
Didalam salah satu ruangan kantor konsultan keuangan AB yang terkenal di berbagai wilayah Nusantara terlihat seorang gadis muslimah cantik mengenakan gamis berbentuk A line baby blue dipadu padankan dengan kerudung syar'i berwarna pink menambah kesan sweet penampilannya.
Azizah duduk di kursi kebanggannya sebagai konsultan keuangan atau di sebut juga sebagai akuntan publik, ia sudah menggeluti dunia akuntan publik selama 3tahun terakhir sejak ia lulus dari bangku perkuliahan.
Beberapa kali ia juga sudah mengambil kelas untuk mendapatkan sertifikasi brevet A-C agar bisa lebih mendalami bidang yang saat ini ia geluti, dan saat ini ia juga sedang melanjutkan studi strata 2 nya yang masih sama dalam bidang keuangan.
" Za, udah waktunya istirahat nih " terdengar suara cempreng dari sahabatnya dari arah pintu yang seketika membuyarkan fokus Azizah
" Astaghfirullah ngagetin aja sih Ra, kalau mau masuk ruangan itu salam dulu kek biar nggak ngagetin orang aja " jawab Azizah seraya mengalihkan pandangannya ke arah Bahira
" Maapin ya za lupa aku, keburu laper nih perut aku za " kilah Bahira sambil cengengesan
" Iya jangan keseringan gitu ah nggak baik tau " Azizah sambil tersenyum melihat tingkah sahabatnya yang sering bikin rusuh
" Kuy let's go ke kantin " ajak Bahira
" Eh kita sholat dulu ya !, apa perutmu lapernya bisa dipending dulu nggak ra ? " tanya Azizah sambil terkekeh kecil
" Iya deh gpp kita sholat dulu baru ke kantin " jawab Bahira pasrah sambil mencebikkan mulutnya
" Hehehe Udah jangan cemberut gitu siapa tau nanti kalau di Musholla ketemu sama jodoh ra " Azizah menghibur Bahira yang cemberut karena keinginannya kepending
" Aamiin Ya Allah " Jawab Bahira dengan semangat 45
" Nah, gitu dong semangat meski lagi laper " ledek Azizah
" Kamu itu ya zah bisa aja balikin mood aku yang barusan drop " ujar Bahira dengan senyuman
" Hehehehe Iya dong, udah yuk kita buruan sholat ke musholla terus kita lanjut buat charge perut kamu" jawab Azizah sambil tertawa kecil
" Ok bu bos "
__ADS_1
* Kantor Al-Farizi Corp
Setelah adegan ledek meledek tadi mereka Akmal dan Bashir melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing bersama di ruangan tersebut, Suana jadi hening seketika yang terdengar saat ini hanya suara yang timbul dari ketikan keyboar laptop dari penghuni ruangan.
Meski sudah masuk waktu istirahat mereka berdua masih sibuk berkutat dengan berkas-berkas yang harus segera diselesaikan hari itu, dan hanya menjeda pekerjaannya untuk melaksanakan sholat dhuhur saja.
Sehingga saat ini mereka berdua telah melewatkan makan siangnya, tidak terasa waktu terus bergulir hingga saat ini jam dinding menunjukkan pukul 4 sore.
Krucuk... Krucuk...
" Shir loe denger nggak suara barusan " tanya Akmal pada Bashir
" Tau lah itukan suara cacing di perut gue yang udah oada demo mau minta diisi " jawab Bashir nyegir
" Makan lah shir jangan kayak orang susah gitu "
" Eh Bos suka bener sendiri aja ya " ditanggai sewot oleh Bashir
" Ya udah deh gue pesen makan pakai G* Food aja biar cepet " usul Bashir
" Ok gue juga tolong pesenin ya sob, gie tinggal shat ashar dulu " Ucap Akmal sambil berjalan menuju kamar mandi untuk berwudhu
" Ok siap bos "
Setelah 30 menit kemudian pesanan merekan sudah siap untuk disantap, bertepatan dengan mereka yang telah menyelesaikan sholat ashar. Sambil menikmati makan siang eh tapi lebih tepatnya makan sore mereka berbincang santai.
" Shir nanti gue ngungsi ke rumah loe ya " minta Akmal ke Bashir
" Eh, Yakin loe bro " ujar bashir meyakinkan Akmal
" Iya gue serius mau ngungsi kerumah loe " jawab Akmal dengan wajah yg dibuat semelas mungkin
__ADS_1
" Rumah gue bukan tempat pengungsian ya " di timpali bashir dengan candaanya
" Gpp lah kan yg ngungsi ganteng, tajir kayak aku gini "
" Kalau tajir ngapain loe ngungsi "
" Loe mah gitu sama gue jahat banget "
" Gue bukannya jahat tau, gue takut loe di cariin sama umi loe "
" Nggak bakal nanti gue izin ke umi dulu deh beneran suwer " ucap Akmal sambil mengangkat tanda dengan jari membentuk V
" Ya udah boleh deh kalau gitu " jawab bashir menyetujui permintaan Akmal
" Thank's bro " ucap Akmal dengan wajah yang berseri
" Sekalian kita ngumpul sama bocah2 yuk dirumah loe biar rame shir "
" Ok bentar gue kontak daffa sama haidar dulu " jawab Bashir sambil mengotak atik Hp menghubungi kedua sahabatnya yang lain
" Pasti rusuh nih rumah gue " ujar Bashir kembali
" Sabar bro insyaallah nanti rumah loe berkah " hibur Akmal
" Aamiin semoga kedatangan kalian nggak di obrak sama satpam komplek "
" loe mah gitu shir suka negthink duluan "
Sudah lama mereka berempat kumpul dengan formasi lengkap karena kesibukan masing-masing, maklumlah semakin dewasa mereka sudah punya tanggung jawab dan kewajiban sendiri jadi jarang banget buat meet up.
Meski begitu mereka berempat akan meluangkan waktu sebulan 1-2x untuk meet up untuk menyambung tali silaturahmi biar tidak putus, tapi setiap hari mereka tetep komunikasi via grup online.
__ADS_1
Karena Akmal yang anak tunggal sendiri diantara mereka berempat jadi Akmal sudah menganggap mereka sebagai saudara sendiri, meski terkadang mereka berempat rusuh banget ketika berjumpa.