kita tidak sesuai akan terasa kecewa


Tanpa Azizah ketahui kedua orang sahabatnya berjalan mendekat ke arahnya dengan banyak bawaan dari perburuan mereka, kedua orang tersebut sedikit aneh karena melihat sahabatnya dengan pandangan kosong ke depan


β€œ Zah, Azizah kamu kenapa β€œ ucap Bahira sambil memegang tangan Azizah agar dia segera sadar dari lamunannya


Β  1


Β  2


Β  3


Masih belum ada respon dari Azizah


β€œ Zah, Azizah kamu dengar suara ku kan ? β€œ Cintya mencoba untuk menepuk bahu Azizah dengan lembut


β€œ Astagfirullah β€œ seketika Azizah tersadar dari kemelut pikirannya sendiri


β€œ Kamu kenapa ? apa ada yang ganggu pikiran kamu ? β€œ tanya Cintya lembut sambil mengusap punggung Azizah agar sedikit tenang


β€œ Aku gpp kok cin, ra maaf tadi aku ngelamun sedikit β€œ bohong Azizah kepada kedua orang yang ada dihadapannya saat ini


β€œ Sure, aku nggak percaya kalau kamu gpp beb β€œ Cintya sangat hafal dengan sifat sahabatnya ini yang juga sering menyimpan maslahnya sendiri


β€œ Kita nggak percaya kalau kamu lagi baik-baik saja β€œ tambah Bahira mencoba untuk mengulik apa yang terjadi dengan Azizah


β€œ Apa kalian sudah selesai belanjanya ? kita belum sholat ashar loh ? β€œ Azizah mengalihkan topik


β€œ Astagfirullah iya kita belum sholat ashar beb β€œ Cintya lalu tersadar kalau ia dan Bahira terlalu lama memilih-milih baju


β€œ Astagfirullah ya sist β€œ Bahira juga baru tersadarΒ Β Β 

__ADS_1


β€œ Kita sholat ashar dulu lalu kita makan yang berat ya beb aku udah laper lagi nih hehehehe β€œ ucap Cintya nyengir


β€œ Ok siap β€œ jawab Azizah yang memaksakan senyumnya


β€œ Kita bayar dulu ya sist kamu tunggu disini aja β€œ ucap Bahira sambil menggandeng Cintya untuk melakukan pembayaran di kasir


β€œ Ok let’s go beb β€œ keduanya memegang tangan kanan kiri Azizah untuk menggandengnya keluar dari toko tersebut


Setelah menyelesaikan ibadah wajib mereka berjalan mencari restoran atau outlet yang menyediakan makanan, sepermenit mereka berjalan-jalan mencari tempat makan akhirnya mereka masuk kesalah satu outlet yang menyediakan masakan jepang dan mulai mengantri untuk pesan makanan dan minuman


Dengan memegang baki masing-masing yang sudah terisi dengan makanan dan minuman yang telah dipesan mereka mencari meja yang masih kosong, melihat meja kosong dipojok outlet akhirnya mereka bertiga mulai berjalan ke meja tersebut dan duduk dengan tenang serta mulai manyuap makananya hingga tandas tanpa ada suara dari ketiga orang yang berada di meja tersebut


Selesai makan sore mereka memutuskan untuk mengakhiri kegiatan girl’s time dan akan pulang, sebelumnya Azizah telah menghubungi ayah dan abangnya kalau ia sudah mau pulang. Ia akan menunggu di lobby dekat dengan bagian informasi agar kalau abang atau ayahnya datang dengan mudah menemukan keberadaannya


β€œ Zah, mau gue anter aja ? β€œ ucap Bahira sedikit khawatir tentang keadaan Azizah saat ini karena ia sangat yakin kalau sahabatnya sedang ada masalah namun dia dan Cintya tidak mau memaksa agar Azizah menceritakan kepada mereka berdua


β€œ Nggak usah ra aku tadi sudah hubungi ayah dan bang Dzaki mungkin sekarang salah satu nya sudah otw ke sini β€œ jawab Azizah lembut


