Bidadari Subuh

Bidadari Subuh
Kumpul Para Bujang


__ADS_3

Maaf baru bisa up lagi gaes πŸ™


Semoga bisa mulai rajin up πŸ˜ŠπŸ™


Β 


Persahabatan yang terjalin dari keempat anak manusia ini sudah terjalin sejak mereka berada di bangku SMP, tanpa ada yang menyangka dari pertemuan yang tidak sengaja ketika mereka satu kelas hingga mengantarkan pada persahabatan sejati


β€œ Assalamu’alaikum β€œ ucap salam serempak sang tamu


β€œ Wa’alaikumsalam β€œ jawab papa heri yang sedang diruang tamu seraya berjalan kearah pintu untuk membukakan pintu


β€œ Oalah kalian berdua toh le β€œ sambut papa heri pada tamunya tersebut


β€œ Iya pa kita mau ngerusuhin rumah papa β€œ saut salah satu tamu dengan cekikikan


β€œ Yuk lah masuk aja le, tadi juga akmal datang tapi sepertinya masih mandi dan sholat di kamar bashir β€œ ajak papa heri masuk ke rumah


β€œ Siap pa β€œ jawaban kompak dari tamunya tersebut


β€œ Siapa pa yang datang β€œ Tanya mama ayu yang sedang meyelesaikan membersihkan meja makan


β€œ Ini loh ma ada pak dokter dan pak pengacara β€œ jawab papa hari dengan tekekeh seraya berjalan kearah ruang keluarga dengan diekori oleh kedua tamunya


β€œ Duduk dulu le sambil menunggu mereka berdua kita main catur aja yuk, papa lagi pengen main catur tapi ndak ada lawannya β€œ ajak papa heri


β€œ Terima kasih pa β€œ ucap serempak keduanya sambil mendudukan dirinya ke sofa ruang keluarga tersebut seraya menaruh bungkusan kresek yang mereka bawa tadi ke meja didepannya


β€œ Boleh deh pa biar nggak boring juga nunggu mereka berdua β€œ jawab daffa menyetujui usulan papa hari.


Setelah beberapa menit daffa dalam mode serius melawan papa hari dalam permainan catur, serta haidar yang asik menonton diselingi dengan mengunyah camilan yang segaja tadi dibawa dari luar, tanpa mereka sadari akmal dan bashir sudah menuruni tangga dan melangkah kearah ruang keluarga yang sudah ada ketiga orang yang sedang dalam mode serius memandangi papan catur.


β€œ Woi, serius banget daf β€œ sapa bashir seraya memukul pundak daffaΒ  dan duduk didekatnya tapi tidak ada tanggapan darri daffa

__ADS_1


β€œ Biarin aja lagi shir dia lagi mikir strategi jadi jangan digangguin β€œ ucap bashir sambil duduk di sebelah haidar


β€œ Eh loe berdua udah nganggrem nya β€œ celetuk haidar yang sadar akan kehadiran kedua sahabatnya tersebut


β€œ Emang kita ayam apa pakai anggrem segala dar β€œ jawab bashir


β€œ Kalian lama tau sampai jamuran gue nungguin kalian β€œ sewot haidar


β€œ Maaf deh bro kita nggak tau kalau kalian udah datang β€œ sautan dari akmal sambil nyenggir


β€œ Hmmm β€œ jawab haidar


β€œ Skak mat β€œ tiba-tiba suara daffa mengalihkan keributan mereka bertiga


β€œ Yah, papa kalah nih β€œ suara papa hari mulai terdengar kembali setelah beberapa saat yang lalu dalam mode silent


β€œ Maaf pa kali ini daffa yang menang β€œ ucap daffa sambil menunjukkan senyum kemenangannya


β€œ ok deh lain kali kita main lagi ya daf, yuk papa tinggal istiahat duluan ya boys β€œ ucap papa hari menyudahi permainan catur mereka dan pamit untuk istirahat terlebih dahulu seraya melenggang ke arah kamar


β€œ Kompak banget sih kalian sweet deh β€œ papa hari terkekeh melihat kekompakan persahabatan anak-anaknya


β€œ Yuk, kita ke kamar gue aja bro soalnya kalau disini takut ganggu istirahat papa sama mama β€œ ajak bashir ke kamarnya yang berada dilantai dua agar tidak mengganggu istirahat kedua orangtuanya yang memang kamar mereka yang masih ada di lantai dasar


β€œ Ok, siap β€œ jawab daffa dan bashir serempak akmal hanya menganggukkan kepalanya saja


Mereka berempat bergegas menuju ke kamar bashir yang berada lantai 2, sesampai di kamar mereka langsung menuju balkon karena dirasa disana tempat yang tepat untuk mereka ngobrol bersama sambil menikmati suasana malam hari dan ditemani rembulan yang saat ini sedang menunjukkan kemolekkannya sinarnya diatas langit gelap pekat.