β€œ Beneran ? aku nggak tega kalau kamu nunggu sendirian di lobby β€œ ucap Cintya yang tak kalah khawatir seperti Bahira


β€œ Iya ra cin aku gpp kok nunggu disini sendirian β€œ Azizah menjawab dengan senyum manisnya


β€œ Ok aku tinggal ya kalau ada apa-apa segera hubungi kita β€œ ujar Cintya sambil memeluk sahabatnya tesrebut bergantian dengan Bahira


β€œ Iya hati-hati jangan ngebut, Wa’alaikumsalam β€œ jawab Azizah melepas kepergian kedua sahabatnya tersebut


Ia melihat kedua sahabatnya berjalan kearah basement hingga keduanya hilang dari pandangannya, dengan kepergian sahabatnya kegundahan Azizah kembali datang menghampiri tanpa ada aba-aba terlebih dahulu


Seketika pikiran Azizah sudah dipenuhi dengan berbagai pertanyaan yang membuat ia hanyut dalam pikiran sendiri tanpa menghiraukan keadaan di sekitarnya.


β€œ Apa yang harus aku lakukan sekarang ? β€œ


β€œ Kenapa kak Iqbal tidak bilang kalau dia saat ini sedang dekat dengan seorang perempuan ?”


β€œ Apa aku harus bilang ke ayah dan bunda ? β€œ


β€œ Bagaimana kalau setelah aku menyampaikan ke ayah bunda tali silaturahmi dengan pak Harun akan terganggu ? β€œ


β€œ Atau aku minta penjelasan terlebih dahulu kepada kak Iqbal ? β€œ


β€œ Benar sepertinya aku harus ketemu dengan kak Iqbal untuk meminta penjelasannya dan memberikan keputusan untuk hubungan kita β€œ

__ADS_1


β€œ Tenang Azizah kamu pasti bisa melalui ini semua β€œ


β€œ Astagfirullah, Astagfirullah aku pasrahkan semuanya kepadamu Ya Allah β€œ Azizah menghela nafas dan mencoba untuk menenangkan hati dan pikirannya yang terlalu banyak pertanyaan dan keresahan


Terhanyut dalam pikirannya sendiri tanpa Azizah sadari ternyata seseorang yang ditunggu sudah berada di hadapannya, bang Dzaki ditugaskan sang bunda untuk menjemput princess Shauqi karena ayah tadi sedang berada di masjid untuk melakukan pengajian rutin di masjid


β€œ Assalamu’alaikum mbak β€œ sapa bang Dzaki


1


2


3


Masih belum ada respon dari orang yang disapa


β€œ Mbak Mbak β€œ Dzaki sedikit mengoncangkan bahu Azizah secara lembu


β€œ Astagfirullah abang ngagetin aja β€œ spontan Azizah tersadar dari arus pikirannya


β€œ Mbak kenapa ? abang dari tadi ya sudah disini kamu nya aja yang ngelamun β€œ jawab Dzaki sedikit sewot


β€œ Maaf bang mbak nggak lihat abang tadi waktu datang β€œ ucap Azizah sendu sambil mengalihkan topik agar abangnya tidak curiga


β€œ Udah yuk pulang keburu magrib tapi sepertinya kita magrib di jalan deh soalnya tadi perjalanan kesini aja macet β€œ curhat Dzaki


β€œ Atau kita sholat Magrib dulu bang di masjid terdekat β€œ usul Azizah


β€œ Boleh deh kita mampir di masjid dulu lalu baru cus pulang β€œ Dzaki menyetujui usulan sang adik


β€œ Sepertinya ada sesuatu yang lagi dipikirkan mbak, terlihat dia agak ngelamun, nanti saja kalau sudah di rumah aku wawancara β€œ batin Dzaki


Β πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Semoga Syuukaa para Readers πŸ€—


Maaf jika masih banyak typo yang bertebaran πŸ™


Jangan lupa kasih jejak like, komen dan favorit nya 😍


Terimakasih πŸ€—πŸ™

__ADS_1


Β 


__ADS_2