β€œ Bagus banget ya pemandangan malam dari sini meski Cuma kelihatan rumah-rumah tetangga loe shir β€œ ucap haidar sambil terkekeh


β€œ Ngeledek apa muji sih loe dar β€œ jawab bashir menanggapi ledekan haidar


β€œ Kita muji shir masak loe nggak tau sih β€œ daffa terkekeh nyaring

__ADS_1


β€œ Eh, jangan keras-keras loe kalau ketawa takut ganggu tetangga bashir dar ini kan udah malam bro β€œ akmal mengingatkan sahabatnya


β€œ Ok siap bos β€œ ucap haidar sambil mengangkat tangan bersikap hormat ke akmal


β€œ Aish, iya nih anak kalau ketawa suaranya keras banget kebiasan deh loe itu ya dar β€œ timpal daffa membenarkan ucapan akmal


β€œ Maap bro maklum udah dari sanannya gini jadi gue ndak bisa reset jadi pelan β€œ jawab haidar membela diri sambil melanjutkan ketawanya


β€œ Awas aja kalau nanti ada satpam komplek grebek gara-gara ketawa loe yang ngeganggu tetangga-tetangga gue loe yang gue usir dari sini β€œ ancam bashir sambil mengangkat tangan memberikan tanda bogem ke haidar


β€œ Ok ok bro santai gue akan bersuara pelan-pelan kali ini β€œ jawab haidar berjanji akan menjaga ketenangan biar tidak kena grebek satpam komplek


β€œ Siip " akmal mengacungkan jempol


*Di Kamar Azizah (Tetangga Sebalah Bashir)


Didalam kamar yang lumayan luas ada seorang gadis yang sedang duduk di depan meja kerjanya dalam mode serius mempelajar berkas-berkas klien perusahaan yang saat ini sedang dalam proses audit yang ia tangani. Entah sudah berapa lama ia berkutat dengan kertas-kertas yang dipenuhi angka-angka terebut, namun seketika konsentrasi nya perlahan buyar karena ada suara agak berisik yang entah dia tidak tau dari mana asalnya.


β€œ Astagfirullah itu suara siapa ya kok berisik sih padahal kan udah malam β€œ gumamnya pelan


Β Β Β Β Β Β Β Β Β  Tapi ia kembali berusaha untuk membangun konsentrasinya namun usahanya gagal berkali-kali karena suara berisik itu kembali lagi terdengar, hingga ia beberapa kali menghempuskan nafasnya kasar karena selalu gagal untuk fokus kembali dalam mempelajari berkas-berkas tersebut.


Dengan rasa penasaran ia beranjak dari meja kerjanya untuk melihat apa penyebab terjadinya suara-suara berisik yang menggangu nya tersebut. Ia melangkah kan kaki ke pintu balkon kamarnya dengan sedikit berjinjit agar tidak menimbulkan suara langkah kaki karena ia berfirasat suara tersebut datang dari arah luar balkon kamarnya, sedikit membuka tirai dan membuka dengan pelan ganggang pintu balkon dan sedikit mengeluarkan kepalannya saja untuk mengintip apa yang terjadi di luar kamarnya.


Karena merasa tidak puas dengan apa yang dilihatnya akhirnya ia keluar dari kamarnya, saat sudah balkon ia menoleh kanan kiri untuk mengetahui suara berisik itu berasal dari mana ? sambil menajamkan indera pendengaranya ia melangkah mengikuti arah suara tersebut hingga ia sampai di dekat balkon tetangga sebelahnya dan disana ia dikejutkan dengan beberapa orang yang sedang asyik ngobrol dengan canda tawa mereka.


β€œ Astagfirullah ternyata suara temen-temennya bang bashir toh β€œ gumamnya pelan.


Akhirnya yang jadi penasarannya kini sudah terjawab sudah penyebab suara berisik tadi adalah dari suara teman-teman tetangga sebelanya yang saat ini sedang lagi nongkrong di balkon kamar tetangga tersebut.


β€œ Aku tegur apa nggak ya ? β€œ bimbang yang saat ini ia rasakan mau menegur mereka atau tidak karena ia merasa tidak enak hati untuk menegur mereka tapi di lain sisi ia juga merasa terganggu dengan suara mereka.


β€œ Mending aku masuk kamar aja deh agak segan juga untuk menegur mereka β€œ akhirnya ia memutuskan untuk tidak menegur mereka dan melangkahkan kakinya ke dalam kamar.

__ADS_1


Didalam kamar ia segera membereskan berkas-berkas untuk menyudahi pekerjaannya karena sudah larut malam, lalu melenggangkan kakinya ke dalam kamar mandi untuk melakukan rutinitas sebelum tidur berwudhu dan menggosok gigi, setelah selesai ia berjalan menuju ranjangnya dan merebahkan diatasnya lalu menggapai selimut untuk meyelimuti setengah tubuhnya, tidak lupa ia berdoa sebelum memejamkan kedua matanya untuk mengarungi alam mimpi.


__ADS_2